<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://ntt.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News NTT - Inspirasi Konsumen Nusa Tenggara Timur</title>
        <link>https://ntt.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita regional Nusa Tenggara Timur dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Nusa Tenggara Timur</description>
        <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 11:29:01 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by ntt.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News NTT - Inspirasi Konsumen Nusa Tenggara Timur</title>
            <link>https://ntt.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Aklamasi Total di Musda XI! Andreas Paru Kembali Pimpin Golkar Ngada, Siap Konsolidasikan Kader Menuju Kemenangan Politik</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/aklamasi&#45;total&#45;di&#45;musda&#45;xi&#45;andreas&#45;paru&#45;kembali&#45;pimpin&#45;golkar&#45;ngada&#45;siap&#45;konsolidasikan&#45;kader&#45;menuju&#45;kemenangan&#45;politik&#45;rjGS4hnq81/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/aklamasi&#45;total&#45;di&#45;musda&#45;xi&#45;andreas&#45;paru&#45;kembali&#45;pimpin&#45;golkar&#45;ngada&#45;siap&#45;konsolidasikan&#45;kader&#45;menuju&#45;kemenangan&#45;politik&#45;rjGS4hnq81/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 23:22:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Partai Golkar Kabupaten Ngada kembali menunjukkan soliditasnya. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI, Andreas Paru resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada setelah memperoleh dukungan bulat dari seluruh pemilik hak suara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Partai Golkar Kabupaten Ngada kembali menunjukkan soliditasnya. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI, Andreas Paru resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada setelah memperoleh dukungan bulat dari seluruh pemilik hak suara.</p><p>Dukungan penuh dari sembilan Pimpinan Kecamatan (PK) beserta organisasi sayap Partai Golkar menjadi bukti kuat bahwa kepemimpinan Andreas Paru masih mendapat kepercayaan besar dari kader. Aklamasi tersebut sekaligus menegaskan kokohnya persatuan internal partai berlambang pohon beringin dalam menghadapi dinamika politik ke depan.</p><p>Musda XI bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan menjadi panggung konsolidasi untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun strategi pemenangan pemilu, memperkuat kaderisasi, serta merumuskan arah perjuangan Partai Golkar dalam mengawal pembangunan Kabupaten Ngada.</p><p>Forum lima tahunan itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan. Hadir jajaran DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, pengurus DPD II Golkar Ngada, organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, serta seluruh peserta yang memiliki hak suara.</p><p>Dalam arahannya, Pimpinan DPD I Partai Golkar NTT, F.X. Alain Niti Susanto, menegaskan bahwa Musda harus menjadi momentum mempererat persatuan kader sekaligus memperkuat mesin partai hingga ke akar rumput.</p><p>"Musda harus menjadi momentum memperkokoh persatuan kader, memperkuat mesin partai hingga ke tingkat bawah, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat," tegasnya.</p><p>Selain menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, Musda XI juga menetapkan berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan organisasi, peningkatan kualitas kader, strategi pemenangan pemilu, serta peningkatan kontribusi Partai Golkar terhadap pembangunan daerah.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1782491140_6e89a1a35f3874a635da.jpg"></figure><p>Ketua DPD Golkar Ngada Periode 2026-2031 yang terpilih secara aklamasi, Andreas Paru.</p><p>Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Andreas Paru menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut akan dijawab dengan kerja kolektif, kepemimpinan yang merangkul seluruh kader, serta konsolidasi menyeluruh hingga tingkat desa.</p><p>"Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat desa, membangun kaderisasi, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Ngada," ujarnya.</p><p>Andreas juga mengajak seluruh kader menutup segala dinamika yang terjadi selama proses Musda dan kembali bersatu demi membesarkan Partai Golkar.</p><p>"Setelah Musda tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah semangat kebersamaan untuk membangun Golkar yang semakin solid, semakin dicintai masyarakat, dan semakin siap menghadapi setiap agenda politik ke depan," tegasnya.</p><p>Kembalinya Andreas Paru memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada membawa optimisme baru bagi seluruh kader. Dengan mandat yang diperoleh secara aklamasi, ia menargetkan penguatan organisasi hingga ke tingkat desa, peningkatan kapasitas kader, perluasan dukungan masyarakat, serta mengantarkan Partai Golkar meraih kemenangan dalam setiap kontestasi politik.</p><p>Musda XI pun menjadi titik awal babak baru perjalanan Partai Golkar Ngada. Dengan soliditas yang semakin kokoh dan kepemimpinan yang kembali mendapat mandat penuh dari kader, Golkar optimistis tampil sebagai kekuatan politik yang lebih besar, semakin dekat dengan rakyat, serta terus berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/aklamasi-total-di-musda-xi-andreas-paru-kembali-pimpin-golkar-ngada-siap-konsolidasikan-kader-menuju-kemenangan-politik_59RKSWL4cj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Musda XI Golkar Ngada Jadi Titik Balik Konsolidasi, Kader Satukan Langkah Menuju Kemenangan Politik</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/musda&#45;xi&#45;golkar&#45;ngada&#45;jadi&#45;titik&#45;balik&#45;konsolidasi&#45;kader&#45;satukan&#45;langkah&#45;menuju&#45;kemenangan&#45;politik&#45;wPch8E4erM/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/musda&#45;xi&#45;golkar&#45;ngada&#45;jadi&#45;titik&#45;balik&#45;konsolidasi&#45;kader&#45;satukan&#45;langkah&#45;menuju&#45;kemenangan&#45;politik&#45;wPch8E4erM/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 23:09:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Bajawa&#45;NTT.WahanaNews.co| Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Ngada menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Jumat (26/6/2026), sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi kinerja kepengurusan, sekaligus menyusun strategi besar menghadapi kontestasi politik mendatang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bajawa-NTT.WahanaNews.co| </strong>Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Ngada menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Jumat (26/6/2026), sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi kinerja kepengurusan, sekaligus menyusun strategi besar menghadapi kontestasi politik mendatang.</p><p>Musda merupakan forum tertinggi Partai Golkar di tingkat kabupaten yang tidak hanya memilih ketua DPD II untuk periode berikutnya, tetapi juga menetapkan arah perjuangan partai melalui penyusunan program kerja lima tahun ke depan.</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, pengurus DPD II Golkar Ngada, organisasi pendiri dan yang didirikan, serta kader dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ngada.</p><p>Dalam arahannya, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, F.X. Alain Niti Susanto, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan di tengah dinamika politik. Ia mengajak seluruh kader menjadikan Musda sebagai ruang musyawarah yang sehat untuk memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1782490612_0ead4b4f3c462a1d4a72.jpg"></figure><p>Ketua DPD Partai Golkar NTT, F.X. Alain Niti Susanto.</p><p>"Soliditas adalah modal utama Partai Golkar. Melalui Musda ini, kita harus melahirkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh kader dan membawa partai semakin dekat dengan masyarakat," tegasnya.</p><p>Musda XI juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian kepengurusan sebelumnya. Berbagai rekomendasi strategis dibahas untuk memperkuat peran Partai Golkar dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan elektabilitas partai menjelang agenda politik yang akan datang.</p><p>Selain aspek organisasi, forum ini diharapkan mampu menghasilkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Ngada, sehingga keberadaan Partai Golkar semakin dirasakan manfaatnya oleh publik.</p><p>Pelaksanaan Musda berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, tertib, dan demokratis. Semangat persatuan terlihat mewarnai jalannya sidang, dengan seluruh peserta diharapkan mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.</p><p>Musda XI pun menjadi penanda dimulainya babak baru bagi Partai Golkar Kabupaten Ngada. Dengan kepemimpinan yang kuat, konsolidasi yang semakin kokoh, serta strategi politik yang matang, Golkar optimistis memperbesar kepercayaan masyarakat dan meraih hasil terbaik pada agenda politik mendatang. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/musda-xi-golkar-ngada-jadi-titik-balik-konsolidasi-kader-satukan-langkah-menuju-kemenangan-politik_1GX75uHfz8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>RIUNG: SURGA YANG TERLUPAKAN, SAAT KEINDAHAN DAN BUDAYA MENUNGGU DITEMUKAN DUNIA</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/opini/riung&#45;surga&#45;yang&#45;terlupakan&#45;saat&#45;keindahan&#45;dan&#45;budaya&#45;menunggu&#45;ditemukan&#45;dunia&#45;5CX8M66ze7/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/opini/riung&#45;surga&#45;yang&#45;terlupakan&#45;saat&#45;keindahan&#45;dan&#45;budaya&#45;menunggu&#45;ditemukan&#45;dunia&#45;5CX8M66ze7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 09:26:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Saat fajar menyibak langit timur Flores, Riung perlahan terbangun dari tidurnya. Cahaya matahari menyentuh permukaan laut yang tenang bak kaca raksasa, memantulkan siluet pulau&#45;pulau kecil yang berjejer anggun di kejauhan.&amp;nbsp;Burung&#45;burung laut melintas rendah, sementara perahu&#45;perahu nelayan mulai bergerak meninggalkan dermaga, membelah lautan yang masih diselimuti embun pagi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Saat fajar menyibak langit timur Flores, Riung perlahan terbangun dari tidurnya. Cahaya matahari menyentuh permukaan laut yang tenang bak kaca raksasa, memantulkan siluet pulau-pulau kecil yang berjejer anggun di kejauhan.&nbsp;<br>Burung-burung laut melintas rendah, sementara perahu-perahu nelayan mulai bergerak meninggalkan dermaga, membelah lautan yang masih diselimuti embun pagi.</p><p>Pemandangan itu begitu indah. Terlalu indah untuk sekadar menjadi cerita yang hanya diketahui oleh mereka yang tinggal di sini.</p><p>Namun justru di situlah ironi Riung berada.</p><p>Di saat banyak destinasi wisata berlomba menarik perhatian dunia, Riung masih berdiri tenang dalam kesunyian. Ia menyimpan pesona yang luar biasa, tetapi belum sepenuhnya dikenal. Ia memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah, namun masih kalah gaung dibandingkan daerah lain di Flores.</p><p>Riung ibarat mutiara mahal yang tersimpan di dasar lautan—berkilau, tetapi belum banyak yang menyadari nilainya.</p><p>Nama Riung sebenarnya tidak asing bagi para pecinta wisata bahari. Gugusan Taman Wisata Alam Laut 17 Pulau menjadi mahakarya alam yang sulit ditandingi. Pulau-pulau kecil yang tersebar di tengah laut biru, pantai berpasir putih yang masih alami, terumbu karang yang berwarna-warni, hingga matahari terbenam yang memancarkan semburat emas menjadikan kawasan ini layak disebut salah satu surga tersembunyi Flores.</p><p>Namun Riung lebih dari sekadar panorama.</p><p>Keindahan sejatinya tidak hanya berada di atas laut, tetapi juga hidup di daratan, di tengah masyarakat yang masih menjaga warisan leluhur dengan penuh kebanggaan.</p><p>Di kampung-kampung adat, tradisi masih bernapas. Ritual adat masih dijalankan. Tarian-tarian tradisional masih ditampilkan bukan karena kebutuhan pariwisata, melainkan karena menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Cerita-cerita leluhur masih diwariskan dari generasi ke generasi, menjaga identitas yang tak lekang oleh waktu.</p><p>Di tengah derasnya arus modernisasi, Riung tetap teguh memegang akar budayanya.</p><p>Di sinilah wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi untuk merasakan.</p><p>Mereka dapat mendengar kisah-kisah lama yang hidup dalam tutur masyarakat, menikmati kuliner khas pesisir yang kaya cita rasa, menyaksikan nilai gotong royong yang masih kuat, dan merasakan keramahan warga yang menerima tamu layaknya keluarga sendiri.</p><p>Sayangnya, kekayaan itu belum banyak diketahui dunia.</p><p>Ketika berbicara tentang Flores, perhatian wisatawan lebih sering tertuju pada Labuan Bajo, Komodo, atau Kelimutu. Riung kerap hanya disebut sepintas dalam peta perjalanan, menjadi tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.</p><p>Padahal, Riung memiliki daya tarik yang tidak kalah kuat.</p><p>Persoalannya bukan pada kurangnya potensi, melainkan minimnya promosi.</p><p>Di era digital saat ini, destinasi wisata berkembang bukan hanya karena keindahannya, tetapi karena kemampuannya bercerita kepada dunia. Media sosial, video kreatif, festival budaya, hingga kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata telah menjadi senjata utama dalam membangun citra sebuah destinasi.</p><p>Sementara itu, banyak cerita besar dari Riung yang masih belum terdengar.</p><p>Keindahan pulau-pulaunya belum banyak menghiasi layar dunia digital. Kekayaan budaya masyarakatnya belum banyak direkam dan dipromosikan. Potensi wisata sejarah, kuliner, tradisi pesisir, hingga kehidupan kampung-kampung adat masih menunggu untuk diceritakan.</p><p>Akibatnya, Riung seakan menjadi rahasia yang tersimpan rapi di utara Kabupaten Ngada.<br>Padahal, di balik setiap potensi wisata yang berkembang, terdapat harapan besar bagi masyarakat.</p><p>Pariwisata bukan sekadar mendatangkan wisatawan. Ia menghadirkan peluang ekonomi. Homestay tumbuh. UMKM bergerak. Kerajinan lokal menemukan pasar. Nelayan mendapat tambahan penghasilan. Anak-anak muda memperoleh kesempatan untuk berkarya tanpa harus meninggalkan kampung halaman.</p><p>Karena itu, pengembangan Riung bukan hanya tentang membangun destinasi, tetapi juga tentang membangun masa depan masyarakatnya.<br>Kini harapan itu mulai menyala.</p><p>Pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan terus mendorong pengembangan Riung melalui konsep pariwisata berkelanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama. Sebuah langkah penting agar pertumbuhan pariwisata berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan lingkungan.</p><p>Sebab kekuatan terbesar Riung sesungguhnya bukan hanya gugusan pulau yang memukau atau lautnya yang membentang biru tanpa batas.</p><p>Kekuatan Riung ada pada manusianya.<br>Ada pada budaya yang masih hidup.<br>Ada pada tradisi yang tetap dijaga.<br>Ada pada cerita-cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p><p>Riung telah memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi salah satu destinasi unggulan Flores, bahkan Indonesia.</p><p>Yang masih kurang hanyalah sorotan yang cukup untuk memperkenalkannya kepada dunia.<br>Sebab sebuah surga tidak akan pernah dikenal jika terus dibiarkan tersembunyi.</p><p>Dan Riung, dengan segala keindahan alam, kekayaan budaya, serta kehangatan masyarakatnya, sesungguhnya tidak sedang meminta untuk dipuji.<br>Riung hanya sedang menunggu untuk ditemukan. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/riung-surga-yang-terlupakan-saat-keindahan-dan-budaya-menunggu-ditemukan-dunia_93aX39h642.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wilfridus Yons Ebit LANTIK PENGURUS TMI SE&#45;SUMBA BARAT DAYA DI REDA METER, PETANI SIAP BERGERAK</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/wilfridus&#45;yons&#45;ebit&#45;lantik&#45;pengurus&#45;tmi&#45;se&#45;sumba&#45;barat&#45;daya&#45;di&#45;reda&#45;meter&#45;petani&#45;siap&#45;bergerak&#45;53uh2hUSl8/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/wilfridus&#45;yons&#45;ebit&#45;lantik&#45;pengurus&#45;tmi&#45;se&#45;sumba&#45;barat&#45;daya&#45;di&#45;reda&#45;meter&#45;petani&#45;siap&#45;bergerak&#45;53uh2hUSl8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 11:18:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Sumba Barat Daya&#45;NTT.WahanaNews.co| Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Wilfridus yons Ebit melantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia Tingkat Kecamatan se&#45;Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), selasa (16/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumba Barat Daya-NTT.WahanaNews.co| </strong>Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Wilfridus yons Ebit melantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), selasa (16/6/2026).</p><p>Pelantikan yang berlangsung di Kampung Reda Meter, Jalan Reda Meter, Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, itu menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia hingga ke tingkat kecamatan.</p><p>Dalam sambutannya, Wilfridus Yons Ebit menegaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan yang lahir untuk memperjuangkan kepentingan petani Indonesia.</p><p>"TMI harus menjadi rumah besar bagi petani. Pengurus yang dilantik hari ini harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan petani, memperjuangkan kebutuhan mereka, dan memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tegas Yons Ebit.</p><p>Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan sangat penting karena para pengurus merupakan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan petani di lapangan.</p><p>Ia menekankan bahwa keberadaan pengurus kecamatan harus mampu menjawab kebutuhan petani, memperkuat pendampingan, serta menjadi jembatan antara masyarakat dengan berbagai program pemerintah di sektor pertanian.</p><p>Sementara itu, Ketua DPD TMI SBD, Kristina Bili, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Pengurus Nasional dan wilayah terhadap perkembangan organisasi di Sumba Barat Daya.</p><p>Menurutnya, kepengurusan yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian, meningkatkan produktivitas petani, serta membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.<br>Pelantikan tersebut sekaligus menjadi bukti semakin kuatnya eksistensi Tani Merdeka Indonesia di Nusa Tenggara Timur.</p><p>Dengan dukungan Penasehat TMI Prabowo Subianto serta Pembina TMI Sudaryono yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, TMI terus mendorong lahirnya petani-petani tangguh yang siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.</p><p>Kehadiran pengurus kecamatan di seluruh wilayah Sumba Barat Daya diharapkan mampu mempercepat penyaluran informasi, memperkuat pendampingan kelompok tani, serta membangun sinergi yang lebih kuat antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.</p><p>Dari Kampung Reda Meter, semangat kebangkitan petani Bumi Marapu kembali dikobarkan. Pelantikan ini menjadi penanda bahwa kebangkitan petani di Sumba Barat Daya bukan lagi sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang terus tumbuh dan mengakar hingga ke pelosok desa.</p><p>Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Tani Merdeka Indonesia optimistis mampu melahirkan petani-petani mandiri yang menjadi kekuatan utama pembangunan daerah sekaligus pilar ketahanan pangan nasional.</p><p>Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD TMI SBD Kristina Bili, Ketua DPW TMI NTT Fransiskus C. Teda, Pembina DPW TMI NTT Fernando J.F.O. Soares, jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 1000 orang.</p><p>"Dari Reda Meter untuk Indonesia: Yons Ebit Kobarkan Semangat Tani Merdeka, Petani Bumi Marapu Siap Menjadi Kekuatan Pangan NTT!" <i><strong>[frs]</strong></i></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/wilfridus-yons-ebit-lantik-pengurus-tmi-se-sumba-barat-daya-di-reda-meter-petani-siap-bergerak_1oRh46tq30.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>RIUNG MENUJU PANGGUNG DUNIA! BDN Tegaskan Warga Harus Jadi Pemain Utama Pariwisata Berkelanjutan Flores</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/riung&#45;menuju&#45;panggung&#45;dunia&#45;bdn&#45;tegaskan&#45;warga&#45;harus&#45;jadi&#45;pemain&#45;utama&#45;pariwisata&#45;berkelanjutan&#45;flores&#45;IufL1o4ez8/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/riung&#45;menuju&#45;panggung&#45;dunia&#45;bdn&#45;tegaskan&#45;warga&#45;harus&#45;jadi&#45;pemain&#45;utama&#45;pariwisata&#45;berkelanjutan&#45;flores&#45;IufL1o4ez8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:48:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Pemerintah Kabupaten Ngada mulai menyiapkan Riung sebagai salah satu ikon pariwisata berkelanjutan di Flores. Namun, di tengah ambisi besar tersebut, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu (BDN) menegaskan satu hal penting: masyarakat lokal tidak boleh menjadi penonton di tanahnya sendiri.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Pemerintah Kabupaten Ngada mulai menyiapkan Riung sebagai salah satu ikon pariwisata berkelanjutan di Flores. Namun, di tengah ambisi besar tersebut, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu (BDN) menegaskan satu hal penting: masyarakat lokal tidak boleh menjadi penonton di tanahnya sendiri.</p><p>Penegasan itu disampaikan BDN saat membuka Lokakarya atau Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Destinasi Wisata Riung, Kamis (18/6/2026), di Bajawa.</p><p>Menurutnya, masa depan pariwisata Riung harus dibangun di atas fondasi kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan identitas budaya lokal.</p><p><strong>Pariwisata Bukan Sekadar Mengejar Jumlah Wisatawan&nbsp;</strong></p><p>Dalam sambutannya, BDN mengingatkan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya diukur dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, pariwisata harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>“Hari ini kita tidak sedang berbicara tentang bagaimana menambah jumlah wisatawan semata. Kita sedang berbicara tentang bagaimana memastikan bahwa pariwisata benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat identitas budaya, sekaligus membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” tegas BDN.</p><p>Ia menilai Riung memiliki modal besar berupa keindahan alam, kekayaan budaya, dan karakter sosial masyarakat yang unik. Potensi tersebut, kata dia, merupakan anugerah yang harus dikelola secara bijaksana agar memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.</p><p>BDN menekankan bahwa pembangunan pariwisata tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi di atas kertas. Destinasi wisata harus mampu membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, meningkatkan pendapatan warga, sekaligus menjaga ruang hidup masyarakat setempat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781754905_d201c2ff9ead6d2ff791.