Ia menyadari bantuan yang diberikan belum mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, menurutnya, bantuan tersebut setidaknya dapat meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat agar masyarakat tetap kuat menghadapi proses pemulihan.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Tetapi yang ingin kami tunjukkan adalah bahwa Gerindra hadir bersama masyarakat, khususnya warga yang sedang mengalami musibah,” katanya.
Baca Juga:
Demi Masa Depan Anak Late, Karel Maku Turun Gunung! Lapangan SDN Late Diperluas dengan Alat Berat, Komitmen Pendidikan Dibuktikan dengan Aksi Nyata
Gempa tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan fasilitas warga. Lebih dari itu, bencana juga menyisakan trauma dan rasa cemas di tengah masyarakat.
Sebagian warga masih memilih berhati-hati dalam beraktivitas karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya guncangan susulan. Kondisi tersebut membuat dukungan dari berbagai pihak menjadi sangat berarti bagi masyarakat.
Baca Juga:
Tak Kunjung Rampung, Sain Songkares Ungkap Pekerjaan Jalan Bontor-Santek Dinilai Bermasalah
Karena itu, Karel Maku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas kemanusiaan.
Pemerintah, partai politik, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha maupun kelompok masyarakat lainnya dinilai memiliki peran penting dalam membantu warga melewati masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.
Menurutnya, penanganan dampak bencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja bersama dan semangat gotong royong agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.