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p><strong>Dukung Konservasi Komodo, Ontoloe Diproyeksikan Jadi Kawasan Strategis</strong></p><p>Dalam kesempatan itu, BDN juga menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ngada terhadap inisiatif Kementerian Kehutanan bersama Project InFlores yang akan menjadikan Pulau Ontoloe atau Pulau Kelelawar sebagai Pusat Pemulihan Ekosistem Komodo.</p><p>Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan populasi Mbou Riung, tetapi juga berpotensi memperkuat daya tarik wisata berbasis konservasi di wilayah tersebut.</p><p>“Kami meyakini keberhasilan program ini akan memperkuat konservasi komodo sekaligus menjadi daya ungkit pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi lebih besar bagi masyarakat Riung dan Kabupaten Ngada,” ujarnya.</p><p>BDN menyebut lokakarya yang digelar menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan, membangun komitmen bersama, dan memperkuat sinergi seluruh pihak yang memiliki kepentingan terhadap masa depan Riung.</p><p><strong>Lima Agenda Besar Menentukan Masa Depan Riung</strong></p><p>Di hadapan peserta FGD, BDN memaparkan lima agenda prioritas yang harus menjadi pijakan dalam merumuskan arah pengembangan pariwisata Riung ke depan.</p><p>Pertama, pariwisata harus berbasis masyarakat. Warga lokal harus menjadi pelaku utama, penerima manfaat utama, sekaligus penjaga keberlanjutan destinasi.</p><p>Kedua, keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan harus menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar. Kekayaan alam Riung merupakan aset utama yang harus dijaga dari eksploitasi berlebihan.</p><p>Ketiga, penguatan konektivitas dan kualitas layanan wisata harus menjadi perhatian bersama. Menurut BDN, wisatawan modern tidak hanya mencari destinasi yang indah, tetapi juga pengalaman yang nyaman, aman, bersih, dan berkualitas.</p><p>Keempat, Riung harus terintegrasi dalam jejaring destinasi unggulan Flores agar mampu menarik arus wisatawan yang lebih besar dan memberi dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Ngada.</p><p><strong>Tak Cukup Wacana, Riung Butuh Aksi Nyata dan Peta Jalan Jelas</strong></p><p>Agenda kelima yang ditekankan BDN adalah pentingnya menghasilkan langkah konkret dari forum tersebut. Ia mengingatkan bahwa diskusi dan dokumen perencanaan tidak akan berarti tanpa implementasi yang nyata di lapangan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781754941_7a88a5221a65de0fcb80.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Menurutnya, Riung membutuhkan peta jalan yang jelas, pembagian peran yang tegas, serta komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan destinasi dapat berjalan terukur dan berkelanjutan.</p><p>BDN menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang tetap berpijak pada prinsip pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.</p><p>“Saya berharap forum ini menjadi ruang diskusi yang produktif, terbuka, dan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif. Sampaikan gagasan, kritik, dan masukan secara konstruktif agar keputusan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan lapangan dan tantangan yang kita hadapi bersama,” tutupnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/riung-menuju-panggung-dunia-bdn-tegaskan-warga-harus-jadi-pemain-utama-pariwisata-berkelanjutan-flores_rUTwTD3Q4C.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pentingnya Self Care terhadap Keseimbangan Jiwa dan Raga dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/opini/pentingnya&#45;self&#45;care&#45;terhadap&#45;keseimbangan&#45;jiwa&#45;dan&#45;raga&#45;dalam&#45;menjaga&#45;kesehatan&#45;masyarakat&#45;v46OB1p0cn/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/opini/pentingnya&#45;self&#45;care&#45;terhadap&#45;keseimbangan&#45;jiwa&#45;dan&#45;raga&#45;dalam&#45;menjaga&#45;kesehatan&#45;masyarakat&#45;v46OB1p0cn/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 19:55:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Maria Ayuriani Putri Salju]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[Oleh :Maria Ayuriani Putri Salju&amp;nbsp;(Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng: NPM: 25201011).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Oleh :Maria Ayuriani Putri Salju&nbsp;<br>(Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng: NPM: 25201011).</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Ruteng-NTT.WahanaNews.co|</strong> Menjaga kesehatan masyarakat zaman sekarang, banyak orang sibuk dengan pekerjaan, kuliah, sekolah, dan berbagai aktivitas lainnya. Karena terlalu fokus pada kesibukan, sering kali seseorang lupa untuk menjaga dirinya sendiri. Padahal, menjaga diri atau sering disebut self care sangat penting untuk kesehatan tubuh dan pikiran.</p><p>Self care bukan berarti egois atau hanya memikirkan diri sendiri, tetapi merupakan cara untuk memastikan bahwa tubuh dan pikiran tetap dalam keadaan baik sehingga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan maksimal.</p><p>Menurut saya, self care adalah kebutuhan yang sering dianggap sepele oleh banyak orang. Banyak yang berpikir bahwa menjaga diri hanya dilakukan ketika sedang sakit. Padahal, self care justru dilakukan untuk mencegah masalah kesehatan sebelum terjadi. Dengan meluangkan waktu untuk merawat diri, seseorang dapat menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental. Keseimbangan jiwa dan raga sangan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tubuh yang sehat akan membantu seseorang beraktivitas dengan baik, sedangkan pikiran yang sehat membuat seseorang mampu menghadapi berbagai tekanan hidup. Jika salah satu terganggu, makan kehidupan sehari-hari juga akan ikut terpengaruh. Oleh karena itu, menjaga keduanya harus dilakukan secara bersamaan.</p><p>Self care bisa mulai dari hal-hal sederhana. Contohnya seperti tidur yang cukup, makan makanan yang bergizi, minum situ putih yang cukup, dan berolahraga secara teratur. Kegiatan sederhana ini sering dianggap biasa, tetapi memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh. Tubuh yang di rawat dengan baik akan lebih kuat melawan penyakit dan tidak mudah lelah. Selain menjaga kesehatan fisik, self care juga penting untuk kesehatan mental. Saat seseorang terlalu lelah atau stres, ia membutuhkan waktu untuk beristirahat dan menenangkan pikirannya. Misalnya dengan mendengarkan musik, membaca buku, menonton film favorit, atau sekedar duduk sante sambil menikmati suasana. Kegiatan kecil seperti ini dapat membantu mengurangi tekanan dan membuat pikiran menjadi lebih tenang.</p><p>Banyak orang merasa bersalah ketika meluangkan waktu untuk dirinya sendiri. Mereka menganggap bahwa waktu tersebut lebih baik digunakan untuk bekerja atau membantu orang lain. Padahal, seseorang yang tidak merawat dirinya sendiri justru akan lebih muda merasa lelah dan kehilangan semangat. Akibatnya, pekerjaan dan tanggung jawab yang di jalankan juga menjadi maksimal. Di kalangan remaja, self care juga sangat penting. Remaja sering menghadapi berbagai tekanan, mulai dari tugas sekolah, atau kuliah, masalah pertemanan, hingga tuntutan dari lingkungan sekitar. Jika tidak mampu mengelola tekanan tersebut, remaja dapat mengalami stres yang berkepanjangan. Oleh karena itu, membiasakan self care sejak usia muda merupakan langkah yang baik untuk menjaga kesehatan mental. Self care juga membantu seseorang mengenali kondisi dirinya sendiri. Dengan memperhatikan tubuh dan pikiran, seseorang dapat mengetahui kapan dirinya membutuhkan istirahat atau bantuan kesadaran seperti ini sangat penting agar masalah kesehatan tidak semakin parah karena diabaikan terlalu lama.</p><p>Menurut saya, salah satu bentuk self care yang sering dilupakan adalah menjaga hubungan sosial yang sehat. Berbicara dengan keluarga, teman, atau orang terdekat dapat membantu seseorang merasa lebih di dukung. Ketika memiliki masalah seseorang tidak harus memendam semuanya sendirian. Berbagi cerita dengan orang yang dipercaya dapat membuat beban terasa lebih ringan. Dalam kehidupan masyarakat, self care tidak hanya memberikan manfaat bagi individu tetapi juga bagaimana lingkungan sekitar. Orang yang sehat secara fisik dan mental biasanya lebih muda berinteraksi dengan orang lain, lebih sabar, dan lebih produktif. Hal ini tentu berdampak positif pada kehidupan sosial di masyarakat. Sebaliknya, jika banyak orang mengabaikan kesehatan diri, berbagai masalah dapat muncul. Misalnya meningkatkan stres, kelelahan, gangguan kesehatan, bahkan menurunnya produktivitas.</p><p>Kondisi ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mempengaruhi keluarga dan lingkungan tempat mereka tinggal. Saat ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental mulai meningkat. Namun masih ada sebagian orang yang menganggap masalah mental sebagian sesuatu yang tidak penting. Padahal kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Keduanya saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain.</p><p>Sebagai mahasiswa keperawatan, saya melihat bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Self care merupakan salah satu bentuk pencegahan yang dapat di lakukan oleh siapa saja tanpa memerlukan biaya yang besar. Yang dibutuhkan hannyalah kemauan untuk meluangkan waktu dan perhatian terhadap diri sendiri. Masyarakat juga perlu diberikan edukasi tentang pentingnya self care. Edukasi ini bisa dilakukan melalui sekolah, kampus, media sosial, maupun kegiatan penyuluhan kesehatan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih sadar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya saat sakit, tetapi harus dilakukan setiap hari.<br><br>Menurut saya, kebiasaan self care yang dilakukan secara rutin akan memberikan manfaat jangka panjang. Tubuh menjadi lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan kualitas hidup meningkat. Selain itu, seseorang juga akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan.(**).</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pentingnya-self-care-terhadap-keseimbangan-jiwa-dan-raga-dalam-menjaga-kesehatan-masyarakat_21Y9gE7gqo.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Makanan Cepat Saji dan Dampak Terhadap Kesehatan Remaja</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/opini/makanan&#45;cepat&#45;saji&#45;dan&#45;dampak&#45;terhadap&#45;kesehatan&#45;remaja&#45;Ux8oC7XhqW/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/opini/makanan&#45;cepat&#45;saji&#45;dan&#45;dampak&#45;terhadap&#45;kesehatan&#45;remaja&#45;Ux8oC7XhqW/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 19:19:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Julia Maria Madur]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[Oleh : Julia Maria Madur(Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng &#45;NPM: 25201026 Kelas : 2025A)]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Julia Maria Madur<br>(Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng -NPM: 25201026 Kelas : 2025A)</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Ruteng-NTT.WahanaNews.co| </strong>Makanan cepat saji saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak remaja. Hampir seluruh di setiap kota terutama di Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p><p>Warung dan rumah makan ramai-ramai menyediakan makanan cepat saji dengan harga yang cukup terjangkau dengan cita rasa yang beragam. Selain rasanya yang enak, makanan cepat saji &nbsp;juga mudah di dapat dan tidak membutuhkan waktu lama untuk di menunggu. Karena alasan itulah banyak remaja lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan yang masak di rumah atau Original Food.</p><p>Sebagian besar makanan cepat saji memang memiliki beberapa keuntungan dan kemudahan. Terutama bagi remaja yang memiliki aktivitas padat. Setelah pulang sekolah atau kuliah, mereka sering merasa lelah dan ingin makan sesuatu yang praktis. Dengan membeli makanan cepat saji, mereka tidak perlu menunggu lama mengisi perut. Namun, kemudahan ini sering membuat remaja terlalu sering mengonsumsinya tanpa memikirkan dampak bagi kesehatan. Saat ini banyak jenis makanan cepat saji yang menjadi favorit remaja, seperti ayam goreng, pentol bakar, gorengan, dan minuman manis.</p><p>Jenis makanan itu memang memiliki rasa yang cepat, gurih, dan menarik. Selain itu, promosi yang dilakukan melalui media sosial juga membuat remaja semakin tertarik untuk mencoba dan mengonsumsinya secara rutin. Namun, salah satu masalah yang muncul akibat terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji adalah resiko kelebihan berat badan. Sebagian besar makanan cepat saji mengandung banyak lemak, gula, dan kalori. Jika dikonsumsi terus-menerus tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, berat badan akan meningkat secara perlahan. Banyak remaja tidak menyadari hal ini karena dampaknya tidak langsung terlihat dalam waktu yang singkat.</p><p>Selain menyebabkan kenaikan berat badan, makanan cepat saji juga dapat mengurangi kualitas pola makan remaja. Ketika seseorang terlalu sering makan makanan cepat saji, biasanya mengonsumsi sayur, buah, dan makanan bergizi yang lain menjadi berkurang. Padahal tubuh remaja sedang berada pada masa pertumbuhan sehingga membutuhkan berbagai zat gizi untuk mendukung perkembangan fisik dan mental .</p><p>Rutin mengonsumsi makanan &nbsp;cepat saji juga menyebabkan seseorang menjadi kurang peduli terhadap makanan sehat. Remaja yang sudah terbiasa dengan rasa gurih dan manis yang kuat sering merasa makanan rumahan kurang menarik. Akibatnya, mereka lebih memilih membeli makanan di luar daripada mengonsumsi makanan yang &nbsp;lebih sehat dan bergizi.</p><p>Dampak lain yang sering diabaikan adalah gangguan pada kesehatan pencernaan. Banyak makanan cepat saji yang rendah serat. Jika tubuh kekurangan serat, seseorang bisa mengalami sembelit atau gangguan pencernaan lainnnya. Padahal serat sangat penting untuk membantu proses pencernaan dan menjaga kesehatan usus.</p><p>Tidak hanya mengganggu kesehatan fisik dampak lain juga perburuk kesehatan mental. Pola makan yang tidak seimbang dapat membuat tubuh mudah lelah dan kurang berenergi. Ketika tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, konsentrasi saat belajar bisa menurun. Hal ini tentu dapat mempengaruhi prestasi remaja di sekolah maupun di lingkungan sosialnya.</p><p>Di sisi lain, banyak remaja mengonsumsi makanan cepat saji karena pengaruh pergaulan. Saat berkumpul dengan teman, restoran cepat saji sering menjadi pilihan tempat untuk makan bersama. Kegiatan ini sebenarnya tidak salah, tetapi jika dilakukan terlalu sering makan dapat membentuk kebiasaan yang kurang baik. Lama-kelamaan makanan cepat saji menjadi pilihan utama dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial juga memiliki peran besar dalam meningkatkan konsumsi makanan cepat saji. Setiap hari remaja melihat berbagai iklan makanan yang tampak menarik dan menggugah selera. Foto dan video yang dibagikan oleh influencer sering membuat seseorang ingin mencoba makanan yang sedang populer. Tanpa disadari, hal ini dapat mempengaruhi pola makan remaja secara perlahan.</p><p>Melihat fenomena ini, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga pola makan. Banyak remaja mengetahui bahwa makanan cepat saji tidak baik dikonsumsi berlebihan, tetapi mereka sering mengabaikannya. Maka dari &nbsp;itu, pendidikan mengenai gizi perlu diberikan secara lebih sederhana dan mudah dipahami agar remaja dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Selain itu, peran keluarga juga sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat. Orang tua dapat memberikan contoh dengan menyediakan makanan yang bergizi di rumah dan mengajak anak makan bersama keluarga. Ketika makanan sehat tersedia dan di sajikan dengan cara yang menarik, remaja lebih mudah membiasakan diri untuk mengonsumsinya.</p><p>Sekolah juga dapat berkontribusi dalam mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Misalnya dengan memberikan edukasi tentang gizi, mengadakan kegiatan kesehatan, atau menyediakan kantin yang menjual makanan sehat. Dengan lingkungan yang mendukung, remaja akan lebih membuat pilihan makanan yang baik untuk kesehatan mereka. Meskipun demikian, saya tidak berpendapat bahwa makanan cepat saji harus dihindari sepenuhnya. Sesekali mengonsumsi makanan cepat saji tidak akan langsung menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan dan tidak menjadikannya sebagai makanan utama setiap hari. Remaja tetap menikmati makanan favorit mereka selama tidak berlebihan.</p><p>Selain mengatur pola makan, remaja juga perlu menjaga hidup sehat dengan berolahraga dengan teratur. Aktivitas fisik membantu tubuh membakar energi dan menjaga kebugaran. Dengan begitu, dampak negatif dari konsumsi makanan cepat saji dapat di minimalkan. Olahraga juga membantu meningkatkan kesehatan mental dan membuat tubuh terasa lebih segar. Pada akhirnya, makanan cepat saji memang menawarkan kemudahan dan rasa yang disukai banyak orang, terutama remaja.</p><p>Namun, dibalik kepraktisannya terdapat berbagai resiko kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Oleh karena itu, remaja perlu lebih bijak dalam memilih makanan, membatasi konsumsi makanan cepat saji, dan membiasakan diri mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Dengan pola makan yang baik, kesehatan dapat terjaga dan masa remaja dapat dilalui dengan produktif dan berkualitas.(***).</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/makanan-cepat-saji-dan-dampak-terhadap-kesehatan-remaja_qy8q2RntlP.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SPENSA Bajawa Bikin Gebrakan! 34 Tim Futsal, 84 Peserta LCC dan Lomba Dance Meriahkan Ajang Pencarian Bintang Muda Ngada</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/spensa&#45;bajawa&#45;bikin&#45;gebrakan&#45;34&#45;tim&#45;futsal&#45;84&#45;peserta&#45;lcc&#45;dan&#45;lomba&#45;dance&#45;meriahkan&#45;ajang&#45;pencarian&#45;bintang&#45;muda&#45;ngada&#45;85t06xG526/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/spensa&#45;bajawa&#45;bikin&#45;gebrakan&#45;34&#45;tim&#45;futsal&#45;84&#45;peserta&#45;lcc&#45;dan&#45;lomba&#45;dance&#45;meriahkan&#45;ajang&#45;pencarian&#45;bintang&#45;muda&#45;ngada&#45;85t06xG526/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:56:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| SMP Negeri 1 Bajawa (SPENSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi generasi muda dengan menggelar Turnamen Futsal Antar&#45;SD se&#45;Kabupaten Ngada untuk yang kedelapan kalinya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>SMP Negeri 1 Bajawa (SPENSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi generasi muda dengan menggelar Turnamen Futsal Antar-SD se-Kabupaten Ngada untuk yang kedelapan kalinya.</p><p>Tak hanya olahraga, tahun ini SPENSA menghadirkan terobosan baru dengan menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) mata pelajaran Matematika, IPA dan IPS serta Lomba Dance tingkat SD.</p><p>Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi wadah bagi para siswa sekolah dasar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik di bidang akademik, olahraga maupun seni.</p><p>Kepala SMP Negeri 1 Bajawa, Maria Florida Onasi Raja Lewa, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menggali sekaligus mengembangkan minat dan bakat peserta didik sejak usia dini.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781193644_838be5112bf760bcf796.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan potensi yang mereka miliki. Tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam olahraga dan seni,” ujarnya, Rabu (10/6/26) sebelum upacara penutupan.</p><p>Perempuan asal Maumere yang akrab disapa Florida itu menegaskan bahwa perkembangan peserta didik harus berjalan secara seimbang.</p><p>Menurutnya, potensi anak tidak boleh hanya terfokus pada prestasi akademik semata. Kemampuan di bidang seni dan olahraga juga perlu mendapat perhatian yang sama karena menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kepercayaan diri anak.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781193673_94ac2bac5614ad760ee1.jpg"></figure><p>Suasana Lomba Cerdas Cermat.</p><p>“Keseimbangan antara akademik, seni dan olahraga sangat penting. Melalui berbagai lomba ini kita bisa melihat bagaimana anak-anak mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka,” jelasnya.</p><p>Antusiasme peserta tahun ini pun sangat tinggi. Sebanyak 34 tim dari 25 sekolah dasar ambil bagian dalam turnamen futsal yang telah menjadi agenda tahunan SPENSA Bajawa. Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat yang baru pertama kali digelar langsung mendapat sambutan positif dengan melibatkan 84 peserta dari 13 SD.</p><p>Suasana kompetisi berlangsung semarak. Lapangan futsal dipenuhi semangat juang para pemain muda, sementara ruang perlombaan menjadi arena adu kecerdasan dan kreativitas para peserta yang berusaha tampil maksimal membawa nama baik sekolah masing-masing.</p><p>Florida berharap kegiatan ini dapat terus menjadi ajang pembinaan sekaligus motivasi bagi peserta didik untuk berani berkompetisi dan mengembangkan bakat yang dimiliki.</p><p>Di akhir keterangannya, ia juga mengajak para orang tua dan siswa SD yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP untuk segera mendaftarkan diri di SPENSA Bajawa.</p><p>“SPENSA Bajawa siap menjadi rumah belajar yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membina karakter, kreativitas, serta kemampuan olahraga dan seni peserta didik,” pungkasnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/spensa-bajawa-bikin-gebrakan-34-tim-futsal-84-peserta-lcc-dan-lomba-dance-meriahkan-ajang-pencarian-bintang-muda-ngada_fDtre779k4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tanpa Tangan, Lukisannya Bicara: Kisah Rinto Moti, Pelukis Hebat dari Boradho</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/opini/tanpa&#45;tangan&#45;lukisannya&#45;bicara&#45;kisah&#45;rinto&#45;moti&#45;pelukis&#45;hebat&#45;dari&#45;boradho&#45;flVrhk9myp/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/opini/tanpa&#45;tangan&#45;lukisannya&#45;bicara&#45;kisah&#45;rinto&#45;moti&#45;pelukis&#45;hebat&#45;dari&#45;boradho&#45;flVrhk9myp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 18:32:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[SURUOKTAVIANO]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Di sebuah rumah sederhana di Kampung Boradho, Desa Boradho, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, lahir karya&#45;karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh hati.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Di sebuah rumah sederhana di Kampung Boradho, Desa Boradho, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, lahir karya-karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh hati.</p><p>Karya itu datang dari seorang pemuda bernama Rinto Moti — sosok yang mengajarkan bahwa keterbatasan bukan akhir dari kehidupan, melainkan awal dari kekuatan yang luar biasa.</p><p>Rinto adalah anak ke-6 dari tujuh bersaudara, putra pasangan Benediktus Pawo dan keluarga sederhana yang hidup dengan penuh kasih dan perjuangan. Sejak lahir, ia tidak memiliki kedua kaki. Namun, Tuhan seolah mengganti keterbatasan itu dengan keteguhan hati yang tak mudah runtuh.</p><p>Di atas meja kecil yang mulai usang, Rinto menghabiskan hari-harinya bersama pensil, kertas, dan imajinasi. Dengan jepitan tangannya, ia menggambar perlahan. Garis demi garis lahir penuh ketelitian. Wajah demi wajah hidup di atas kertas.&nbsp;<br>Tidak cepat, tidak mudah, tetapi selalu penuh jiwa.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780140943_362f430ee7680e2c42f4.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Setiap karya membutuhkan waktu berjam-jam. Kadang punggungnya pegal, tangannya kaku, napasnya tertahan menahan lelah. Namun ia tetap melanjutkan goresannya. Bagi Rinto, berhenti berarti membiarkan cerita tidak selesai.</p><p>“Kalau berhenti, ceritanya tidak akan selesai,” ucapnya lirih.</p><p>Tidak ada sekolah seni. Tidak ada sanggar lukis. Tidak ada guru yang mengajarinya teknik menggambar secara formal. Semua ia pelajari sendiri. Dari melihat, mencoba, gagal, lalu mencoba lagi. Dari keterbatasan itu lahir gaya khas Rinto: detail, tenang, dan penuh rasa.</p><p>Setiap potret yang ia gambar terasa hidup. Ia mampu menangkap sorot mata, senyum kecil, bahkan emosi yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Orang-orang yang melihat hasil lukisannya sering terdiam lama. Bukan hanya karena mirip, tetapi karena lukisan itu terasa memiliki jiwa.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780140973_7d37744b840bfb43478f.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Kini, bakat Rinto mulai dikenal luas. Lewat media sosial, pesanan datang dari berbagai tempat di luar Ngada. Banyak orang meminta wajah mereka dilukis olehnya. Mereka datang bukan karena iba, melainkan karena kagum pada ketekunan dan kualitas karya yang lahir dari jepitan tangan seorang pemuda Boradho.</p><p>Namun di balik bakat besar itu, ada perjuangan yang tak banyak diketahui orang.</p><p>Harga kertas, pensil, cat, dan kanvas sering menjadi hambatan terbesar. Di desa, alat-alat melukis sulit ditemukan dan harganya tidak murah. Kadang Rinto harus menabung lama hanya untuk membeli beberapa lembar kertas gambar. Padahal semangatnya untuk berkarya tidak pernah habis.</p><p>Di sela aktivitas melukis, Rinto juga membantu mamanya menggulung benang untuk ditenun. Dengan tangan yang sama, yang biasa melahirkan wajah-wajah indah di atas kertas, ia membantu keluarga dengan penuh kesabaran. Baginya, karya dan keluarga adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780140988_3cb6e82c5bc523591056.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama dalam hidupnya. Ayah, mama, dan saudara-saudaranya membantu apa pun yang dibutuhkan Rinto. Mereka menyiapkan meja, memutar posisi kertas, bahkan menjadi “kaki” bagi Rinto ketika ia kesulitan bergerak. Rumah kecil di Boradho itu bukan sekadar tempat tinggal. Di sanalah harapan tumbuh, doa dipanjatkan, dan karya-karya hebat dilahirkan.</p><p>Kisah Rinto Moti adalah pengingat bahwa manusia tidak diukur dari apa yang kurang pada dirinya, tetapi dari bagaimana ia menggunakan apa yang masih dimiliki. Ia membuktikan bahwa kaki boleh tidak ada, tetapi mimpi tetap bisa berjalan jauh.</p><p>Dari Boradho, Rinto mengirim pesan sederhana namun kuat kepada dunia: bahwa keterbatasan tidak pernah mampu menghentikan hati yang mau berjuang.</p><p>Tanpa kaki, ia tetap melangkah.<br>Dengan jepitan tangan, lukisannya bicara.<br>Dan lewat setiap wajah yang ia gambar, Rinto mengajarkan bahwa setiap manusia layak dikenang, layak dihargai, dan layak dicintai.</p><p>Semoga kisah ini sampai ke hati banyak orang baik. Semoga ada tangan-tangan tulus yang tergerak membantu Rinto dengan alat lukis, kertas, cat, pensil, atau kanvas. Karena ketika alat tersedia, jepitan tangan itu akan terus melahirkan harapan — bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi banyak orang yang belajar bangkit dari kisah hidupnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/tanpa-tangan-lukisannya-bicara-kisah-rinto-moti-pelukis-hebat-dari-boradho_S0cybecDHY.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dandim 1625/Ngada Ajak Umat Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dandim&#45;1625ngada&#45;ajak&#45;umat&#45;jadikan&#45;iduladha&#45;momentum&#45;perkuat&#45;keikhlasan&#45;dan&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;J1I226hUug/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dandim&#45;1625ngada&#45;ajak&#45;umat&#45;jadikan&#45;iduladha&#45;momentum&#45;perkuat&#45;keikhlasan&#45;dan&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;J1I226hUug/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 May 2026 12:01:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Komandan Kodim (Dandim) 1625/Ngada, Letkol Inf. Imam Subekti, mengajak seluruh umat Muslim di Kabupaten Ngada untuk menjadikan peringatan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Komandan Kodim (Dandim) 1625/Ngada, Letkol Inf. Imam Subekti, mengajak seluruh umat Muslim di Kabupaten Ngada untuk menjadikan peringatan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama.</p><p>Dalam pesan Iduladha yang disampaikannya, Dandim Imam Subekti menegaskan bahwa makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan kurban, tetapi juga merupakan simbol ketaatan kepada Tuhan serta wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.</p><p>“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi. Nilai-nilai ini sangat penting untuk terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta persatuan, kebersamaan, dan rasa saling peduli di tengah keberagaman,” ujarnya disela-sela pemotongan hewan kurban, Rabu (27/5/26) di Makodim 1625/Ngada.</p><p>Dandim juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Ngada. Menurutnya, semangat Iduladha harus menjadi energi positif untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.</p><p>Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya menjadikan momentum hari raya sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas iman dan takwa, serta memperkuat komitmen untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.</p><p>“Atas nama keluarga besar Kodim 1625/Ngada, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Semoga nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.</p><p>Ia berharap perayaan Iduladha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat, sekaligus semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.</p><p>“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kurban kita serta melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ngada,” tutup Dandim Imam Subekti. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dandim-1625ngada-ajak-umat-jadikan-iduladha-momentum-perkuat-keikhlasan-dan-kepedulian-sosial_KwQzaN0RY0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Demi Masa Depan Anak Late, Karel Maku Turun Gunung! Lapangan SDN Late Diperluas dengan Alat Berat, Komitmen Pendidikan Dibuktikan dengan Aksi Nyata</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/demi&#45;masa&#45;depan&#45;anak&#45;late&#45;karel&#45;maku&#45;turun&#45;gunung&#45;lapangan&#45;sdn&#45;late&#45;diperluas&#45;dengan&#45;alat&#45;berat&#45;komitmen&#45;pendidikan&#45;dibuktikan&#45;dengan&#45;aksi&#45;nyata&#45;YCpZE4A4Fq/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/demi&#45;masa&#45;depan&#45;anak&#45;late&#45;karel&#45;maku&#45;turun&#45;gunung&#45;lapangan&#45;sdn&#45;late&#45;diperluas&#45;dengan&#45;alat&#45;berat&#45;komitmen&#45;pendidikan&#45;dibuktikan&#45;dengan&#45;aksi&#45;nyata&#45;YCpZE4A4Fq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 13:36:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali dibuktikan melalui tindakan nyata.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali dibuktikan melalui tindakan nyata.</p><p>Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi Gerindra, Karel Maku, mengerahkan alat berat untuk memperluas lapangan dan arena bermain SDN Late, sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi para siswa.</p><p>Langkah ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak cukup diwujudkan melalui pidato dan janji semata. Karel Maku memilih hadir langsung di lapangan untuk membantu menyelesaikan kebutuhan mendasar sekolah yang selama ini belum mendapat perhatian maksimal.</p><p>“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak belajar dengan fasilitas yang terbatas. Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu saya berkomitmen mendukung SDN Late sampai tuntas sesuai kebutuhan yang ada,” tegas Karel Maku, Selasa (26/5/2026).</p><p>Menurut Karel, dukungan terhadap SDN Late menjadi semakin penting karena sekolah tersebut dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun PGRI Tingkat Kecamatan Golewa Barat yang akan digelar pada November mendatang.</p><p>Kondisi sarana dan lingkungan sekolah harus dipersiapkan sejak dini agar mampu mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dengan baik, ketus dia.</p><p>Namun, menurutnya, perluasan lapangan bukan hanya untuk menyukseskan agenda seremonial. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan pendidikan di wilayah Late yang diprediksi akan berkembang pesat seiring beroperasinya RSUD Late.</p><p>“Ketika rumah sakit mulai beroperasi, kawasan Late akan menjadi pusat pertumbuhan baru. SDN Late tentu akan semakin diminati masyarakat. Karena itu fasilitas sekolah harus disiapkan dari sekarang agar mampu menjawab kebutuhan di masa depan,” ujarnya.</p><p>Politisi Gerindra itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, alumni, dan berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama membangun pendidikan melalui semangat gotong royong.</p><p>“Pendidikan bukan hanya urusan guru dan pemerintah. Ini tanggung jawab kita semua. Apa yang saya lakukan hari ini adalah langkah awal. Saya berharap semakin banyak pihak ikut terlibat membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan,” katanya.</p><p>Bantuan alat berat tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan komite. Ketua Komite SDN Late, Ferdinandus Gou, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Karel Maku.</p><p>“Sebagai Ketua Komite, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Karel Maku. Bantuan alat berat ini sangat membantu kami mengatasi keterbatasan lahan yang selama ini menjadi kendala utama sekolah,” ungkap Ferdinandus yang akrab disapa Nas ini.</p><p>Ia mengakui, selama bertahun-tahun SDN Late belum banyak mendapat sentuhan pembangunan. Karena itu, kehadiran dan dukungan Karel Maku dinilai membawa perubahan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh sekolah.</p><p>Senada dengan itu, Kepala SDN Late, Johanes Berchmans Neta, menyebut perluasan lapangan merupakan kebutuhan mendesak demi menunjang aktivitas belajar dan pengembangan karakter peserta didik.</p><p>“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dengan lapangan yang lebih luas, anak-anak memiliki ruang bermain yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, sekolah juga lebih siap menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan maupun kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.</p><p>Lapangan yang kini sedang diperluas tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, upacara sekolah, serta berbagai agenda penting lainnya, termasuk perayaan HUT PGRI Tingkat Kecamatan Golewa Barat.</p><p>Melalui aksi konkret ini, Karel Maku kembali menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap pendidikan harus diwujudkan dengan kerja nyata. Bukan sekadar janji, tetapi langkah langsung yang manfaatnya dapat dirasakan oleh sekolah, guru, dan terutama para siswa sebagai generasi penerus Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/demi-masa-depan-anak-late-karel-maku-turun-gunung-lapangan-sdn-late-diperluas-dengan-alat-berat-komitmen-pendidikan-dibuktikan-dengan-aksi-nyata_x20yQU352c.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Utara Ngada Masih Menunggu! DPRD Golkar Tagih Percepatan Dapur MBG agar Manfaat Segera Dirasakan Ribuan Siswa</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/utara&#45;ngada&#45;masih&#45;menunggu&#45;dprd&#45;golkar&#45;tagih&#45;percepatan&#45;dapur&#45;mbg&#45;agar&#45;manfaat&#45;segera&#45;dirasakan&#45;ribuan&#45;siswa&#45;xb3z2pTa7Y/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/utara&#45;ngada&#45;masih&#45;menunggu&#45;dprd&#45;golkar&#45;tagih&#45;percepatan&#45;dapur&#45;mbg&#45;agar&#45;manfaat&#45;segera&#45;dirasakan&#45;ribuan&#45;siswa&#45;xb3z2pTa7Y/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 09:57:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang&#45;gadang menjadi salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat, hingga kini belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di wilayah Utara Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat, hingga kini belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di wilayah Utara Ngada.</p><p>Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Ngada Fraksi Golkar, Sain Songkares, yang mendesak Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar segera mempercepat pembangunan dan operasional dapur MBG di sejumlah kecamatan yang masih belum terlayani.</p><p>Menurut Sain, realisasi pembangunan dapur MBG di Ngada masih jauh dari target yang direncanakan. Dari kebutuhan sekitar 38 hingga 40 dapur MBG untuk melayani seluruh wilayah Kabupaten Ngada, hingga saat ini baru sekitar delapan dapur yang telah terealisasi dan beroperasi.</p><p>“Program ini bukan hanya soal menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. MBG juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Karena itu, percepatannya harus menjadi perhatian bersama,” tegas Sain, Selasa (26/5).</p><p>Ia menyoroti belum adanya dapur MBG yang beroperasi di kawasan Utara Ngada, meliputi Kecamatan Wolomeze, Bajawa Utara, Riung, dan Riung Barat. Bahkan untuk wilayah Riung, pembangunan gedung dapur MBG disebut masih dalam tahap penyelesaian sehingga pelayanan kepada siswa belum dapat dilakukan.</p><p>Akibat keterlambatan tersebut, ribuan pelajar yang menjadi sasaran program masih menunggu manfaat yang dijanjikan pemerintah. Di saat sejumlah wilayah seperti Bajawa, Golewa, Soa, dan Inerie mulai menikmati layanan MBG, masyarakat di Utara Ngada masih sebatas menerima informasi tanpa merasakan manfaat secara langsung.</p><p>Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Utara Ngada, Sain mengaku terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pihak SPPG di berbagai tingkatan untuk memastikan percepatan pelaksanaan program.</p><p>“Jika MBG merupakan program prioritas Presiden, maka pelaksanaannya di daerah juga harus menjadi prioritas. Jangan sampai ada wilayah yang terlalu lama menunggu,” ujarnya.</p><p>Sain menegaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak SPPG, keberadaan dapur MBG bukan hanya berdampak pada peningkatan gizi anak sekolah, tetapi juga berpotensi menciptakan perputaran ekonomi baru di masyarakat.</p><p>Program tersebut membuka peluang usaha bagi petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan dan distribusi bahan pangan. Karena itu, keterlambatan pembangunan dapur MBG dinilai berpotensi menghambat manfaat ekonomi yang seharusnya sudah mulai dirasakan masyarakat.</p><p>Ia pun mempertanyakan lambannya progres pembangunan dibandingkan sejumlah program pemerintah lainnya yang berjalan relatif cepat.</p><p>“Kalau pembangunan fasilitas program lain bisa bergerak cepat dan terlihat progresnya hampir di semua kecamatan, maka percepatan MBG juga harus menunjukkan keseriusan yang sama. Masyarakat berhak mengetahui kendala yang terjadi,” katanya.</p><p>Untuk itu, Sain mendorong Pemerintah Kabupaten Ngada segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mengidentifikasi berbagai hambatan yang menyebabkan pembangunan dan operasional dapur MBG berjalan lambat.</p><p>Selain itu, ia meminta pimpinan DPRD Kabupaten Ngada memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah dan pihak SPPG agar persoalan yang dihadapi dapat dibahas secara terbuka sekaligus menghasilkan langkah percepatan yang konkret.</p><p>“RDP penting dilakukan agar publik memperoleh informasi yang jelas dan semua pihak dapat bersama-sama mencari solusi terbaik demi mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.</p><p>Sain juga mendorong agar peluang kemitraan dalam pembangunan maupun pengelolaan dapur MBG dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk terlibat. Dengan keterlibatan lebih banyak pihak, percepatan program diyakini akan lebih mudah tercapai.</p><p>Di sisi lain, ia mengingatkan organisasi perangkat daerah terkait agar mulai mempersiapkan kelompok tani, nelayan, peternak, serta pelaku hortikultura untuk menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan dapur MBG.</p><p>“Program ini dapat menjadi penggerak ekonomi daerah. Karena itu masyarakat harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu menangkap peluang yang tersedia dan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” ujarnya.</p><p>Di akhir pernyataannya, Sain menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan, diskusi, atau sosialisasi semata.</p><p>“MBG harus benar-benar hadir di meja makan anak-anak sekolah, termasuk di Utara Ngada. Semua anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh manfaat pembangunan tanpa memandang wilayah tempat tinggalnya,” pungkasnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/utara-ngada-masih-menunggu-dprd-golkar-tagih-percepatan-dapur-mbg-agar-manfaat-segera-dirasakan-ribuan-siswa_V1IE0v47N1.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KUR Obor Mas Tembus Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Resmi Jadi Anggota, Koperasi Merah Putih Dinilai Mitra Strategis</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/kur&#45;obor&#45;mas&#45;tembus&#45;rp1&#45;miliar&#45;di&#45;bajawa&#45;bupati&#45;ngada&#45;resmi&#45;jadi&#45;anggota&#45;koperasi&#45;merah&#45;putih&#45;dinilai&#45;mitra&#45;strategis&#45;lh3Wuu99JY/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/kur&#45;obor&#45;mas&#45;tembus&#45;rp1&#45;miliar&#45;di&#45;bajawa&#45;bupati&#45;ngada&#45;resmi&#45;jadi&#45;anggota&#45;koperasi&#45;merah&#45;putih&#45;dinilai&#45;mitra&#45;strategis&#45;lh3Wuu99JY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 09:11:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Komitmen KSP Kopdit Obor Mas dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat terus menunjukkan hasil positif. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), KSP Obor Mas Cabang Bajawa telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 miliar kepada para anggotanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Komitmen KSP Kopdit Obor Mas dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat terus menunjukkan hasil positif. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), KSP Obor Mas Cabang Bajawa telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 miliar kepada para anggotanya.</p><p>Ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026), Manager KSP Obor Mas Cabang Bajawa, Martonsius Juang, mengungkapkan bahwa total dana KUR yang disediakan oleh kantor pusat mencapai lebih dari Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, Cabang Bajawa telah berhasil menyalurkan kredit kepada anggota sebesar Rp1.046.339.048.</p><p>“Dana KUR yang tersedia cukup besar dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha anggota. Di Cabang Bajawa sendiri, realisasi penyalurannya sudah mencapai lebih dari satu miliar rupiah,” ungkap Martonsius.</p><p>Kepercayaan terhadap KSP Obor Mas juga datang dari Pemerintah Kabupaten Ngada. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan koperasi dan semangat kemandirian ekonomi masyarakat, Bupati Ngada, Raymundus Bena, resmi bergabung menjadi anggota KSP Obor Mas dengan Nomor Buku Anggota 196.091.</p><p>Menurut Martonsius, langkah Bupati tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi koperasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada anggota sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.</p><p>Menanggapi hadirnya Koperasi Merah Putih (KMP) yang merupakan Program Strategis Nasional, Martonsius menegaskan bahwa keberadaan koperasi tersebut bukan ancaman bagi koperasi simpan pinjam yang telah ada.</p><p>“Segmen usaha Koperasi Merah Putih lebih fokus pada sektor riil, sedangkan koperasi simpan pinjam bergerak di bidang jasa keuangan. Jadi pasar dan fungsinya berbeda. Karena itu, kami tidak melihatnya sebagai pesaing, melainkan sebagai mitra yang bisa saling mendukung,” jelasnya.</p><p>Ia bahkan menilai Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi mitra strategis bagi koperasi simpan pinjam, terutama dalam akses pembiayaan usaha melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat.</p><p>Untuk mendukung kebutuhan modal usaha masyarakat, KSP Obor Mas menyediakan beberapa skema KUR, yakni:</p><p>KUR Super Mikro: Rp1 juta hingga Rp10 juta dengan bunga 0,25 persen menurun per bulan.<br>KUR Mikro: Di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 0,5 persen menurun per bulan.<br>KUR Kecil: Di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan bunga 0,5 persen menurun per bulan.</p><p>Menariknya, untuk pinjaman KUR hingga Rp100 juta, anggota dapat mengakses pembiayaan tanpa jaminan, sehingga semakin memudahkan pelaku usaha kecil memperoleh modal kerja maupun modal pengembangan usaha.</p><p>Dengan dukungan permodalan yang semakin luas serta kolaborasi antar-koperasi yang terus diperkuat, KSP Obor Mas optimistis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kur-obor-mas-tembus-rp1-miliar-di-bajawa-bupati-ngada-resmi-jadi-anggota-koperasi-merah-putih-dinilai-mitra-strategis_MMPHw077i9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menumbuhkan Jiwa Pemimpin Berbasis Kepedulian Sosial di LDK Mahasiswa Administrasi Kesehatan Unimof</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/khas/menumbuhkan&#45;jiwa&#45;pemimpin&#45;berbasis&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;di&#45;ldk&#45;mahasiswa&#45;administrasi&#45;kesehatan&#45;unimof&#45;hIH0a90V46/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/khas/menumbuhkan&#45;jiwa&#45;pemimpin&#45;berbasis&#45;kepedulian&#45;sosial&#45;di&#45;ldk&#45;mahasiswa&#45;administrasi&#45;kesehatan&#45;unimof&#45;hIH0a90V46/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 May 2026 19:36:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Akmal Aminudin]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[Suasana sejuk kawasan Bethesda Krokowolon, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi semangat para mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan dalam mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum membangun kesadaran sosial melalui materi social entrepreneurship yang dibawakan oleh Akmal Aminudin.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Suasana sejuk kawasan Bethesda Krokowolon, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi semangat para mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan dalam mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum membangun kesadaran sosial melalui materi social entrepreneurship yang dibawakan oleh Akmal Aminudin.</p><p>Dalam sesi bertajuk “Social Entrepreneurship dalam Organisasi”, Akmal Aminudin menekankan bahwa kepemimpinan mahasiswa di era modern tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan mengelola organisasi. Lebih dari itu, mahasiswa perlu memiliki sensitivitas sosial, kemampuan membaca persoalan masyarakat, serta keberanian menghadirkan solusi inovatif yang berdampak nyata.</p><p>Menurutnya, mahasiswa Administrasi Kesehatan memiliki posisi strategis sebagai generasi muda yang nantinya akan berhadapan langsung dengan berbagai persoalan pelayanan publik dan kesehatan masyarakat. Karena itu, konsep social entrepreneurship menjadi penting untuk membentuk karakter pemimpin yang tidak hanya berpikir administratif, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan sosial yang berkelanjutan.</p><p>“Mahasiswa harus mampu melihat masalah sosial sebagai peluang untuk menciptakan inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Organisasi kemahasiswaan dapat menjadi laboratorium kepemimpinan untuk melatih kreativitas, kolaborasi, dan keberanian mengambil inisiatif,” ungkapnya di hadapan peserta LDKM.</p><p>Selama sesi berlangsung, suasana diskusi tampak hidup dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertukar gagasan mengenai bagaimana konsep kewirausahaan sosial dapat diterapkan dalam organisasi mahasiswa maupun sektor kesehatan masyarakat. Beragam ide muncul, mulai dari penguatan edukasi kesehatan berbasis komunitas hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan mahasiswa secara langsung.</p><p>Bagi peserta, materi yang disampaikan tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membuka perspektif baru tentang pentingnya membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada solusi sosial. Kehadiran pendekatan social entrepreneurship dinilai mampu mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang lebih responsif terhadap tantangan zaman.</p><p>Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Administrasi Kesehatan dalam memperkuat kapasitas mahasiswa agar mampu membangun budaya organisasi yang progresif, kolaboratif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir calon-calon pemimpin muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik dan organisasi, tetapi juga memiliki empati sosial serta komitmen untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/menumbuhkan-jiwa-pemimpin-berbasis-kepedulian-sosial-di-ldk-mahasiswa-administrasi-kesehatan-unimof_zAyZgcfdX9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Koperasi Harus Punya Mimpi Besar! Bupati Ngada Buka RAT Midi Obor Mas, Tegaskan Kunci Kekuatan Ada pada Persatuan Anggota</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/koperasi&#45;harus&#45;punya&#45;mimpi&#45;besar&#45;bupati&#45;ngada&#45;buka&#45;rat&#45;mini&#45;obor&#45;mas&#45;tegaskan&#45;kunci&#45;kekuatan&#45;ada&#45;pada&#45;persatuan&#45;anggota&#45;6P88fFNgK7/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/koperasi&#45;harus&#45;punya&#45;mimpi&#45;besar&#45;bupati&#45;ngada&#45;buka&#45;rat&#45;mini&#45;obor&#45;mas&#45;tegaskan&#45;kunci&#45;kekuatan&#45;ada&#45;pada&#45;persatuan&#45;anggota&#45;6P88fFNgK7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 May 2026 13:01:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Semangat membangun ekonomi kerakyatan kembali digaungkan dari Kabupaten Ngada. Bupati Ngada secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tingkat Midi KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama Ngada yang berlangsung di PLUT Kabupaten Ngada, Sabtu (23/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Semangat membangun ekonomi kerakyatan kembali digaungkan dari Kabupaten Ngada. Bupati Ngada secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tingkat Midi KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama Ngada yang berlangsung di PLUT Kabupaten Ngada, Sabtu (23/5/2026).</p><p>Kegiatan yang dihadiri pengurus, pengawas, manajemen, dan ratusan anggota koperasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan koperasi sekaligus merumuskan arah pengembangan di masa depan.</p><p>Ketua Pengurus Harian KSP Kopdit Obor Mas, Andreas M. Mbete, menegaskan bahwa RAT merupakan “jantung” kehidupan koperasi karena menjadi ruang bagi anggota, pengurus, dan manajemen untuk saling menyampaikan gagasan serta menentukan langkah strategis bersama.</p><p>“RAT bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah forum untuk saling mendengar dan didengar. Manajemen perlu menerima masukan anggota, dan bersama-sama kita menentukan arah koperasi ke depan,” ujar Andreas.</p><p>Ia mengungkapkan, hingga saat ini KSP Kopdit Obor Mas telah memiliki 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur dengan jumlah anggota mencapai 165.412 orang. Sementara untuk wilayah pelayanan Cabang Utama Ngada, jumlah anggota tercatat sebanyak 8.727 orang.</p><p>Kepercayaan pemerintah terhadap Obor Mas juga terus meningkat. Andreas menyebut koperasi tersebut menjadi satu-satunya koperasi di NTT yang dipercaya sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) berdasarkan keputusan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779516263_9d69238181f1f950b147.jpg"></figure><p>Bupati Ngada, Raymundus Bena berjabatan tangan dengan Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete. (Foto: Humas Propkopim Ngada).</p><p>Dalam sambutannya, Bupati Ngada, Raymundus Bena memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata KSP Kopdit Obor Mas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan anggota.</p><p>Bahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan koperasi, Bupati Ngada yang akrab disapa Ray Bena ini menyatakan komitmennya untuk turut menjadi anggota KSP Kopdit Obor Mas.</p><p>“Koperasi sama seperti organisasi pada umumnya. Bapak dan mama anggota adalah pemilik modal. Pengurus dan manajemen adalah orang-orang yang diberi kepercayaan untuk mengelola dan menjalankan koperasi,” ungkap Ray Bena</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779516456_1dfc7a923ee590226a3a.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Menurut Politisi Gerindra ini, kekuatan utama koperasi tidak hanya terletak pada modal yang besar, tetapi pada soliditas hubungan antara anggota, pengurus, dan pengawas. Persatuan menjadi fondasi utama agar koperasi mampu bertahan dan terus berkembang di tengah berbagai tantangan.</p><p>“Pemilik modal, pengurus, dan pengawas akan tetap kuat kalau bersatu. Kalau tidak bersatu, koperasi tidak akan bertahan lama. Obor Mas sudah hadir dan berkembang selama sembilan tahun di Ngada karena kekuatan kebersamaan itu,” tegasnya.</p><p>Ketua DPC Gerindra Ngada ini juga mengingatkan bahwa era digital membawa tantangan baru yang harus dihadapi koperasi. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi menjadi kebutuhan agar koperasi tetap relevan, profesional, dan dipercaya masyarakat.</p><p>“Koperasi harus terus memiliki mimpi dan arah pengembangan yang jelas. Pengurus hanya memfasilitasi, tetapi pemilik sesungguhnya adalah anggota,” katanya.</p><p>Menutup sambutannya, Ray Bena menyampaikan terima kasih kepada KSP Kopdit Obor Mas yang telah membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda Ngada serta berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.</p><p>Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Ngada akan terus memberikan perhatian kepada pelaku usaha kecil pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.</p><p>RAT Mini Obor Mas tahun ini pun menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kepercayaan anggota, memperkuat solidaritas, dan membawa koperasi semakin maju sebagai pilar ekonomi masyarakat Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/koperasi-harus-punya-mimpi-besar-bupati-ngada-buka-rat-mini-obor-mas-tegaskan-kunci-kekuatan-ada-pada-persatuan-anggota_iUM0mlxiqe.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>KDMP Masih Tertatih, Wabup Berni Dhey Turun Tangan! Camat dan Kades Se&#45;Ngada Dikumpulkan Kejar Target Pusat</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/kdmp&#45;masih&#45;tertatih&#45;wabup&#45;berni&#45;dhey&#45;turun&#45;tangan&#45;camat&#45;dan&#45;kades&#45;se&#45;ngada&#45;dikumpulkan&#45;kejar&#45;target&#45;pusat&#45;fiOHYANIt5/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/kdmp&#45;masih&#45;tertatih&#45;wabup&#45;berni&#45;dhey&#45;turun&#45;tangan&#45;camat&#45;dan&#45;kades&#45;se&#45;ngada&#45;dikumpulkan&#45;kejar&#45;target&#45;pusat&#45;fiOHYANIt5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 12:04:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada.NTT.WahanaNews.co| Pemerintah Kabupaten Ngada mempercepat langkah untuk memastikan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berjalan sesuai target.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada.NTT.WahanaNews.co| </strong>Pemerintah Kabupaten Ngada mempercepat langkah untuk memastikan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berjalan sesuai target.</p><p>Lantaran masih belum maksimalnya progres pembangunan gedung dan pembentukan KDMP di sejumlah desa, Pemda Ngada langsung menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Ngada di Aula Setda Ngada, Kamis (21/5/2026).</p><p>Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mengejar target program strategis nasional tersebut.</p><p>Dalam arahannya, Berni Dhey menegaskan bahwa KDMP bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang diharapkan mampu mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan warga.</p><p>“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Program ini harus menjadi gerakan bersama. Koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa menjadi kunci agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu,” tegas Berni Dhey di hadapan para peserta rapat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779426559_e19a2a0b6fe1f6413517.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah desa memang telah menunjukkan progres yang menggembirakan. Namun, masih terdapat desa yang belum bergerak optimal akibat berbagai kendala, mulai dari kesiapan lahan, kelengkapan dokumen administrasi, pemahaman masyarakat terhadap program, hingga persoalan koordinasi teknis di tingkat desa.</p><p>Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ngada. Karena itu, para camat diminta memperkuat fungsi pendampingan dan pengawasan di wilayah masing-masing, sementara kepala desa didorong lebih aktif melakukan sosialisasi serta mempercepat penyelesaian tahapan yang masih tertunda.</p><p>Tak hanya membahas hambatan, rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah komitmen penting. Di antaranya percepatan penyelesaian dokumen administrasi pembangunan gedung KDMP, peningkatan intensitas pendampingan kepada desa, serta pelaporan perkembangan secara berkala sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.</p><p>Melalui langkah konsolidasi ini, Pemda Ngada berharap desa-desa yang masih tertinggal dapat segera mengejar ketertinggalan sehingga target pembentukan KDMP di seluruh wilayah dapat tercapai sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.</p><p>Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa, Pemkab Ngada optimistis Program Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, serta menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kdmp-masih-tertatih-wabup-berni-dhey-turun-tangan-camat-dan-kades-se-ngada-dikumpulkan-kejar-target-pusat_iISbzmB25K.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Di Desiran Ombak Boba, Memori Iman Kembali Berbisik”</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/opini/di&#45;desiran&#45;ombak&#45;boba&#45;memori&#45;iman&#45;kembali&#45;berbisik&#45;lc751ffcj4/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/opini/di&#45;desiran&#45;ombak&#45;boba&#45;memori&#45;iman&#45;kembali&#45;berbisik&#45;lc751ffcj4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 06:24:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[SURUOKTAVIANO]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Opini]]></category>
                <description><![CDATA[Oleh : SURUOKTAVIANO]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : SURUOKTAVIANO</strong></p><p>Pantai Boba pagi itu tidak ramai oleh hiruk pikuk, melainkan oleh suara yang paling jujur di dunia: desiran ombak. Di tengah pembukaan TOMKA OMK Kevikepan Bajawa, alam seolah menjadi katekis pertama. Setiap gulungan air yang menyentuh pasir membawa kembali ingatan lama tentang janji baptis, tentang doa-doa kecil yang pernah kita ucapkan sebagai anak muda.</p><p>Iman sering kali terasa seperti sesuatu yang jauh, tersimpan di bangku gereja atau di buku renungan yang mulai berdebu. Namun ketika berdiri di bibir pantai Boba, iman itu turun ke tempat paling nyata: telinga dan hati. Desiran ombak tidak berteriak, ia berbisik. Dan bisikan itu cukup untuk membangunkan memori yang selama ini tertidur.</p><p>TOMKA sendiri bukanlah sekadar temu muda. Ia adalah ruang perjumpaan kembali antara generasi muda Katolik dengan akar imannya. Di Boba, perjumpaan itu tidak dimulai dengan ceramah panjang, melainkan dengan kesenyapan yang dipecahkan oleh alam. Inilah cara Tuhan sering bekerja tidak selalu melalui kata, tetapi melalui pengalaman yang menyentuh rasa.</p><p>Ratusan OMK dari 20 paroki datang dengan latar belakang berbeda. Ada yang aktif, ada yang baru kembali, ada yang masih mencari. Namun saat malam pembukaan, jarak itu memendek. Ombak tidak membeda-bedakan siapa yang datang lebih dulu atau siapa yang lebih rajin ke gereja. Ia memanggil semua dengan nada yang sama: pulanglah.</p><p>Memori iman yang berbisik itu penting. Sebab tanpa ingatan, iman mudah menjadi rutinitas tanpa jiwa. Mengingat kembali berarti menyadari bahwa kita pernah dipilih, pernah disapa, pernah diberi harapan. Dan ketika ingatan itu hidup kembali, tanggung jawab untuk mewartakannya pun ikut bangkit.</p><p>Kevikepan Bajawa memilih Boba bukan tanpa alasan. Tempat ini memiliki daya reflektif yang tidak bisa dibuat oleh panggung megah. Di sini, muda-mudi diajak memahami bahwa menjadi Katolik bukan hanya tentang mengikuti kegiatan, tetapi tentang mendengarkan kembali suara Tuhan yang sering kali datang pelan, seperti ombak.</p><p>Tantangannya sekarang adalah menjaga bisikan itu agar tidak hilang saat kami kembali ke paroki masing-masing. Desiran ombak akan berhenti ketika TOMKA selesai, tetapi memori iman harus terus diperdengarkan dalam tindakan—dalam pelayanan, dalam keberanian menjadi terang, dalam kesetiaan pada komunitas kecil di paroki.&nbsp;</p><p><br>Boba,22 Mei 2026</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/di-desiran-ombak-boba-memori-iman-kembali-berbisik_4OhmTbNp4T.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Boba untuk Gereja dan Bangsa, Ratusan OMK Se&#45;Kevikepan Bajawa Bersatu dalam TOMKA 2026, Kobarkan Iman dan Semangat Pelayanan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;boba&#45;untuk&#45;gereja&#45;dan&#45;bangsa&#45;ribuan&#45;omk&#45;se&#45;kevikepan&#45;bajawa&#45;bersatu&#45;dalam&#45;tomka&#45;2026&#45;kobarkan&#45;iman&#45;dan&#45;semangat&#45;pelayanan&#45;BSrPaew5xo/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;boba&#45;untuk&#45;gereja&#45;dan&#45;bangsa&#45;ribuan&#45;omk&#45;se&#45;kevikepan&#45;bajawa&#45;bersatu&#45;dalam&#45;tomka&#45;2026&#45;kobarkan&#45;iman&#45;dan&#45;semangat&#45;pelayanan&#45;BSrPaew5xo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 May 2026 22:12:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Gelora iman dan semangat persaudaraan kaum muda Katolik mengguncang Paroki Salvatoris Resurgentis Boba.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Gelora iman dan semangat persaudaraan kaum muda Katolik mengguncang Paroki Salvatoris Resurgentis Boba.</p><p>Ribuan Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai paroki dan stasi se-Kevikepan Bajawa resmi membuka rangkaian Temu Orang Muda Katolik (TOMKA) Kevikepan Bajawa 2026, Kamis (21/5), dalam suasana meriah, khidmat, dan penuh sukacita.</p><p>Kegiatan akbar yang menjadi ajang perjumpaan kaum muda Katolik tersebut diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Vikaris Episkopal Kevikepan Bajawa.</p><p>Dalam homilinya, ia mengingatkan OMK agar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi tampil sebagai generasi muda yang berani menjadi saksi Kristus di tengah berbagai tantangan zaman.</p><p>“Tuhan memanggil kalian untuk menjadi terang dan garam dunia. Orang muda harus menjadi pembawa harapan, pelopor kebaikan, serta berani mengambil bagian dalam kehidupan Gereja dan masyarakat,” tegasnya di hadapan lautan peserta yang memadati kompleks gereja.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779376491_1a307d48d21395942075.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Suasana pembukaan semakin istimewa dengan sentuhan budaya lokal Ngada yang sarat makna.</p><p>Para peserta disambut melalui prosesi adat sebagai simbol penghormatan dan penerimaan bagi tamu yang datang dari berbagai penjuru Kevikepan Bajawa. Harmoni budaya dan iman semakin terasa melalui lantunan merdu koor OMK Paroki Boba yang mengiringi seluruh rangkaian acara.</p><p>Ketua Panitia TOMKA menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang pembinaan yang membentuk karakter, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian sosial kaum muda Katolik.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779376519_4b16bcc6130ea4471710.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>“TOMKA adalah tempat bertumbuh bersama. OMK tidak cukup hanya aktif di dalam gereja, tetapi juga harus hadir menjawab berbagai persoalan sosial dan menjadi motor perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.</p><p>Sejak hari pertama, antusiasme peserta terlihat luar biasa. Berbagai kegiatan seperti registrasi, pembagian kelompok, pengenalan peserta, hingga dinamika kelompok berlangsung penuh semangat.</p><p>Gelak tawa, canda persaudaraan, dan interaksi hangat menjadi gambaran nyata kuatnya ikatan kekeluargaan di antara kaum muda Katolik yang datang dari berbagai wilayah.</p><p>Dukungan penuh juga diberikan para pastor, pendamping OMK, tokoh umat, dan pengurus gereja yang turut hadir dalam pembukaan. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata komitmen Gereja dalam mendampingi generasi muda sebagai pewaris dan pelanjut misi pelayanan di masa depan.</p><p>TOMKA Kevikepan Bajawa 2026 di Paroki Boba menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan kaum muda Katolik untuk semakin mendalami iman, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan komitmen pelayanan.</p><p>Dari Boba, semangat baru kembali dinyalakan—melahirkan generasi OMK yang tangguh, berkarakter, beriman kuat, dan siap menjadi agen perubahan bagi Gereja, masyarakat, bahkan bangsa. <strong>[frs]</strong></p><p><strong>Oleh : OSTOND SURU</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dari-boba-untuk-gereja-dan-bangsa-ribuan-omk-se-kevikepan-bajawa-bersatu-dalam-tomka-2026-kobarkan-iman-dan-semangat-pelayanan_rjGNWNdNb8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bukan Sekadar Berangkat! Wabup Berni Dhey Kobarkan Misi PSN Ngada Taklukkan Panggung Nasional</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/bukan&#45;sekadar&#45;berangkat&#45;wabup&#45;berni&#45;dhey&#45;kobarkan&#45;misi&#45;psn&#45;ngada&#45;taklukkan&#45;panggung&#45;nasional&#45;f0pCgjO3EY/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/bukan&#45;sekadar&#45;berangkat&#45;wabup&#45;berni&#45;dhey&#45;kobarkan&#45;misi&#45;psn&#45;ngada&#45;taklukkan&#45;panggung&#45;nasional&#45;f0pCgjO3EY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 21:31:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Semangat juang dan optimisme membakar langit Ngada saat tim kebanggaan daerah, PSN Ngada, resmi dilepas menuju Liga 4 Putaran Nasional Piala Presiden, Rabu (20/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Semangat juang dan optimisme membakar langit Ngada saat tim kebanggaan daerah, PSN Ngada, resmi dilepas menuju Liga 4 Putaran Nasional Piala Presiden, Rabu (20/5/2026).</p><p>Pelepasan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu atau akrab disapa Berni Dhey, bukan sekadar seremoni biasa. Momen itu menjadi titik awal perjuangan besar membawa nama Ngada bertarung dan diperhitungkan di pentas sepak bola nasional.</p><p>Di hadapan para pemain, pelatih, official, dan suporter, Berni Dhey menegaskan bahwa PSN Ngada datang ke Liga 4 Nasional bukan untuk sekadar numpang lewat. Ia menilai PSN merupakan tim yang memiliki sejarah kuat, tradisi prestasi, dan nama besar yang sudah lama dikenal di dunia sepak bola Indonesia.</p><p>“PSN bukan tim biasa. Tim ini pernah menjadi runner up Liga Nusantara dan sudah dikenal di level nasional. Itu kebanggaan masyarakat Ngada yang&nbsp;<br>harus terus dijaga,” tegasnya penuh semangat.</p><p>Atmosfer pelepasan terasa emosional. Sorotan mata para pemain memancarkan tekad besar untuk membawa pulang kebanggaan bagi tanah Ngada. Dukungan masyarakat yang terus mengalir menjadi energi tambahan bagi skuad PSN sebelum memulai pertarungan di level nasional.</p><p>Politisi PKB itu juga mengingatkan agar sejarah dan capaian masa lalu tidak menjadi tekanan bagi para pemain. Menurutnya, prestasi terdahulu justru harus dijadikan bahan bakar untuk tampil lebih percaya diri, lebih berani, dan lebih haus kemenangan.</p><p>“Jangan takut dengan nama besar lawan. Jadikan sejarah PSN sebagai motivasi untuk bertarung lebih keras dan menunjukkan kualitas kalian,” ujarnya.</p><p>Berni Dhey pun mengajak seluruh masyarakat Ngada bersatu memberikan dukungan penuh kepada PSN Ngada. Ia menegaskan perjuangan tim di Liga 4 Nasional bukan hanya perjuangan pemain di lapangan, tetapi juga harga diri dan kebanggaan seluruh masyarakat Ngada.</p><p>“Saya mengajak seluruh masyarakat Ngada untuk mendoakan dan mendukung PSN. Mereka membawa nama daerah ini di panggung nasional,” katanya.</p><p>Dalam pesan khususnya kepada para pemain dan official, Berni Dhey meminta seluruh skuad bermain dengan hati dan menjaga nama baik daerah di mana pun bertanding.</p><p>“Bermainlah dengan hati untuk lambang di dada kalian. Tunjukkan bahwa anak-anak Ngada mampu bersaing dan berdiri sejajar di sepak bola nasional,” tandasnya.</p><p>Pemerintah Kabupaten Ngada, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan PSN Ngada. Ia menyebut Liga 4 Nasional menjadi kesempatan emas bagi talenta muda Ngada untuk membuka jalan menuju level sepak bola yang lebih tinggi.</p><p>Menurut Berni Dhey, saat ini sudah ada putra-putra Ngada yang berhasil menembus klub-klub Liga 1 Indonesia. Karena itu, kesempatan tampil di Liga 4 Nasional harus dimanfaatkan maksimal untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas terbaik.</p><p>“Liga 4 ini bukan hanya soal prestasi, tetapi pintu menuju masa depan sepak bola yang lebih besar. Gunakan kesempatan ini untuk membuktikan kualitas kalian,” pungkasnya.</p><p>Kini harapan masyarakat Ngada berada di pundak PSN Ngada. Dengan semangat juang, dukungan masyarakat, dan tekad mengharumkan nama daerah, PSN siap mengibarkan kebanggaan Ngada di panggung nasional. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bukan-sekadar-berangkat-wabup-berni-dhey-kobarkan-misi-psn-ngada-taklukkan-panggung-nasional_f281W59kfk.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ketua Fraksi PKB “Bongkar” Kebocoran Parkir, Apresiasi Langkah Bupati Juventus Terapkan E&#45;Parkir di Sikka</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/khas/ketua&#45;fraksi&#45;pkb&#45;bongkar&#45;kebocoran&#45;parkir&#45;apresiasi&#45;langkah&#45;bupati&#45;juventus&#45;terapkan&#45;e&#45;parkir&#45;di&#45;sikka&#45;k0sc4dq8e1/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/khas/ketua&#45;fraksi&#45;pkb&#45;bongkar&#45;kebocoran&#45;parkir&#45;apresiasi&#45;langkah&#45;bupati&#45;juventus&#45;terapkan&#45;e&#45;parkir&#45;di&#45;sikka&#45;k0sc4dq8e1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:25:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wiliam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[MAUMERE —WAHANANEWS.COM Penerapan sistem e&#45;retribusi parkir atau e&#45;parkir di Kabupaten Sikka mulai menuai dukungan politik. Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sikka, Yoseph Karminto Eri, secara terbuka mengapresiasi langkah Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam menerapkan digitalisasi parkir di wilayah Kota Maumere.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>MAUMERE —WAHANANEWS.COM Penerapan sistem e-retribusi parkir atau e-parkir di Kabupaten Sikka mulai menuai dukungan politik. Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sikka, Yoseph Karminto Eri, secara terbuka mengapresiasi langkah Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam menerapkan digitalisasi parkir di wilayah Kota Maumere.</p><p>Pernyataan itu disampaikan usai peluncuran penerapan e-retribusi parkir di tepi jalan umum yang berlangsung di Kompleks Pertokoan Maumere, Selasa (12/5/2026).</p><p>Menurut politisi yang akrab disapa Manto Eri itu, penerapan e-parkir menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan kebocoran retribusi parkir yang selama ini dinilai masih terjadi dalam sistem pengelolaan manual.</p><p>“Ini langkah maju. Pemerintah daerah berani melakukan transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi. Kami tentu mengapresiasi kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan parkir di Nian Tanah Sikka,” ujar Manto Eri.</p><p>Mantan Pimpinan DPRD Kabupaten Sikka periode 2019–2024 itu menilai, pola pengelolaan parkir secara konvensional sudah tidak relevan jika pemerintah serius meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p><p>Ia menegaskan, penggunaan teknologi dalam sistem retribusi akan membuat pengelolaan parkir lebih profesional, transparan, dan mudah diawasi.</p><p>“Kalau masih manual, potensi kebocoran sangat besar. Sekarang saatnya tata kelola parkir dibenahi dengan sistem yang lebih modern dan terukur,” tegasnya.</p><p>Manto Eri juga memberikan proficiat kepada Bupati Sikka atas keberanian mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.</p><p>Sementara itu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago pada momen peluncuran E-Parkir (12/5/26), mengatakan penerapan e-retribusi parkir merupakan bagian dari agenda besar reformasi pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Sikka.</p><p>Menurutnya, sistem yang dikelola bersama PT. FTF Globalindo itu dirancang untuk mempermudah pembayaran retribusi parkir, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah, sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran PAD.</p><p>“Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” kata Juventus.</p><p>Penerapan e-parkir ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan sistem retribusi daerah di Kabupaten Sikka, sekaligus menjawab sorotan publik terkait efektivitas pengelolaan pendapatan sektor parkir selama ini.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/ketua-fraksi-pkb-bongkar-kebocoran-parkir-apresiasi-langkah-bupati-juventus-terapkan-e-parkir-di-sikka_kuqhE6SjVQ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Pusat Mulai Serius Garap Ngada!” Kementan RI Turun Langsung Pantau Irigasi, OPLAH hingga Bibit Kelapa Unggulan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/pusat&#45;mulai&#45;serius&#45;garap&#45;ngada&#45;kementan&#45;ri&#45;turun&#45;langsung&#45;pantau&#45;irigasi&#45;oplah&#45;hingga&#45;bibit&#45;kelapa&#45;unggulan&#45;U4dEkne2iJ/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/pusat&#45;mulai&#45;serius&#45;garap&#45;ngada&#45;kementan&#45;ri&#45;turun&#45;langsung&#45;pantau&#45;irigasi&#45;oplah&#45;hingga&#45;bibit&#45;kelapa&#45;unggulan&#45;U4dEkne2iJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 14 May 2026 00:14:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Kabupaten Ngada kini tak lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah pusat mulai memberi perhatian serius terhadap potensi pertanian dan perkebunan daerah ini. Rabu (13/5), rombongan besar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia turun langsung ke lapangan untuk mengecek berbagai program strategis yang sedang berjalan di Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Kabupaten Ngada kini tak lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah pusat mulai memberi perhatian serius terhadap potensi pertanian dan perkebunan daerah ini. Rabu (13/5), rombongan besar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia turun langsung ke lapangan untuk mengecek berbagai program strategis yang sedang berjalan di Ngada.</p><p>Mulai dari irigasi perpompaan, program Optimasi Lahan (OPLAH), hingga pembibitan kelapa dalam berskala besar menjadi fokus utama kunjungan tersebut. Kehadiran pejabat pusat ini disebut sebagai sinyal kuat bahwa Ngada mulai diproyeksikan menjadi salah satu kawasan pengembangan pertanian dan perkebunan unggulan di Nusa Tenggara Timur.</p><p>Rombongan kementerian disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Ngada di Bandara Soa Bajawa. Hadir dalam rombongan itu Tenaga Ahli Kementerian Pertanian RI, Kepala Balai Peternakan, Kepala BRMP, Kepala Balai BPSDM SMK Pertanian, perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan, penyedia bibit kelapa CV Dua Satu, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.</p><p>Peninjauan dimulai di lokasi Irigasi Perpompaan Lagurea (IRPOM) di Kecamatan Soa. Program ini dinilai menjadi tulang punggung baru dalam menjawab persoalan kebutuhan air pertanian masyarakat. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju kawasan Optimasi Lahan (OPLAH) di Turekupe untuk melihat langsung perkembangan lahan pertanian yang tengah digarap pemerintah bersama masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778692611_cd270a74561e1ab358e4.jpg"></figure><p>Bupati Ngada, Raymundus Bena bersama Staf Kementan RI ketika meninjau lokasi pembibitan kelapa raksasa.</p><p>&nbsp;</p><p>Di tengah hamparan lahan pertanian, suasana dialog berlangsung hangat. Para petani secara terbuka menyampaikan perubahan besar yang mereka rasakan sejak adanya dukungan program pemerintah.</p><p>“Sekarang air lebih tersedia dan lahan bisa diolah lebih maksimal. Produksi pertanian kami ikut meningkat,” ungkap salah satu petani penerima manfaat.</p><p>Sorotan utama juga tertuju pada lokasi pembibitan Kelapa Dalam di Malapau, Desa Inegena. Tenaga Ahli Kementerian Pertanian RI, Dr. Anny Mulyani, turun langsung memeriksa kualitas bibit, proses seleksi, kesiapan distribusi hingga kapasitas produksi bibit yang sedang dikembangkan masyarakat setempat.</p><p>Program ini dinilai memiliki potensi besar menjadi mesin ekonomi baru masyarakat Ngada dalam sektor perkebunan jangka panjang. Pemerintah pusat melihat kelapa dalam sebagai komoditas strategis yang bisa memperkuat ekonomi desa sekaligus membuka peluang investasi pertanian di masa depan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778692683_83c1107dfdd01a874949.jpg"></figure><p>Wakil Bupati Ngada (orange) bersama staff Kementan RI.</p><p>&nbsp;</p><p>Tak hanya fokus pada pembangunan pertanian, rombongan kementerian juga ikut menyatu dengan budaya lokal dengan menghadiri Upacara Adat Keka Ea Maladhawi bersama masyarakat Desa Nginamanu Selatan.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu menegaskan bahwa pembangunan dan budaya tidak boleh dipisahkan.</p><p>“Budaya adalah identitas dan kekuatan masyarakat Ngada. Tanpa budaya, kita akan kehilangan jati diri,” tegasnya di hadapan masyarakat adat dan rombongan kementerian.</p><p>Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah desa agar menyampaikan data pertanian secara jujur dan akurat sebagai dasar pengusulan program bantuan pemerintah pusat, terutama program Optimasi Lahan (OPLAH).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778692781_98d72c63aa9e4b570218.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>“Desa harus memberikan data yang benar dan nyata. Dengan data yang baik, program bantuan bisa tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Berni Dhey.</p><p>Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Pertanian mengaku kagum dengan sambutan masyarakat Ngada dan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga hingga kini.</p><p>“Kami bahagia bisa hadir langsung di tengah masyarakat dan menyaksikan tradisi Keka Ea yang penuh nilai kebersamaan,” ungkapnya.</p><p>Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kemajuan pertanian, perkebunan, serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pusat-mulai-serius-garap-ngada-kementan-ri-turun-langsung-pantau-irigasi-oplah-hingga-bibit-kelapa-unggulan_tG8sT5GNC5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Lawan Politik Busuk dari Kampus!” Bawaslu Ngada Gandeng STIPER FB dan STKIP Citra Bhakti, Mahasiswa Siap Jadi Garda Demokrasi</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/lawan&#45;politik&#45;busuk&#45;dari&#45;kampus&#45;bawaslu&#45;ngada&#45;gandeng&#45;stiper&#45;fb&#45;dan&#45;stkip&#45;citra&#45;bhakti&#45;mahasiswa&#45;siap&#45;jadi&#45;garda&#45;demokrasi&#45;gS5Nwsa7j8/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/lawan&#45;politik&#45;busuk&#45;dari&#45;kampus&#45;bawaslu&#45;ngada&#45;gandeng&#45;stiper&#45;fb&#45;dan&#45;stkip&#45;citra&#45;bhakti&#45;mahasiswa&#45;siap&#45;jadi&#45;garda&#45;demokrasi&#45;gS5Nwsa7j8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 May 2026 23:45:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhen]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngada mulai menabuh genderang perlawanan terhadap politik uang, hoaks, dan apatisme generasi muda.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngada mulai menabuh genderang perlawanan terhadap politik uang, hoaks, dan apatisme generasi muda.</p><p>Tak lagi ingin demokrasi hanya hidup saat musim pemilu, Bawaslu kini menggandeng kampus sebagai basis gerakan pengawasan rakyat.</p><p>Melalui kerja sama strategis dengan STIPER Flores Bajawa dan STKIP Citra Bhakti, Bawaslu Ngada menargetkan mahasiswa menjadi kekuatan baru dalam menjaga demokrasi agar tidak dibajak kepentingan politik praktis.</p><p>Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada, Antonius Ndiwal menegaskan, kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni penandatanganan MoU yang berakhir di atas meja.</p><p>Menurut pria yang akrab disapa Yanto itu, kedua pihak langsung mengikat komitmen melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berisi langkah konkret penguatan pengawasan partisipatif dan pendidikan demokrasi di lingkungan akademik.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778690960_dd3e2ad8677e89d385e7.jpg"></figure><p>Bawaslu Kabupaten Ngada Gandeng Kampus STIPER FB dan STIKIP Citra Bhakti Perkuat Pendidikan Politik dan Demokrasi.</p><p>“Kerja sama ini bukan formalitas. Kampus harus menjadi pusat lahirnya pengawas demokrasi yang kritis dan berani,” tegas Yanto kepada media, Rabu (13/5/2026).</p><p>Dalam kerja sama itu, mahasiswa akan dilibatkan langsung dalam berbagai program strategis mulai dari pendidikan pemilu, pengawasan partisipatif, pencegahan politik uang, hingga riset dan analisis data pengawasan pemilu berbasis akademik.</p><p>Bahkan, mahasiswa juga didorong turun ke lapangan melalui program KKN tematik pengawasan pemilu agar tidak hanya memahami demokrasi di ruang kelas, tetapi ikut mengawal praktiknya di tengah masyarakat.</p><p>Menurut Yanto, kampus memiliki posisi vital sebagai ruang lahirnya kesadaran kritis dan perubahan sosial. Karena itu, Bawaslu merasa perlu membangun gerakan demokrasi dari dunia akademik.</p><p>“Mahasiswa punya kekuatan mengubah pola pikir masyarakat. Kampus bukan tempat netral yang pasif, tapi ruang pendidikan demokrasi,” katanya.</p><p>Bawaslu juga mengungkapkan masih rendahnya keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu di Kabupaten Ngada. Minimnya literasi politik dan kurangnya akses pendidikan demokrasi membuat banyak anak muda memilih menjadi penonton.</p><p>“Masih sedikit generasi muda yang mau terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif maupun penyelenggara demokrasi,” ujar Yanto.</p><p>Fenomena politik uang pun menjadi sorotan serius. Bawaslu berharap keterlibatan mahasiswa mampu mematahkan budaya “serangan fajar” yang selama ini dianggap biasa dalam pesta demokrasi.</p><p>“Kalau politik uang terus dianggap lumrah, demokrasi akan rusak dari dalam. Kampus harus menjadi benteng moral untuk melawan itu,” tandasnya.</p><p>Di tengah maraknya hoaks politik, propaganda digital, dan politik identitas di media sosial, Bawaslu mengaku terus menyesuaikan metode pendidikan politik dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi generasi muda.</p><p>Namun Yanto menegaskan, kampus tetap harus dijaga dari infiltrasi politik praktis. Bawaslu memastikan kerja sama ini justru bertujuan menjaga independensi akademik agar tidak terseret kepentingan kelompok tertentu menjelang pemilu.</p><p>“Kami masuk kampus bukan untuk berpolitik, tetapi mencegah kampus diperalat politik,” tegasnya lagi.</p><p>Ia juga mengingatkan, apabila ditemukan mahasiswa maupun civitas akademika terlibat dalam penyebaran hoaks politik atau praktik politik melanggar hukum, maka proses hukum tetap akan dijalankan tanpa pandang bulu.</p><p>“Kalau terbukti melanggar aturan, siapapun akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.</p><p>Bawaslu optimistis generasi muda tetap menjadi harapan terbesar demokrasi Indonesia. Menurut Yanto, perubahan besar hanya bisa lahir dari anak muda yang berani melawan politik stagnan dan budaya transaksional.</p><p>“Generasi muda adalah pemilik masa depan bangsa. Demokrasi yang sehat harus dimulai dari keberanian mereka untuk ikut mengawasi,” pungkasnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/lawan-politik-busuk-dari-kampus-bawaslu-ngada-gandeng-stiper-fb-dan-stkip-citra-bhakti-mahasiswa-siap-jadi-garda-demokrasi_wmP4JKen8V.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Raksasa Tumbang!” MARSELA LANGA Hancurkan GOLEWA RAYA, Tiket Final Bowali Cup Resmi Digenggam</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/raksasa&#45;tumbang&#45;marsela&#45;langa&#45;hancurkan&#45;golewa&#45;raya&#45;tiket&#45;final&#45;bowali&#45;cup&#45;resmi&#45;digenggam&#45;iFLlvjerPA/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/raksasa&#45;tumbang&#45;marsela&#45;langa&#45;hancurkan&#45;golewa&#45;raya&#45;tiket&#45;final&#45;bowali&#45;cup&#45;resmi&#45;digenggam&#45;iFLlvjerPA/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 21:07:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Hari yang penuh ledakan emosi mengguncang panggung sepak bola Bowali Cup. Stadion berubah menjadi lautan manusia saat MARSELA LANGA sukses menjatuhkan salah satu tim paling ditakuti di turnamen ini, GOLEWA RAYA, dalam duel panas yang disebut&#45;sebut sebagai “final sebelum final”.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Hari yang penuh ledakan emosi mengguncang panggung sepak bola Bowali Cup. Stadion berubah menjadi lautan manusia saat MARSELA LANGA sukses menjatuhkan salah satu tim paling ditakuti di turnamen ini, GOLEWA RAYA, dalam duel panas yang disebut-sebut sebagai “final sebelum final”.</p><p>Tak ada yang menyangka. Tim yang datang tanpa banyak sorotan justru tampil seperti badai dan memukul telak skuad bertabur bintang milik Golewa Raya. Kemenangan dramatis itu sekaligus memastikan MARSELA LANGA melaju gagah ke partai final Bowali Cup.</p><p>Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer pertandingan langsung membara. GOLEWA RAYA yang diperkuat nama-nama besar seperti Us Bhara, Asco Nika, Asno Rimo, Farel Leghu, Ordus Riwu hingga Frumen Loke tampil percaya diri dan mencoba menguasai permainan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778595037_c750b652f84b00c2447a.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Namun yang terjadi di lapangan justru di luar dugaan.</p><p>MARSELA LANGA tampil beringas, disiplin, dan bermain penuh nyali. Tim besutan Maksi Wago itu langsung membuat publik tersentak lewat dua gol cepat yang lahir hanya dalam 10 menit pertandingan. Aldi Ngoe membuka mimpi buruk bagi Golewa Raya sebelum Yoan Logo menggandakan keunggulan lewat tendangan keras yang menghujam gawang lawan.</p><p>Gol demi gol itu langsung membakar semangat “Langa Boys”. Tribun stadion meledak. Genderang ditabuh tanpa henti. Sorakan kemenangan menggema dari segala penjuru lapangan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778595094_1be36969ac811907a389.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Tertinggal dua gol membuat GOLEWA RAYA mencoba bangkit. Permainan cepat, umpan panjang, hingga tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan. Namun tembok pertahanan Marsela Langa tampil luar biasa kokoh. Di bawah mistar, Nando Paghe menjelma menjadi mimpi buruk bagi para penyerang lawan dengan serangkaian penyelamatan gemilang.</p><p>Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin panas. Adu fisik keras, duel sengit, hingga emosi antar pemain tak terhindarkan. Stadion benar-benar berubah menjadi arena perang.</p><p>GOLEWA RAYA sempat membuka asa setelah Marco Reus yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memperkecil ketertinggalan lewat gol cepat yang merobek gawang Nando Paghe. Suporter Golewa Raya kembali hidup dan tekanan mulai meningkat.</p><p>Namun waktu tak berpihak kepada mereka.</p><p>Saat GOLEWA RAYA terus memburu gol penyama kedudukan, wasit Frit Tua akhirnya meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Seketika stadion berguncang oleh ledakan kegembiraan kubu Marsela Langa.</p><p>Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi GOLEWA RAYA yang sebelumnya dijagokan sebagai calon kuat juara Bowali Cup. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa MARSELA LANGA bukan lagi tim pelengkap turnamen, melainkan kekuatan baru yang siap mengguncang sepak bola Ngada.</p><p>Usai laga, ribuan pendukung “Langa Boys” tumpah ruah ke sekitar lapangan. Nyanyian kemenangan, pelukan haru, dan air mata bahagia menyatu dalam hari bersejarah tersebut.</p><p>“Ini bukan hanya kemenangan tim, tapi kemenangan seluruh masyarakat yang selalu percaya pada kami,” ujar salah satu pemain Marsela Langa dengan mata berkaca-kaca.</p><p>Kini, MARSELA LANGA tinggal selangkah lagi menuju singgasana juara Bowali Cup. Dengan mental baja dan semangat yang sedang menyala, mereka siap menghadapi siapa pun di partai final.</p><p>Satu pesan telah dikirim ke seluruh peserta turnamen: sang raksasa sudah tumbang… dan era baru sedang lahir di Bowali Cup. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/raksasa-tumbang-marsela-langa-hancurkan-golewa-raya-tiket-final-bowali-cup-resmi-digenggam_m0f9zsUWTX.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Era Uang Tunai Mulai Ditinggal!” Pemkab Ngada dan Bank NTT Resmi Luncurkan Sistem Keuangan Digital Modern</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/era&#45;uang&#45;tunai&#45;mulai&#45;ditinggal&#45;pemkab&#45;ngada&#45;dan&#45;bank&#45;ntt&#45;resmi&#45;luncurkan&#45;sistem&#45;keuangan&#45;digital&#45;modern&#45;MmQ0bzt0ci/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/era&#45;uang&#45;tunai&#45;mulai&#45;ditinggal&#45;pemkab&#45;ngada&#45;dan&#45;bank&#45;ntt&#45;resmi&#45;luncurkan&#45;sistem&#45;keuangan&#45;digital&#45;modern&#45;MmQ0bzt0ci/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 18:20:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Pemerintah Kabupaten Ngada resmi tancap gas menuju era pemerintahan digital. Selasa (12/5/2026), Pemkab Ngada menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank NTT Cabang Bajawa terkait penerapan SP2D Online melalui layanan Cash Management System (CMS) serta pengelolaan keuangan daerah berbasis digital.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Pemerintah Kabupaten Ngada resmi tancap gas menuju era pemerintahan digital. Selasa (12/5/2026), Pemkab Ngada menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank NTT Cabang Bajawa terkait penerapan SP2D Online melalui layanan Cash Management System (CMS) serta pengelolaan keuangan daerah berbasis digital.</p><p>Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Ngada itu menjadi tonggak penting perubahan sistem keuangan daerah di Kabupaten Ngada.</p><p>Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Ngada, Asisten Pemerintahan Setda Ngada, pimpinan OPD terkait, serta jajaran pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa.</p><p>Suasana penandatanganan berlangsung penuh optimisme. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk meninggalkan pola lama pengelolaan keuangan yang lambat dan manual menuju sistem digital yang lebih cepat, transparan, aman, dan akuntabel.</p><p>Dalam arahannya, Pj Sekda Ngada, Yohanes Ghae, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting untuk memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan modern.</p><p>“Mulai tahun 2026, transaksi keuangan daerah tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi seluruhnya diarahkan melalui layanan Cash Management System (CMS). Ini adalah langkah besar menuju tata kelola keuangan yang modern dan profesional,” tegasnya.</p><p>Ia juga memberikan apresiasi kepada Bank NTT yang dinilai konsisten mendukung Pemerintah Kabupaten Ngada dalam membangun sistem keuangan daerah berbasis teknologi digital.</p><p>Melalui kerja sama ini, proses pencairan dan pengelolaan anggaran daerah diyakini akan berlangsung jauh lebih cepat dan efisien melalui sistem SP2D Online. Selain memangkas birokrasi yang berbelit, sistem digital ini juga diharapkan mampu meminimalisasi keterlambatan pencairan, kesalahan administrasi, hingga potensi praktik yang tidak transparan.</p><p>Penerapan CMS dan SP2D Online menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Ngada serius membangun pemerintahan berbasis teknologi. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya babak baru pengelolaan keuangan daerah yang modern, profesional, dan terpercaya demi pelayanan publik yang semakin maksimal bagi masyarakat Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/era-uang-tunai-mulai-ditinggal-pemkab-ngada-dan-bank-ntt-resmi-luncurkan-sistem-keuangan-digital-modern_8e589gnCgJ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“Bowali Cup Menggila!” Ketua DPRD Ngada: Dari Tribun Bergemuruh, Lahir Mesin Baru Ekonomi dan Sport Tourism</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/bowali&#45;cup&#45;menggila&#45;ketua&#45;dprd&#45;ngada&#45;dari&#45;tribun&#45;bergemuruh&#45;lahir&#45;mesin&#45;baru&#45;ekonomi&#45;dan&#45;sport&#45;tourism&#45;U5Des73wwR/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/bowali&#45;cup&#45;menggila&#45;ketua&#45;dprd&#45;ngada&#45;dari&#45;tribun&#45;bergemuruh&#45;lahir&#45;mesin&#45;baru&#45;ekonomi&#45;dan&#45;sport&#45;tourism&#45;U5Des73wwR/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 17:49:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Bowali Cup benar&#45;benar naik kelas. Turnamen sepak bola yang dulu hanya dikenal sebagai hiburan rakyat kini menjelma menjadi magnet raksasa yang menghidupkan ekonomi warga sekaligus membuka jalan lahirnya sport tourism baru di Kabupaten Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Bowali Cup benar-benar naik kelas. Turnamen sepak bola yang dulu hanya dikenal sebagai hiburan rakyat kini menjelma menjadi magnet raksasa yang menghidupkan ekonomi warga sekaligus membuka jalan lahirnya sport tourism baru di Kabupaten Ngada.</p><p>Gemuruh ribuan suporter, tribun yang sesak dipenuhi penonton, konvoi kendaraan dari berbagai wilayah, hingga dentuman yel-yel yang mengguncang lapangan menjadi bukti bahwa Bowali Cup telah berubah menjadi pesta rakyat terbesar yang menyatukan olahraga, hiburan, budaya, dan ekonomi dalam satu panggung besar.</p><p>Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji, menegaskan bahwa Bowali Cup kini bukan lagi sekadar ajang perebutan trofi di lapangan hijau. Menurutnya, turnamen ini sudah berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang nyata dirasakan masyarakat kecil.</p><p>“Bowali Cup bukan cuma soal bola. Ini sudah menjadi denyut hidup masyarakat. Pedagang laris, UMKM bergerak, ojek ramai, kuliner habis terjual. Efek ekonominya luar biasa dan ini harus dijaga bersama,” tegas Romilus Juji saat menghadiri semifinal leg kedua Marsela Langa kontra Golewa Raya yang dipadati ribuan penonton, Selasa (12/5/2026).</p><p>Atmosfer Bowali Cup tahun ini disebut sebagai salah satu yang paling panas dan spektakuler. Sejak siang hari, arus manusia terus membanjiri arena pertandingan. Jalanan menuju lapangan dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat, sementara lapak-lapak dadakan tumbuh di hampir setiap sudut lokasi.</p><p>Aroma jagung bakar, kopi Flores, makanan khas daerah, hingga teriakan suporter bercampur menjadi satu suasana yang membuat Bowali Cup terasa lebih mirip festival rakyat daripada sekadar turnamen sepak bola biasa.</p><p>Bagi masyarakat kecil, momentum ini menjadi berkah ekonomi. Banyak pedagang mengaku omzet mereka melonjak tajam setiap pertandingan berlangsung. Sejumlah pelaku UMKM bahkan menyebut pendapatan mereka meningkat berkali-kali lipat dibanding hari biasa.</p><p>Tak hanya menggerakkan ekonomi lokal, Bowali Cup juga mulai menyedot perhatian pencinta sepak bola dari luar daerah. Banyak penonton datang bukan sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi sekaligus menikmati budaya lokal, kuliner khas, suasana kampung, hingga keramahan masyarakat Ngada.</p><p>Fenomena ini dinilai menjadi pintu masuk lahirnya sport tourism di Ngada — sebuah konsep wisata olahraga yang memadukan pertandingan, budaya, hiburan rakyat, dan perputaran ekonomi masyarakat.</p><p>Politisi Partai Golkar itu bahkan menyebut Bowali Cup sebagai “mesin baru daerah” yang memiliki potensi besar mengangkat nama Ngada jika dikelola secara serius, profesional, dan berkelanjutan.</p><p>“Kalau ditata dengan baik, Bowali Cup bisa menjadi agenda tahunan kebanggaan Ngada. Orang datang bukan hanya untuk menonton bola, tetapi juga menikmati budaya, wisata, dan kehidupan masyarakat kita. Ini peluang emas untuk masa depan pariwisata dan ekonomi rakyat,” ujarnya.</p><p>Sebagai Ketua Komunitas MasGibol Ngada, Romilus Juji juga mengajak seluruh pihak — mulai dari pemerintah, panitia, sponsor, klub, hingga masyarakat — untuk menjaga kualitas dan semangat sportivitas turnamen agar terus berkembang menjadi ikon olahraga daerah.</p><p>Kini, Bowali Cup telah berubah wajah. Ia bukan lagi sekadar kompetisi sepak bola kampung, melainkan panggung persatuan masyarakat, ledakan hiburan rakyat, denyut ekonomi baru, sekaligus simbol kebangkitan sport tourism Kabupaten Ngada.</p><p>Di lapangan hijau itu, yang lahir bukan hanya gol dan kemenangan — tetapi juga harapan baru bagi ekonomi rakyat dan masa depan olahraga Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bowali-cup-menggila-ketua-dprd-ngada-dari-tribun-bergemuruh-lahir-mesin-baru-ekonomi-dan-sport-tourism_j0XpVJ9vA1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>ITB dan Pemkab Ngada “Naikkan Kelas” Bambu Lokal! Pengrajin Diajari Produksi Papan Laminasi Bernilai Ekspor</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/itb&#45;dan&#45;pemkab&#45;ngada&#45;naikkan&#45;kelas&#45;bambu&#45;lokal&#45;pengrajin&#45;diajari&#45;produksi&#45;papan&#45;laminasi&#45;bernilai&#45;ekspor&#45;uiJZiGiBP2/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/itb&#45;dan&#45;pemkab&#45;ngada&#45;naikkan&#45;kelas&#45;bambu&#45;lokal&#45;pengrajin&#45;diajari&#45;produksi&#45;papan&#45;laminasi&#45;bernilai&#45;ekspor&#45;uiJZiGiBP2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 12:37:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Upaya mengubah bambu dari sekadar bahan kerajinan tradisional menjadi produk industri bernilai tinggi mulai digerakkan di Kabupaten Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Upaya mengubah bambu dari sekadar bahan kerajinan tradisional menjadi produk industri bernilai tinggi mulai digerakkan di Kabupaten Ngada.</p><p>Tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Dinas Perindustrian Kabupaten Ngada menggelar pelatihan pengolahan bambu menjadi papan laminasi yang diyakini membuka peluang pasar lebih luas bagi para pengrajin lokal.</p><p>Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Mei 2026 di UPTD Pusat Kegiatan Pengolahan Bambu tersebut merupakan bagian dari Program Penelitian Berdampak Tahun 2025 yang bertujuan mendorong hilirisasi hasil riset agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778564388_5c591f0f560cd8a50229.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Pelatihan dibuka secara resmi oleh Bupati Ngada yang diwakili Asisten III Kabupaten Ngada, Drh. A.M. Felisitas Kila. Hadir pula Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ngada, Johanes Rodja, SE, para pengrajin bambu, serta pelaku usaha pengolahan bambu dari berbagai wilayah di Ngada.<br>Sementara dari pihak ITB, hadir sejumlah peneliti yakni Ihak Sumardi, Yoyo Suhaya, dan Susana Paulina Dewi.</p><p>Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran lengkap mulai dari pemilihan bahan baku, pembuatan strip bambu, proses pengeleman, pengepresan, hingga finishing produk papan laminasi. Para peserta juga diperkenalkan dengan konsep pengembangan produk bambu modern yang memiliki nilai tambah ekonomi lebih tinggi dibanding kerajinan konvensional.</p><p>Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak pengrajin menilai teknologi papan laminasi menjadi solusi atas keterbatasan pemasaran produk bambu tradisional yang selama ini sulit menembus pasar luar daerah maupun luar pulau.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778564423_533771ef02bdb00db789.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Melalui teknologi ini, bambu dapat diolah menjadi berbagai produk furniture modern dengan sistem pengepakan lebih fleksibel sehingga berpotensi dipasarkan melalui marketplace hingga pasar nasional.</p><p>“Selama ini bambu hanya dipandang sebagai kerajinan tradisional. Setelah ikut pelatihan ini, kami mulai melihat bahwa bambu bisa menjadi produk industri dengan nilai jual lebih tinggi,” ungkap salah satu peserta pelatihan.</p><p>Pihak Dinas Perindustrian Kabupaten Ngada juga mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mengembangkan industri bambu sebagai salah satu produk unggulan daerah. Potensi bambu di Ngada sendiri dinilai sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778564448_261a92d7a49917d39bad.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Asisten III Kabupaten Ngada dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah seperti ini perlu terus diperluas, terutama untuk menjawab tantangan keterbatasan inovasi dan teknologi di daerah.</p><p>Sementara itu, Ketua Tim ITB, Ihak Sumardi, menyebut keberhasilan para pengrajin mempraktikkan teknologi pengolahan bambu menjadi produk yang layak diproduksi menjadi indikator penting bahwa teknologi tersebut dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778564474_aeb3e9c2d7d3eaa47122.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Menariknya, selama pelatihan berlangsung, salah satu staf Dinas Perindustrian melakukan uji respon pasar dengan membagikan dokumentasi dan contoh produk hasil pelatihan melalui Facebook. Hasilnya di luar dugaan. Banyak warganet mulai menanyakan harga hingga tertarik memesan produk bambu laminasi tersebut.</p><p>Fenomena itu menjadi sinyal awal bahwa pasar untuk produk bambu laminasi sebenarnya sudah mulai terbentuk. Tantangan berikutnya kini terletak pada kemampuan pengrajin dalam menjaga kualitas produksi, memperkuat desain, dan membangun keberlanjutan usaha.</p><p>Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, industri bambu berbasis potensi lokal di Kabupaten Ngada diharapkan mampu berkembang menjadi sumber ekonomi baru yang menjanjikan bagi masyarakat. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/itb-dan-pemkab-ngada-naikkan-kelas-bambu-lokal-pengrajin-diajari-produksi-papan-laminasi-bernilai-ekspor_NXwSgch47s.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>“SPENDU” SMP Negeri 2 Bajawa Resmi Buka PPDB! Saatnya Generasi Muda Ngada Rebut Bangku Sekolah Favorit</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/spendu&#45;smp&#45;negeri&#45;2&#45;bajawa&#45;resmi&#45;buka&#45;ppdb&#45;saatnya&#45;generasi&#45;muda&#45;ngada&#45;rebut&#45;bangku&#45;sekolah&#45;favorit&#45;txzmb2WuD3/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/spendu&#45;smp&#45;negeri&#45;2&#45;bajawa&#45;resmi&#45;buka&#45;ppdb&#45;saatnya&#45;generasi&#45;muda&#45;ngada&#45;rebut&#45;bangku&#45;sekolah&#45;favorit&#45;txzmb2WuD3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 May 2026 14:04:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Kabar gembira bagi para siswa&#45;siswi lulusan SD/MI di Kabupaten Ngada. SMP Negeri 2 Bajawa atau yang dikenal dengan nama “SPENDU” resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Kabar gembira bagi para siswa-siswi lulusan SD/MI di Kabupaten Ngada. SMP Negeri 2 Bajawa atau yang dikenal dengan nama “SPENDU” resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru.</p><p>Pembukaan PPDB ini langsung disambut antusias masyarakat karena SPENDU dikenal sebagai salah satu sekolah yang aktif melahirkan siswa berprestasi di bidang akademik maupun non akademik.</p><p>Tak hanya unggul dalam kegiatan belajar mengajar, SPENDU juga dikenal sebagai sekolah yang hidup dengan semangat disiplin, kreativitas, dan pengembangan bakat siswa.</p><p>Berbagai kegiatan olahraga, seni, hingga turnamen bergengsi seperti SPENDU CUP menjadi bukti bahwa sekolah ini terus bergerak maju membangun generasi muda yang berkarakter dan kompetitif.</p><p>Kepala sekolah bersama seluruh tenaga pendidik mengajak para orang tua untuk tidak ragu mendaftarkan anak-anak mereka di SPENDU.</p><p>Dengan lingkungan belajar yang nyaman, guru-guru yang aktif membina siswa, serta dukungan kegiatan ekstrakurikuler yang berkembang pesat, SPENDU ingin menjadi rumah pendidikan yang mampu membentuk pelajar cerdas, tangguh, dan berdaya saing.</p><p>Proses PPDB dibuka untuk seluruh lulusan SD/sederajat dengan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan pihak sekolah. Calon peserta didik dan orang tua diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi.</p><p>Momentum pembukaan PPDB ini menjadi sinyal bahwa SPENDU terus berbenah dan siap menyambut generasi baru pelajar Ngada dengan semangat perubahan dan pendidikan yang lebih maju.</p><p>“Datang dengan mimpi, pulang membawa prestasi” menjadi semangat yang terus digaungkan SPENDU dalam mencetak masa depan generasi muda Bajawa dan Kabupaten Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/spendu-smp-negeri-2-bajawa-resmi-buka-ppdb-saatnya-generasi-muda-ngada-rebut-bangku-sekolah-favorit_qh54iCBUCU.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SPENDU CUP I Meledak! Arena Voli Putri SD/MI di Bajawa Berubah Jadi Lautan Sorak dan Air Mata Perjuangan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/spendu&#45;cup&#45;i&#45;meledak&#45;arena&#45;voli&#45;putri&#45;sdmi&#45;di&#45;bajawa&#45;berubah&#45;jadi&#45;lautan&#45;sorak&#45;dan&#45;air&#45;mata&#45;perjuangan&#45;72fC6nRpfi/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/spendu&#45;cup&#45;i&#45;meledak&#45;arena&#45;voli&#45;putri&#45;sdmi&#45;di&#45;bajawa&#45;berubah&#45;jadi&#45;lautan&#45;sorak&#45;dan&#45;air&#45;mata&#45;perjuangan&#45;72fC6nRpfi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 May 2026 10:43:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Bajawa.NTT.WahanaNews.co| Turnamen voli putri antar SD/MI se&#45;Kabupaten Ngada, SPENDU CUP I, benar&#45;benar menjelma menjadi panggung ledakan semangat generasi muda. Lapangan SMP Negeri 2 Bajawa dipenuhi gemuruh sorakan, tabuhan semangat, hingga teriakan histeris para pendukung yang datang memberi dukungan penuh bagi tim kebanggaan mereka.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bajawa.NTT.WahanaNews.co| </strong>Turnamen voli putri antar SD/MI se-Kabupaten Ngada, SPENDU CUP I, benar-benar menjelma menjadi panggung ledakan semangat generasi muda. Lapangan SMP Negeri 2 Bajawa dipenuhi gemuruh sorakan, tabuhan semangat, hingga teriakan histeris para pendukung yang datang memberi dukungan penuh bagi tim kebanggaan mereka.</p><p>Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer pertandingan langsung membakar adrenalin. Anak-anak putri usia sekolah dasar tampil tanpa rasa gentar. Smash keras, blok menawan, hingga aksi penyelamatan bola yang dramatis membuat setiap pertandingan terasa seperti partai final.</p><p>SPENDU CUP I bukan sekadar turnamen biasa. Ajang ini menjadi bukti bahwa talenta voli putri di Kabupaten Ngada terus tumbuh dan siap bersaing. Para pemain muda tampil penuh percaya diri, menunjukkan mental bertanding yang luar biasa meski masih berusia belia.</p><p>Sorotan penonton tertuju pada semangat juang para atlet kecil yang rela jatuh bangun demi mempertahankan poin. Beberapa laga bahkan berlangsung sengit hingga memancing ketegangan di tribun penonton. Teriakan “angkat bola!”, “jangan kasih jatuh!” hingga tepuk tangan panjang terus menggema sepanjang pertandingan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778471458_2cd124b53496002417fc.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Yang paling mencuri perhatian adalah keberanian para siswi dalam memainkan pola serangan cepat dan pertahanan rapat. Banyak penonton mengaku tak menyangka pertandingan level SD/MI mampu menyajikan duel sekelas turnamen tingkat pelajar yang lebih tinggi.</p><p>Panitia pelaksana menyebut SPENDU CUP I menjadi momentum penting untuk membangkitkan olahraga voli putri di Ngada sejak usia dini. Selain mencari bibit atlet potensial, turnamen ini juga menjadi ruang pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, dan keberanian tampil di depan publik.</p><p>Kehadiran para guru, orang tua, dan suporter dari berbagai sekolah membuat suasana turnamen semakin hidup. Lapangan SPENDU Bajawa setiap sore berubah menjadi pusat hiburan rakyat yang dipenuhi semangat persaudaraan dan kompetisi sehat.</p><p>SPENDU CUP I kini bukan hanya soal menang dan kalah. Turnamen ini telah berubah menjadi pesta olahraga pelajar yang membangkitkan gairah voli putri di Bajawa. Dari lapangan sederhana itu, mimpi-mimpi besar para atlet muda mulai tumbuh—dan bukan tidak mungkin, suatu hari nanti akan lahir pemain-pemain hebat Ngada dari panggung SPENDU CUP I. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/spendu-cup-i-meledak-arena-voli-putri-sdmi-di-bajawa-berubah-jadi-lautan-sorak-dan-air-mata-perjuangan_IGogg50875.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Yohanes Paulus Mahe: Pemimpin Kesehatan Harus Adaptif, Kritis, dan Bermoral</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/khas/yohanes&#45;paulus&#45;mahe&#45;pemimpin&#45;kesehatan&#45;harus&#45;adaptif&#45;kritis&#45;dan&#45;bermoral&#45;7w7ph456D7/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/khas/yohanes&#45;paulus&#45;mahe&#45;pemimpin&#45;kesehatan&#45;harus&#45;adaptif&#45;kritis&#45;dan&#45;bermoral&#45;7w7ph456D7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 May 2026 07:34:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wiliam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[NTT&#45;WAHANANEWS.COM+Di tengah sejuknya kawasan wisata Bethesda Krokowolon, Maumere, suara semangat dan diskusi kritis terdengar bersahutan. Selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026, puluhan mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas Muhammadiyah Maumere mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM), sebuah ruang pembentukan karakter yang dirancang lebih dari sekadar kegiatan seremonial kampus.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>NTT-WAHANANEWS.COM+Di tengah sejuknya kawasan wisata Bethesda Krokowolon, Maumere, suara semangat dan diskusi kritis terdengar bersahutan. Selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026, puluhan mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas Muhammadiyah Maumere mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM), sebuah ruang pembentukan karakter yang dirancang lebih dari sekadar kegiatan seremonial kampus.</p><p>Kegiatan yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himapro) Adminkes itu mengusung tema “Menumbuhkan Pemimpin yang Adaptif, Kritis dan Berintegritas dalam Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Modern.” Tema tersebut menjadi refleksi atas tantangan dunia kesehatan yang kini bergerak cepat di tengah arus digitalisasi, perubahan kebijakan, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.</p><p>Bagi Ketua Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere, Yohanes Paulus Mahe, kepemimpinan di sektor kesehatan bukan hanya soal kemampuan memimpin organisasi, tetapi menyangkut tanggung jawab moral terhadap kualitas hidup manusia.</p><p>“Kepemimpinan di bidang kesehatan tidak bisa dipahami hanya sebagai jabatan atau posisi struktural. Kepemimpinan adalah tanggung jawab terhadap mutu pelayanan, terhadap keselamatan masyarakat, bahkan terhadap nyawa manusia,” tegas Yohanes Paulus Mahe saat membuka kegiatan tersebut.</p><p>Menurutnya, tema LDKM tahun ini sangat relevan dengan kondisi pelayanan kesehatan modern yang menuntut pemimpin muda mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan sistem kerja baru.</p><p>“Dunia kesehatan sekarang bergerak sangat cepat dan berbasis digital. Karena itu, seorang pemimpin kesehatan tidak boleh kaku. Ia harus adaptif terhadap perubahan, kritis membaca persoalan, dan yang paling penting memiliki integritas dalam setiap keputusan,” ujarnya.</p><p>Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sistem pelayanan kesehatan saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari transformasi digital rumah sakit, tata kelola data kesehatan, pelayanan berbasis teknologi, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan publik.</p><p>&nbsp;Dalam konteks itu, mahasiswa Adminkes dipandang bukan hanya calon tenaga administrasi biasa, melainkan calon pengelola sistem kesehatan masa depan.<br>Yohanes menekankan bahwa integritas menjadi fondasi utama yang tidak bisa ditawar.</p><p>“Di sektor kesehatan, satu keputusan yang tidak berintegritas dapat berdampak langsung pada kehidupan orang lain. Karena itu, karakter harus dibentuk sejak di bangku kuliah, bahkan dimulai dari organisasi kemahasiswaan,” katanya.</p><p>Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan LDKM sebagai ruang belajar yang sesungguhnya, bukan sekadar agenda rutin tahunan.<br>“Jangan takut salah, tetapi takutlah kalau tidak mau belajar. Kepemimpinan lahir dari proses, dari keberanian mencoba, gagal, lalu bangkit kembali,” ungkapnya di hadapan peserta.</p><p>Dalam suasana penuh keakraban, Yohanes turut menitipkan tiga pesan penting kepada peserta: belajar mendengar, berani belajar dari kesalahan, dan menjaga etika profesi. Baginya, kemampuan mendengar menjadi ciri utama pemimpin yang matang.</p><p>“Pemimpin yang baik bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling peka terhadap kebutuhan tim dan masyarakat yang dilayani,” ujarnya.</p><p>Ia menilai Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan merupakan miniatur dari sistem pelayanan kesehatan yang sesungguhnya. Melalui organisasi, mahasiswa belajar mengelola sumber daya, membangun komunikasi, menyelesaikan konflik, dan bekerja dalam tim—keterampilan yang nantinya dibutuhkan ketika terjun di rumah sakit, puskesmas, maupun institusi kesehatan lainnya.</p><p>LDKM Adminkes 2026 akhirnya tidak hanya menjadi ajang pelatihan kepemimpinan biasa, tetapi juga ruang pembentukan karakter calon administrator kesehatan yang profesional, kritis, dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan.<br>Menutup sambutannya, Yohanes Paulus Mahe secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan besar agar mahasiswa Adminkes mampu menjadi generasi pemimpin kesehatan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam moral dan integritas.</p><p>“Saya berharap LDKM ini menjadi titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin kesehatan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tutupnya.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/yohanes-paulus-mahe-pemimpin-kesehatan-harus-adaptif-kritis-dan-bermoral_Q4wVvwe5y4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Neraka Semifinal Bowali Cup! “Galacticos” Golewa Raya Diuji Mental Tempur Marsela Langa, Siapa Rebut Leg Pertama?</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/neraka&#45;semifinal&#45;bowali&#45;cup&#45;galacticos&#45;golewa&#45;raya&#45;diuji&#45;mental&#45;tempur&#45;marsela&#45;langa&#45;siapa&#45;rebut&#45;leg&#45;pertama&#45;A1GM7iRQYQ/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/neraka&#45;semifinal&#45;bowali&#45;cup&#45;galacticos&#45;golewa&#45;raya&#45;diuji&#45;mental&#45;tempur&#45;marsela&#45;langa&#45;siapa&#45;rebut&#45;leg&#45;pertama&#45;A1GM7iRQYQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 09 May 2026 09:14:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Panggung Semifinal Leg 1 Bowali Cup dipastikan membara. Dua kekuatan besar, Golewa Raya dan Marsela Langa, siap bentrok dalam duel sarat gengsi yang diprediksi menjadi salah satu laga paling panas musim ini. Ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah perang harga diri, adu strategi, dan pertaruhan menuju final.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Panggung Semifinal Leg 1 Bowali Cup dipastikan membara. Dua kekuatan besar, Golewa Raya dan Marsela Langa, siap bentrok dalam duel sarat gengsi yang diprediksi menjadi salah satu laga paling panas musim ini. Ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah perang harga diri, adu strategi, dan pertaruhan menuju final.</p><p>Di atas kertas, Golewa Raya datang dengan label mentereng: “Galacticos”-nya Bowali Cup. Skuad ini dihuni pemain-pemain lokal papan atas yang sudah punya nama besar di kancah sepak bola Nusa Tenggara Timur.</p><p>Di lini depan, trio mematikan Us Bhara, Ius Tiwu, dan Ordus Riwu menjadi momok bagi setiap lawan. Kombinasi kecepatan, insting predator di depan gawang, dan skill individu mereka menjadikan Golewa Raya sangat berbahaya sejak peluit awal dibunyikan.</p><p>Kekuatan itu makin lengkap dengan hadirnya Asco Nika di lini tengah. Asco menjadi motor serangan sekaligus jantung permainan Golewa Raya—pengatur tempo, penyuplai bola, sekaligus kreator peluang yang siap memanjakan trio depan mereka.</p><p>Tak berhenti di sana, sektor pertahanan juga tak kalah solid. Asno Rimo dan Farrel Legu menjadi benteng kokoh yang siap meredam setiap ancaman. Kombinasi lini depan tajam dan pertahanan disiplin membuat Golewa Raya pantas disebut sebagai kandidat kuat juara.</p><p>Namun, Marsela Langa datang bukan untuk sekadar jadi pelengkap cerita.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778292975_ccf4189ca6fe551a7f4f.jpg"></figure><p>Marsela Langa.</p><p>Tim ini membawa mental baja dan semangat tempur tinggi. Mereka sadar tak diunggulkan, tapi justru itu yang membuat Marsela berbahaya. Di jantung pertahanan, Yanto Leda akan menjadi tembok utama yang ditugaskan menghentikan agresivitas trio maut Golewa Raya.</p><p>Di lini depan, Marsela punya dua senjata mematikan: Alvin Seo dan Aldi Ngoe. Keduanya dikenal cepat, agresif, dan mampu menghukum lawan lewat serangan balik mematikan. Sedikit saja Golewa Raya lengah, hukuman bisa datang kapan saja.</p><p>Dan jangan lupakan “Langa Boys”—suporter fanatik Marsela yang disebut-sebut sebagai pemain ke-12. Dukungan tanpa henti dari tribun diyakini akan menjadi bahan bakar tambahan yang bisa membuat Marsela bermain di luar batas.</p><p>Secara taktik, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Golewa Raya kemungkinan akan tampil menekan dengan penguasaan bola dan serangan bertubi-tubi.</p><p>Sementara Marsela Langa diperkirakan bermain disiplin, rapat di belakang, lalu mengandalkan kecepatan saat melakukan counter attack.</p><p>Secara kualitas individu, Golewa Raya memang sedikit lebih diunggulkan. Tapi dalam laga sebesar semifinal, mental, disiplin, dan dukungan suporter bisa mengubah segalanya.</p><p>Satu yang pasti: saat peluit kick-off berbunyi, tak ada lagi nama besar. Yang ada hanya 11 pemain, satu mimpi, dan satu tiket menuju final. Siapa yang akan mencuri keunggulan di Leg 1? Bowali Cup siap menyajikan drama besarnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/neraka-semifinal-bowali-cup-galacticos-golewa-raya-diuji-mental-tempur-marsela-langa-siapa-rebut-leg-pertama_u67q8Z927d.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Servis Pembuka Ketua DPRD Ngada Bikin Arena Berguncang! SPENDU CUP I Resmi Jadi Panggung Panas Srikandi Voli Cilik</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/servis&#45;pembuka&#45;ketua&#45;dprd&#45;ngada&#45;bikin&#45;arena&#45;berguncang&#45;spendu&#45;cup&#45;i&#45;resmi&#45;jadi&#45;panggung&#45;panas&#45;srikandi&#45;voli&#45;cilik&#45;vP9F4oppp9/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/servis&#45;pembuka&#45;ketua&#45;dprd&#45;ngada&#45;bikin&#45;arena&#45;berguncang&#45;spendu&#45;cup&#45;i&#45;resmi&#45;jadi&#45;panggung&#45;panas&#45;srikandi&#45;voli&#45;cilik&#45;vP9F4oppp9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 09 May 2026 07:30:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Lapangan SMP Negeri 2 Bajawa berubah menjadi lautan semangat saat Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, menghentak pembukaan Turnamen Voli Putri SPENDU CUP I Antar SD/MI se&#45;Kabupaten Ngada dengan servis perdana yang langsung membakar atmosfer pertandingan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Lapangan SMP Negeri 2 Bajawa berubah menjadi lautan semangat saat Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, menghentak pembukaan Turnamen Voli Putri SPENDU CUP I Antar SD/MI se-Kabupaten Ngada dengan servis perdana yang langsung membakar atmosfer pertandingan.</p><p>Begitu bola meluncur dari tangan Ketua DPRD Ngada, gemuruh tepuk tangan dan teriakan suporter pecah tanpa ampun. Momen itu menjadi tanda dimulainya pertarungan sengit para srikandi voli cilik Ngada yang siap mengorbankan tenaga dan semangat demi membawa nama sekolah mereka menuju podium juara.</p><p>SPENDU CUP I bukan sekadar turnamen biasa. Ajang ini langsung menjelma menjadi panggung pembuktian bakat-bakat muda terbaik Ngada. Sejak laga pembuka dimulai, tensi pertandingan terasa panas. Smash keras, blok cepat, dan aksi penyelamatan heroik silih berganti menghiasi lapangan.</p><p>Ribuan pasang mata dari kalangan guru, orang tua, pelatih hingga masyarakat umum memadati arena pertandingan. Sorak-sorai suporter membuat suasana SPENDU Bajawa terasa seperti final kompetisi besar.</p><p>Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji, memberikan apresiasi tinggi kepada SMP Negeri 2 Bajawa yang dinilai berhasil menghadirkan ruang kompetisi sehat sekaligus wadah pembinaan atlet usia dini.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778287452_c4dc0187707aaba491c7.png"></figure><p>&nbsp;</p><p>“Turnamen seperti ini penting untuk membentuk atlet muda berbakat yang nantinya mampu membawa nama Ngada ke level yang lebih tinggi,” tegas politisi Partai Golkar itu kepada media ini, Jumat (8/5/2026).</p><p>Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan utama. SPENDU CUP I juga menjadi tempat menempa mental juara, disiplin, solidaritas tim, dan sportivitas generasi muda sejak dini.</p><p>Para peserta dituntut bukan hanya tampil hebat di papan skor, tetapi juga menunjukkan karakter tangguh dan semangat fair play sepanjang pertandingan berlangsung.</p><p>Romi Juji yang akrab disapa MasGibol memang dikenal sebagai figur yang aktif mendorong kemajuan olahraga di Ngada. Ia juga merupakan inisiator berbagai kegiatan olahraga rakyat yang melibatkan generasi muda dan komunitas pecinta olahraga.</p><p>Jejak kepeduliannya terhadap olahraga sebelumnya terlihat lewat kolaborasi bersama Polsek Aimere, Camat Aimere, dan Koramil Aimere dalam penyelenggaraan Open Turnamen Voli Aimere yang sukses menyedot perhatian publik dan menghadirkan tim-tim terbaik.</p><p>Kini, melalui SPENDU CUP I, semangat itu kembali menyala. Arena voli putri tingkat SD/MI se-Kabupaten Ngada resmi memanas. Pertandingan demi pertandingan dipastikan bakal berlangsung keras, penuh gengsi, dan sarat emosi.</p><p>SPENDU Bajawa pun kini bukan hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi telah berubah menjadi kawah lahirnya calon-calon bintang voli putri masa depan Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/servis-pembuka-ketua-dprd-ngada-bikin-arena-berguncang-spendu-cup-i-resmi-jadi-panggung-panas-srikandi-voli-cilik_lYYA0vjHs7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menempa Pemimpin Kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Maumere</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/khas/menempa&#45;pemimpin&#45;kesehatan&#45;dari&#45;universitas&#45;muhammadiyah&#45;maumere&#45;0DNxL6gc0d/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/khas/menempa&#45;pemimpin&#45;kesehatan&#45;dari&#45;universitas&#45;muhammadiyah&#45;maumere&#45;0DNxL6gc0d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 13:11:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wiliam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Khas]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWSNTT.ID&#45;NTT&#45; Di tengah semilir angin kawasan wisata Bethesda Krokowolon, Maumere, puluhan mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas Muhammadiyah Maumere tampak berdiri berkelompok mengenakan jas almamater biru. Tawa, diskusi, hingga teriakan semangat saling bersahutan, menandai dimulainya Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>WAHANANEWSNTT.ID-NTT- Di tengah semilir angin kawasan wisata Bethesda Krokowolon, Maumere, puluhan mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas Muhammadiyah Maumere tampak berdiri berkelompok mengenakan jas almamater biru. Tawa, diskusi, hingga teriakan semangat saling bersahutan, menandai dimulainya Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Mei 2026.</p><p>Kegiatan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himapro) Adminkes ini bukan sekadar agenda seremonial kampus. Lebih dari itu, LDKM menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus laboratorium kepemimpinan bagi mahasiswa yang kelak akan berkecimpung dalam tata kelola pelayanan kesehatan modern.</p><p>Mengusung tema “Menumbuhkan Pemimpin yang Adaptif, Kritis dan Berintegritas dalam Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Modern”, kegiatan tersebut menghadirkan suasana pembelajaran yang berbeda. Para peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga dilatih membangun kerja sama, komunikasi efektif, kemampuan berpikir kritis, hingga keterampilan menyelesaikan persoalan secara kolektif.</p><p>Sejak pagi hari, lokasi kegiatan dipenuhi antusiasme mahasiswa baru maupun pengurus organisasi kemahasiswaan. Di sela aktivitas, tampak para peserta saling menyemangati, berdiskusi dalam kelompok kecil, hingga mengikuti simulasi kepemimpinan yang dirancang untuk menguji mental, keberanian, dan solidaritas.</p><p>Deputi Universitas Muhammadiyah Maumere, Daniel Fernandez, dalam arahan pelepasan peserta menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara atau memimpin organisasi, tetapi terutama dari kejujuran dan integritas.</p><p>“LDK ini adalah proses menuju masa depan. Ketika menjadi pemimpin harus jujur, jangan berbohong, harus dipercaya orang,” tegas Daniel Fernandez di hadapan dosen dan mahasiswa Adminkes.</p><p>Pernyataan itu disambut serius oleh para peserta. Bagi mahasiswa Administrasi Kesehatan, integritas menjadi fondasi penting karena dunia pelayanan kesehatan membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat.</p><p>Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali berbagai materi pengembangan diri yang berfokus pada soft skills, manajemen organisasi, kepemimpinan visioner, hingga penguatan mental dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Para pemateri juga mendorong mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan perubahan sistem pelayanan kesehatan yang semakin modern dan berbasis teknologi.</p><p>Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa LDKM menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi organisasi mahasiswa di lingkungan Prodi Adminkes. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang aktif, kritis, dan siap mengambil peran strategis di kampus maupun masyarakat.</p><p>Tidak hanya itu, suasana alam Bethesda Krokowolon turut memberi warna tersendiri bagi jalannya kegiatan. Hamparan pepohonan dan udara yang sejuk menciptakan suasana reflektif sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa. Kebersamaan yang terbangun selama tiga hari itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan oleh peserta.</p><p>Di akhir kegiatan, para mahasiswa tidak hanya membawa pulang materi pelatihan, tetapi juga semangat baru tentang arti kepemimpinan. Bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar soal jabatan, melainkan kemampuan menjaga kepercayaan, bekerja untuk kepentingan bersama, dan hadir memberi solusi bagi masyarakat.</p><p>Dari Krokowolon, Universitas Muhammadiyah Maumere sedang menanam benih-benih pemimpin muda di bidang kesehatan—pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan pikiran kritis, sikap adaptif, dan integritas yang kuat.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/menempa-pemimpin-kesehatan-dari-universitas-muhammadiyah-maumere_kdhG9k39Q1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sorak Pecah di Bajawa! SPENDU CUP I Jadi Panggung Adu Gengsi Voli Putri SD/MI Se&#45;Ngada</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/sorak&#45;pecah&#45;di&#45;bajawa&#45;spendu&#45;cup&#45;i&#45;jadi&#45;panggung&#45;adu&#45;gengsi&#45;voli&#45;putri&#45;sdmi&#45;se&#45;ngada&#45;vvSook8R8N/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/serba&#45;serbi/sorak&#45;pecah&#45;di&#45;bajawa&#45;spendu&#45;cup&#45;i&#45;jadi&#45;panggung&#45;adu&#45;gengsi&#45;voli&#45;putri&#45;sdmi&#45;se&#45;ngada&#45;vvSook8R8N/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 09:27:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Sore ini bukan sekadar pembukaan turnamen biasa. SMP Negeri 2 Bajawa (SPENDU) resmi menggebrak dunia olahraga pelajar lewat gelaran akbar Voli Putri SPENDU CUP I tingkat SD/MI se&#45;Kabupaten Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Sore ini bukan sekadar pembukaan turnamen biasa. SMP Negeri 2 Bajawa (SPENDU) resmi menggebrak dunia olahraga pelajar lewat gelaran akbar Voli Putri SPENDU CUP I tingkat SD/MI se-Kabupaten Ngada.</p><p>Ajang perdana ini langsung menjadi magnet perhatian publik dan diprediksi bakal membakar atmosfer olahraga di Kota Bajawa.</p><p>Lapangan pertandingan dipastikan berubah menjadi arena penuh semangat, teriakan supporter, dan adu gengsi para srikandi muda terbaik dari berbagai sekolah dasar.</p><p>Mereka datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk membuktikan kemampuan, mental juara, dan kebanggaan membawa nama sekolah masing-masing.</p><p>SPENDU CUP I hadir sebagai panggung lahirnya talenta-talenta muda voli putri Ngada. Turnamen ini dinilai menjadi langkah berani sekaligus strategis dalam membangun regenerasi atlet sejak usia dini.</p><p>Sorak dukungan dari guru, orang tua, dan supporter dipastikan mengguncang arena pertandingan sore ini. Smash keras, servis tajam, hingga aksi penyelamatan dramatis bakal menjadi suguhan utama yang memanaskan setiap laga.</p><p>Panitia pelaksana menegaskan bahwa SPENDU CUP I bukan sekadar perebutan trofi dan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi ruang pembinaan karakter anak-anak melalui olahraga.</p><p>“Melalui SPENDU CUP I, kami ingin memberi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil, belajar bertanding, menjunjung sportivitas, dan mengembangkan bakat terbaik mereka. Kami ingin voli putri di Ngada terus tumbuh dan punya masa depan,” tegas panitia pelaksana.</p><p>SPENDU Bajawa sendiri selama ini dikenal konsisten mendukung pengembangan bakat pelajar, baik akademik maupun non-akademik. Kehadiran turnamen antar SD/MI ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga usia dini mulai mendapat perhatian serius.</p><p>Laga pembuka sore ini diprediksi berlangsung panas dan sengit. Setiap tim diyakini akan tampil habis-habisan demi mengamankan kemenangan pertama sekaligus mencuri perhatian publik.&nbsp;</p><p>SPENDU CUP I resmi dimulai! Saatnya para srikandi kecil Ngada naik panggung, bertarung penuh semangat, dan membuktikan bahwa usia muda bukan alasan untuk tampil luar biasa.</p><p>Arena sudah siap, supporter mulai berdatangan, dan semangat juang kini menyala dari jantung Kota Bajawa! <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/sorak-pecah-di-bajawa-spendu-cup-i-jadi-panggung-adu-gengsi-voli-putri-sdmi-se-ngada_I3LbpiLyiy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Lahan Mati Jadi Ladang Harapan! Kelompok Tani Solidaritas Ubah Bhogipole Jadi Kawasan Pertanian Masa Depan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;lahan&#45;mati&#45;jadi&#45;ladang&#45;harapan&#45;kelompok&#45;tani&#45;solidaritas&#45;ubah&#45;bhogipole&#45;jadi&#45;kawasan&#45;pertanian&#45;masa&#45;depan&#45;Mf8P303CVE/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;lahan&#45;mati&#45;jadi&#45;ladang&#45;harapan&#45;kelompok&#45;tani&#45;solidaritas&#45;ubah&#45;bhogipole&#45;jadi&#45;kawasan&#45;pertanian&#45;masa&#45;depan&#45;Mf8P303CVE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 08:12:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Tak ada yang menyangka, hamparan lahan tidur di kawasan Bhogipole&#45;Kajudulu yang dulu dianggap tak bernilai, kini perlahan menjelma menjadi kawasan pertanian produktif yang menghidupkan harapan baru masyarakat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Tak ada yang menyangka, hamparan lahan tidur di kawasan Bhogipole-Kajudulu yang dulu dianggap tak bernilai, kini perlahan menjelma menjadi kawasan pertanian produktif yang menghidupkan harapan baru masyarakat.</p><p>Di balik perubahan itu, berdiri kuat semangat kolektif warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Solidaritas di bawah kepemimpinan Martinus Madha. Dengan tekad dan kerja gotong royong, mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah pada keadaan.</p><p>Lahan tandus yang sebelumnya terbengkalai kini mulai dipenuhi tanaman produktif seperti alpukat, rambutan, kelengkeng hingga pete. Gerakan ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan simbol kebangkitan ekonomi masyarakat dari akar rumput.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778202851_1c5386d41f13cf487749.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>“Lahan boleh tandus, tetapi pikiran tidak boleh tandus. Lahan boleh tidur, tetapi manusianya tidak boleh ikut tidur,” menjadi spirit yang terus dihidupkan dalam setiap gerakan swadaya di kawasan tersebut.</p><p>Semangat itu kembali terlihat dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kelompok Tani Solidaritas yang digelar Kamis, 7 Mei 2026, langsung di area perkebunan anggota kelompok di Bhogipole. RAT kali ini tak sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi gerakan membangun pertanian rakyat berbasis kerja bersama.</p><p>Kegiatan diawali dengan aksi penanaman bibit buah-buahan sebagai simbol komitmen menjaga produktivitas lahan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778202878_89f3e4414b733e148c65.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Sejumlah tokoh penting turut hadir memberi dukungan, mulai dari Ketua DPRD Ngada, Camat Aimere, Kepala Desa Aimere Timur, Kepala Desa Waesae, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) seperti Alo Sel dan Primus, hingga tokoh-tokoh petani progresif seperti Nober Tay, Martinus Rawi, dan Ananias Loma.</p><p>Bhogipole kini tak lagi hanya dikenal sebagai kawasan lahan kering, tetapi mulai dilihat sebagai titik tumbuh baru pertanian rakyat. Infrastruktur dasar yang dibangun secara swadaya perlahan memperkuat geliat ekonomi masyarakat di sektor pertanian.</p><p>Tak berhenti pada penghijauan dan pengembangan tanaman buah, Kelompok Tani Solidaritas juga bergerak cepat menghadapi ancaman hama kumbang badak atau Oryctes yang menyerang tanaman kelapa warga.</p><p>Sebanyak 51 pohon kelapa mendapat penanganan serius menggunakan insektisida sistemik berbahan aktif karbofuran (Furadan 3 GR) dengan dosis 10 gram per pohon yang diaplikasikan langsung pada pucuk muda tanaman.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778202903_793b76514c15df03b6e4.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Langkah cepat tersebut dilakukan karena tingkat serangan hama dinilai cukup tinggi dan berpotensi menekan produktivitas tanaman masyarakat jika tidak segera dikendalikan.</p><p>Kegiatan pengendalian hama dipusatkan di area perkebunan Kelompok Tani Solidaritas Kajudulu-Bhogipole di kawasan Kebun Paroki Aimere.</p><p>Kehadiran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian hingga para tokoh petani menjadi bukti bahwa membangun pertanian tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan solidaritas, konsistensi, dan keberanian untuk bergerak bersama.</p><p>Dari Bhogipole, masyarakat sedang mengirim pesan keras bahwa di tengah efisiensi anggaran dan berbagai keterbatasan, semangat gotong royong dan swadaya rakyat tetap hidup—bahkan tumbuh semakin kuat. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dari-lahan-mati-jadi-ladang-harapan-kelompok-tani-solidaritas-ubah-bhogipole-jadi-kawasan-pertanian-masa-depan_KF9mXw7kCx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>45 Tahun Menanti Air, SMPN 1 Talibura Akhirnya Merdeka dari Krisis</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/45&#45;tahun&#45;menanti&#45;air&#45;smpn&#45;1&#45;talibura&#45;akhirnya&#45;merdeka&#45;dari&#45;krisis&#45;lRXo27Edgq/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/45&#45;tahun&#45;menanti&#45;air&#45;smpn&#45;1&#45;talibura&#45;akhirnya&#45;merdeka&#45;dari&#45;krisis&#45;lRXo27Edgq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 06 May 2026 18:52:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wiliam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Talibura, Sikka — Ada penantian yang tidak sekadar panjang, tetapi nyaris menjadi takdir yang diterima dengan pasrah. Selama 45 tahun, SMP Negeri 1 Talibura hidup tanpa satu hal paling mendasar bagi kehidupan: air bersih. Namun hari itu akhirnya tiba—sunyi panjang itu pecah oleh aliran air dari perut bumi sedalam 80 meter.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>Talibura, Sikka — Ada penantian yang tidak sekadar panjang, tetapi nyaris menjadi takdir yang diterima dengan pasrah. Selama 45 tahun, SMP Negeri 1 Talibura hidup tanpa satu hal paling mendasar bagi kehidupan: air bersih. Namun hari itu akhirnya tiba—sunyi panjang itu pecah oleh aliran air dari perut bumi sedalam 80 meter.</p><p>Bukan sekadar proyek, melainkan jawaban atas doa yang tak pernah berhenti dipanjatkan.</p><p>Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir menghadirkan solusi konkret atas krisis air kronis yang telah membelenggu sekolah di Desa Nebe, Kecamatan Talibura ini sejak pertama berdiri. Fasilitas yang dibangun pun bukan setengah hati: sumur bor dalam, tandon 5.000 liter, 14 titik keran di kelas dan toilet, serta wastafel di halaman sekolah—sebuah transformasi total dari keterbatasan menuju kelayakan.</p><p><strong>Dari Krisis ke Harapan</strong></p><p>Kepala sekolah, Siti Nuraini Ajid, mengenang masa-masa sulit itu dengan suara yang tak sepenuhnya bisa menyembunyikan emosi.</p><p>Sejak menjabat tahun 2020, ia mendapati kenyataan pahit: sekolah ini tidak pernah memiliki akses air bersih. Upaya demi upaya dilakukan—dari pengajuan ke pemerintah daerah hingga perjalanan pribadi ke Kupang. Semua berujung pada janji tanpa realisasi.Hingga akhirnya, titik terang datang di tahun 2024.</p><p>Sebuah pesan singkat menjadi awal perubahan. Tawaran bantuan dari yayasan disambut tanpa ragu. Setahun kemudian, pengeboran dilakukan. Januari 2026 menjadi penanda: air akhirnya mengalir.Bukan hanya untuk sekolah.</p><p><strong>Air yang Menghidupkan Lebih dari Sekadar Sekolah</strong></p><p>Kini, sebanyak 297 siswa dan 27 tenaga pendidik menikmati akses air bersih setiap hari. Lebih dari itu, sekitar 10 rumah guru telah tersambung instalasi, dan warga sekitar turut merasakan manfaatnya.<br>Yang dulunya mustahil, kini menjadi rutinitas: menyiram tanaman setiap hari, mencuci dengan air bersih, bahkan merancang kebun sekolah sebagai ruang belajar baru.<br>Kontras dengan masa lalu yang begitu getir.<br>&nbsp;</p><p>Seorang guru, Feliyanti, mengisahkan bagaimana mereka dulu menggunakan air irigasi yang tercemar—bahkan bercampur sampah dan bangkai—untuk kebutuhan dasar. Untuk air minum, mereka harus menempuh perjalanan sejauh 7 kilometer.</p><p>Realitas yang hari ini terasa hampir tak masuk akal.</p><p><strong>Kemanusiaan Tanpa Batas</strong></p><p>Bagi Yos Enos Kusumo, Manajer Kemanusiaan yayasan, bantuan ini bukan sekadar program sosial, tetapi panggilan nurani.</p><p>Mendengar bahwa sebuah sekolah hidup tanpa air selama puluhan tahun menjadi pukulan emosional yang mendorong aksi nyata. Ia menegaskan bahwa solidaritas tidak mengenal batas agama, wilayah, maupun identitas.</p><p>Pesan yang ditinggalkan sederhana, tetapi mendalam: jaga apa yang telah diperjuangkan, agar generasi berikutnya tidak perlu merasakan kekurangan yang sama.</p><p><strong>Pelajaran yang Lebih Dalam dari Sekadar Air</strong></p><p>Di hadapan para siswa, sukarelawan asal Amerika Serikat, Daniel Waiyne Stead, menyampaikan pesan yang melampaui proyek fisik ini.</p><p>Bahwa setiap bantuan membawa tanggung jawab.</p><p>Belajar, bertumbuh, dan suatu hari memberi kembali—itulah siklus kebaikan yang harus terus hidup. Ia menegaskan satu hal yang menjadi inti dari semua perubahan:</p><p><strong>Pengetahuan adalah kekuatan.</strong></p><p>Dan kini, dengan air yang mengalir setiap hari, siswa SMPN 1 Talibura tidak hanya memiliki akses terhadap kebersihan dan kesehatan, tetapi juga fondasi yang lebih layak untuk belajar, bermimpi, dan mengubah masa depan.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/45-tahun-menanti-air-smpn-1-talibura-akhirnya-merdeka-dari-krisis_I5b6KefTlG.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dari Krisis ke Harapan: Air Bersih Mengalir di SDN Watuwekak, Menjawab Dahaga Bertahun&#45;tahun Warga Seusina</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;krisis&#45;ke&#45;harapan&#45;air&#45;bersih&#45;mengalir&#45;di&#45;sdn&#45;watuwekak&#45;menjawab&#45;dahaga&#45;bertahun&#45;tahun&#45;warga&#45;seusina&#45;KL7q1mvHMK/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dari&#45;krisis&#45;ke&#45;harapan&#45;air&#45;bersih&#45;mengalir&#45;di&#45;sdn&#45;watuwekak&#45;menjawab&#45;dahaga&#45;bertahun&#45;tahun&#45;warga&#45;seusina&#45;KL7q1mvHMK/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 05:41:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Wiliam]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.COM&#45; MAUMERE — Setelah bertahun&#45;tahun hidup dalam keterbatasan air bersih, warga dan siswa di SDN Watuwekak, Desa Seusina, Kecamatan Kewapante, akhirnya merasakan perubahan nyata. Krisis yang selama ini membayangi aktivitas belajar dan kehidupan sehari&#45;hari kini mulai terurai—air bersih akhirnya mengalir.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>WAHANANEWS.COM- MAUMERE — Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih, warga dan siswa di SDN Watuwekak, Desa Seusina, Kecamatan Kewapante, akhirnya merasakan perubahan nyata. Krisis yang selama ini membayangi aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari kini mulai terurai—air bersih akhirnya mengalir.</p><p>Momentum penting itu terjadi pada Senin (4/5/2026), ketika Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir menyerahkan fasilitas air bersih senilai Rp351.655.000 kepada pihak sekolah dan masyarakat sekitar.<br>&nbsp;</p><p>Bantuan tersebut bukan sekadar simbolik. Infrastruktur yang dibangun mencakup satu unit sumur bor, tandon air berkapasitas 5.000 liter, delapan titik kran air yang menjangkau ruang kelas dan toilet sekolah, serta satu titik kran khusus untuk kebutuhan warga. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan wastafel untuk mendukung sanitasi dan kesehatan lingkungan sekolah.</p><p><br>Selama ini, keterbatasan air bersih menjadi persoalan mendasar yang memengaruhi kualitas hidup dan proses belajar-mengajar. Air bukan hanya kebutuhan domestik, tetapi fondasi bagi kesehatan, kebersihan, dan martabat manusia.</p><p><br>Perwakilan yayasan, Yos Enos Kusumo, menegaskan bahwa bantuan tersebut lahir dari semangat kemanusiaan yang melampaui batas identitas.</p><p><br>“Kami hadir untuk memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Perbedaan latar belakang tidak pernah menjadi penghalang untuk berbagi,” ujarnya.</p><p><br>Pesan yang dibawa bukan sekadar distribusi bantuan, melainkan nilai universal tentang solidaritas dan kasih terhadap sesama.</p><p><br>Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyebut bantuan ini sebagai anugerah nyata bagi masyarakat.</p><p><br>Menurutnya, air adalah sumber kehidupan yang tidak tergantikan, dan kehadiran fasilitas ini harus dijaga serta dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan.</p><p><br>Ia juga mengakui bahwa masih banyak wilayah di Kabupaten Sikka yang menghadapi persoalan serupa, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.</p><p><br>Di sisi lain, sukarelawan yayasan, Ladawn Turley Stead, mengungkapkan kesan mendalam atas pengalaman mereka di Sikka. Sambutan hangat masyarakat serta kekayaan budaya lokal menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses kemanusiaan yang mereka jalani.</p><p><br>“Kami tersentuh dengan sambutan masyarakat di sini. Kami percaya air adalah kehidupan, dan kami bersyukur bisa menjadi bagian dari perubahan ini,” ungkapnya.</p><p>Kini, di SDN Watuwekak, air bukan lagi barang langka. Ia mengalir sebagai simbol harapan baru—bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian masih menemukan jalannya.</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dari-krisis-ke-harapan-air-bersih-mengalir-di-sdn-watuwekak-menjawab-dahaga-bertahun-tahun-warga-seusina_6k2J3163gy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Treble Winner Penuh Makna: Ketika RECIS Menang dengan Hati dan Ketulusan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/treble&#45;winner&#45;penuh&#45;makna&#45;ketika&#45;recis&#45;menang&#45;dengan&#45;hati&#45;dan&#45;ketulusan&#45;fO2ALwXrcf/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/treble&#45;winner&#45;penuh&#45;makna&#45;ketika&#45;recis&#45;menang&#45;dengan&#45;hati&#45;dan&#45;ketulusan&#45;fO2ALwXrcf/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 03 May 2026 22:24:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Sorak sorai itu belum juga reda ketika peluit akhir dibunyikan pada Minggu (3/5). Di lapangan Turnamen Voli Putri Unika Cup III, tim voli putri SMA Regina Pacis Bajawa (RECIS) kembali menegaskan dominasinya—bukan sekadar menang, tetapi mengukir sejarah sebagai treble winner.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Sorak sorai itu belum juga reda ketika peluit akhir dibunyikan pada Minggu (3/5). Di lapangan Turnamen Voli Putri Unika Cup III, tim voli putri SMA Regina Pacis Bajawa (RECIS) kembali menegaskan dominasinya—bukan sekadar menang, tetapi mengukir sejarah sebagai treble winner.</p><p>Kemenangan tiga set langsung atas SMAN 1 Langke Rembong menjadi penutup manis perjalanan mereka tahun ini. Namun bagi RECIS, kemenangan ini bukan hanya tentang angka di papan skor. Ini adalah cerita tentang konsistensi, ketulusan, dan iman yang mereka bawa sejak Unika Cup pertama hingga yang ketiga.</p><p>Sejak awal keikutsertaan dalam turnamen bergengsi ini, RECIS tak pernah absen. Lebih dari itu, mereka selalu pulang dengan prestasi. Tiga edisi, tiga gelar juara—sebuah capaian yang menempatkan mereka di puncak, tak tergoyahkan.</p><p>Yang membuat kisah tahun ini semakin menarik adalah keberanian RECIS menurunkan dua tim sekaligus: Tim A dan Tim B. Sebuah langkah yang bukan hanya soal strategi, tetapi juga tentang memberi ruang bagi lebih banyak talenta untuk tumbuh.</p><p>Hasilnya tak main-main. Tim A tampil sebagai juara utama, sementara Tim B menyusul dengan raihan juara IV. Sebuah bukti bahwa kedalaman skuad RECIS bukan sekadar pelengkap, melainkan kekuatan nyata.</p><p>Di balik gemilangnya prestasi itu, ada sosok-sosok yang bekerja dalam senyap namun berdampak besar. Pelatih kepala Baldus Daga, bersama para asisten—Ovan, Goris, dan tim—menjadi fondasi dari perjalanan panjang ini.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1777822058_accf22593945c8e87380.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Latihan demi latihan, disiplin yang ditanamkan, hingga nilai-nilai yang dihidupkan, semuanya menyatu dalam setiap permainan anak-anak RECIS.</p><p>“Sebagai pelatih kepala, saya merasa bangga dan terharu dengan perjuangan anak-anak yang pantang menyerah. Semua ini terjadi karena campur tangan Tuhan,” ungkap Baldus dengan suara bergetar.</p><p>Baginya, voli bukan sekadar olahraga. Ia adalah jalan pengabdian, alat untuk memuliakan Tuhan, dan ruang untuk menanamkan ketulusan dalam setiap usaha.</p><p>Rasa syukur yang sama juga disampaikan Kepala Sekolah RECIS, Herdin Ndiwa. Ia memaknai keberhasilan ini sebagai berkat yang mengalir melalui banyak tangan—pelatih, guru pendamping, orang tua, hingga pemerintah daerah.</p><p>“Ini adalah berkat Tuhan yang nyata. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang dengan tulus mendukung perjalanan tim ini,” ujarnya.</p><p>Lebih dari sekadar kemenangan, Herdin berharap momentum ini menjadi ruang pembelajaran hidup bagi para siswa. Bahwa melalui voli, mereka tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menghidupi nilai-nilai utama RECIS: kejujuran, disiplin, kerja keras, kerjasama, dan tanggung jawab.</p><p>Di tengah gemuruh kemenangan, RECIS tetap berdiri dengan satu pesan sederhana namun kuat: tetap bersatu, semangat, dan optimis.</p><p>Dan mungkin, di situlah letak kekuatan terbesar mereka—bukan hanya pada pukulan keras atau blok yang rapat, tetapi pada hati yang tulus dan keyakinan yang tak pernah padam. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/treble-winner-penuh-makna-ketika-recis-menang-dengan-hati-dan-ketulusan_PqLw5XLwwP.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dominasi Tanpa Ampun! SMA Recis Bajawa Kunci Gelar Ketiga di Unika St. Paulus Ruteng</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dominasi&#45;tanpa&#45;ampun&#45;sma&#45;recis&#45;bajawa&#45;kunci&#45;gelar&#45;ketiga&#45;di&#45;unika&#45;st&#45;paulus&#45;ruteng&#45;1ygDM74Jp3/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dominasi&#45;tanpa&#45;ampun&#45;sma&#45;recis&#45;bajawa&#45;kunci&#45;gelar&#45;ketiga&#45;di&#45;unika&#45;st&#45;paulus&#45;ruteng&#45;1ygDM74Jp3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 03 May 2026 21:31:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada.NTT.WahanaNews.co| Tim voli putri SMAK Regina Pacis Bajawa kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan tak terbendung di kancah turnamen pelajar. Dalam ajang bergengsi Piala Unika St. Paulus Ruteng, skuad kebanggaan masyarakat Ngada ini sukses mengunci gelar juara untuk ketiga kalinya secara berturut&#45;turut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada.NTT.WahanaNews.co| </strong>Tim voli putri SMAK Regina Pacis Bajawa kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan tak terbendung di kancah turnamen pelajar. Dalam ajang bergengsi Piala Unika St. Paulus Ruteng, skuad kebanggaan masyarakat Ngada ini sukses mengunci gelar juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.</p><p>Penampilan impresif ditunjukkan sejak fase awal hingga partai puncak. Permainan solid, disiplin tinggi, serta mental juara menjadi kunci keberhasilan tim yang dikenal dengan julukan “Recis” ini. Lawan demi lawan berhasil ditaklukkan tanpa kompromi, memperlihatkan dominasi yang nyaris tanpa celah.</p><p>Di bawah sentuhan pelatih Baldus Daga dan Ofan Paga Lepi, tim tampil matang baik secara teknis maupun strategi. Kombinasi antara pengalaman dan semangat muda membuat permainan mereka sulit dipatahkan. Reva dan kawan-kawan menjadi motor penggerak yang konsisten menjaga ritme permainan hingga peluit akhir.</p><p>Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan bukti konsistensi dan kerja keras yang terus terjaga. Tiga gelar beruntun menjadi penegas bahwa SMAK Regina Pacis Bajawa bukan hanya juara sesaat, tetapi telah menjelma menjadi dinasti baru dalam dunia voli pelajar di Flores.</p><p>Euforia kemenangan pun disambut hangat masyarakat Bajawa. Piala kembali diboyong ke “kota dingin” itu, membawa kebanggaan sekaligus harapan agar prestasi ini terus berlanjut di level yang lebih tinggi.</p><p>Dengan capaian ini, SMA Recis Bajawa tak hanya mencatat sejarah, tetapi juga mengirim pesan tegas: mereka masih menjadi tim yang harus dikalahkan—dan sejauh ini, belum ada yang mampu melakukannya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dominasi-tanpa-ampun-sma-recis-bajawa-kunci-gelar-ketiga-di-unika-st-paulus-ruteng_BXHo48hl3S.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>HARDIKNAS 2026 Jadi Titik Balik, Kepsek Spendu Batara Ungkap Wajah Baru Pendidikan</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2026&#45;jadi&#45;titik&#45;balik&#45;kepsek&#45;spendu&#45;batara&#45;ungkap&#45;wajah&#45;baru&#45;pendidikan&#45;GNuKprKJ61/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2026&#45;jadi&#45;titik&#45;balik&#45;kepsek&#45;spendu&#45;batara&#45;ungkap&#45;wajah&#45;baru&#45;pendidikan&#45;GNuKprKJ61/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 03 May 2026 10:49:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus titik balik bagi dunia pendidikan]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus titik balik bagi dunia pendidikan</p><p>Hal ini disampaikan Kepala UPTD SMP Negeri (Spendu) Bajawa Utara (Batara), Heronima Rosalina Meo yang menilai bahwa arah pendidikan kini tengah memasuki fase baru yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.</p><p>Dalam keterangannya usai upacara HARDIKNAS di SDK Gou Paru, Sabtu (02/5/26) Heronima menegaskan bahwa perubahan wajah pendidikan tidak lagi sekadar wacana, melainkan sudah mulai tampak dalam praktik di lapangan.</p><p>Transformasi ini terlihat dari pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan karakter siswa.</p><p>“Pendidikan hari ini tidak bisa lagi berjalan dengan cara lama. Kita dituntut untuk lebih kreatif, terbuka terhadap perubahan, dan mampu menyiapkan siswa menghadapi tantangan zaman,” ujar wanita yang biasa disapa Herlin ini.</p><p>Ia menekankan bahwa peran guru kini semakin strategis, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator dan pembimbing yang mampu menggali potensi setiap peserta didik.</p><p>Menurutnya, siswa harus diberi ruang untuk berpikir kritis, berkolaborasi, serta mengembangkan keterampilan hidup.</p><p>Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah juga disebut sebagai kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat.</p><p>Herlin bilang, tanpa kerja sama yang solid, upaya peningkatan mutu pendidikan akan sulit mencapai hasil maksimal. Momentum HARDIKNAS 2026 ini juga dimaknai sebagai ajakan untuk semua pihak agar tidak berhenti berinovasi.</p><p>Dia berharap, semangat perubahan ini terus dijaga agar pendidikan di daerah, khususnya di Kabupaten Ngada, mampu bersaing dan menghasilkan generasi unggul.</p><p>“Ini bukan sekadar peringatan tahunan, tapi pengingat bahwa masa depan bangsa ditentukan dari bagaimana kita mendidik hari ini,” tegasnya.</p><p>Dengan semangat HARDIKNAS 2026 lanjut Herlin, dunia pendidikan diharapkan benar-benar bergerak menuju wajah baru yang lebih inklusif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman.</p><p><strong>Soroti MBG&nbsp;</strong></p><p>Pada kesempatan tersebut, Heronima juga menyoroti program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum dirasakan siswa-siswi disekolahnya.</p><p>Padahal menurut dia, sudah ada tim yang turun langsung ke sekolahnya untuk memastikan ketersediaan jumlah peserta didik.</p><p>Herlin berharap, dalam waktu dekat program ini sudah bisa direalisasikan di sekolah yang dipimpinya itu. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/hardiknas-2026-jadi-titik-balik-kepsek-spendu-batara-ungkap-wajah-baru-pendidikan_sAurf2m6vf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Seruan Kolaborasi Fridus Muga Menggema, Jatah Beasiswa Aspirasi PDIP Ikut Terkuak!</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/seruan&#45;kolaborasi&#45;fridus&#45;muga&#45;menggema&#45;jatah&#45;beasiswa&#45;aspirasi&#45;pdip&#45;ikut&#45;terkuak&#45;x8P6IobE3V/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/seruan&#45;kolaborasi&#45;fridus&#45;muga&#45;menggema&#45;jatah&#45;beasiswa&#45;aspirasi&#45;pdip&#45;ikut&#45;terkuak&#45;x8P6IobE3V/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 03 May 2026 07:57:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Seruan untuk membangun pendidikan secara kolaboratif menggema kuat saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tingkat Kecamatan Bajawa Utara, di Lapangan Sepak Bola SDK Gou Paru, Sabtu (02/5/26).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Seruan untuk membangun pendidikan secara kolaboratif menggema kuat saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tingkat Kecamatan Bajawa Utara, di Lapangan Sepak Bola SDK Gou Paru, Sabtu (02/5/26).</p><p>Ketua Komisi 3 DPRD Ngada, Wilfridus Muga tampil lantang mengajak semua pihak—pemerintah, sekolah, orang tua, hingga dunia usaha—untuk bergandengan tangan memajukan kualitas pendidikan di daerah tersebut.</p><p>Dalam penyampaiannya, Fridus menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan sinergi nyata agar generasi muda Ngada mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.</p><p>“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tentu kita semua diharapkan untuk bergandengan tangan untuk membangun dunia pendidikan, agar pendidikan ini lebih maju di masa-masa yang akan datang,” tegasnya.</p><p>Namun, di balik seruan kolaborasi itu, Politisi PDIP ini juga menyinggung isu yang selama ini jarang disorot secara terbuka, yakni terkait jatah beasiswa aspirasi yang disebut-sebut berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1777770038_ed95114dc2f8115b3431.jpg"></figure><p>Ketua DPC PDIP Ngada, Wilfridus Muga (tengah-merah), didampingi Camat Bajawa Utara (kiri) dan Sekcam Bajawa Utara (kanan)</p><p>&nbsp;</p><p>Ketua DPC PDIP Ngada ini mengungkapkan bahwa, &nbsp;beasiswa aspirasi tersebut sejatinya memiliki potensi besar untuk membantu para siswa.</p><p>Fridus Muga bilang, untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di SD, maka di periode pertama tahun 2026 ini, PDIP mengalokasikan jatah beasiswa sebanyak 750 siswa melalui PIP aspirasi. Dari jatah tersebut tutur dia, Kecamatan Bajawa Utara mendapatkan kuota terbanyak.</p><p>Selain menyinggung PIP aspirasi, Fridus Muga juga mengungkapkan sumber beasiswa lainnya berupa PIP Reguler dan juga PIP Versi Daerah.</p><p>Ia berharap kedepannya, para kepala sekolah bisa berkoordinasi agar semua siswa yang perlu dibantu bisa mendapatkan jatah beasiswa melalui 3 jalur tersebut.</p><p>Dengan menguatnya seruan kolaborasi dan terbukanya isu beasiswa aspirasi, publik kini menanti langkah konkret dari seluruh pihak untuk memastikan masa depan pendidikan di Ngada berjalan ke arah yang lebih baik dan berkeadilan. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/seruan-kolaborasi-fridus-muga-menggema-jatah-beasiswa-aspirasi-pdip-ikut-terkuak_15b688JAo3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tampil Gemilang, SMAK Recis Jadi The Winner Lomba Debat Bahasa Indonesia, Mauren Dinobatkan Best Speaker</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/tampil&#45;gemilang&#45;smak&#45;recis&#45;jadi&#45;the&#45;winner&#45;lomba&#45;debat&#45;bahasa&#45;indonesia&#45;mauren&#45;dinobatkan&#45;best&#45;speaker&#45;8Do9o2ytPj/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/tampil&#45;gemilang&#45;smak&#45;recis&#45;jadi&#45;the&#45;winner&#45;lomba&#45;debat&#45;bahasa&#45;indonesia&#45;mauren&#45;dinobatkan&#45;best&#45;speaker&#45;8Do9o2ytPj/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 17:50:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAK Regina Pacis (Recis) Bajawa dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAK Regina Pacis (Recis) Bajawa dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia.</p><p>Tampil gemilang sejak babak penyisihan hingga final, tim debat SMAK Recis berhasil keluar sebagai juara pertama (The Winner) setelah mengalahkan sejumlah pesaing tangguh dari berbagai sekolah.</p><p>Di babak semifinal, Recis semakin mendominasi setelah berhasil mematahkan ambisi SMA Seminari Mataloko, SMA Negeri 1 Bajawa dan SMA Kejora Riung.</p><p>Keberhasilan ini semakin lengkap dengan dinobatkannya salah satu anggota tim, Andra Maurensia Guwa Rodja, sebagai Best Speaker.</p><p>Penampilan Mauren panggilan akrabnya yang lugas, argumentatif, dan penuh percaya diri dinilai mampu menguasai jalannya debat serta memberikan pengaruh besar terhadap kemenangan tim.</p><p>Sejak awal kompetisi, tim SMAK Recis menunjukkan konsistensi dalam membangun argumen yang kuat, didukung data yang relevan, serta kemampuan membantah lawan dengan elegan.</p><p>Pada babak final, mereka tampil lebih solid dan mampu menguasai panggung debat, sehingga meyakinkan dewan juri untuk memberikan gelar juara.</p><p>Mauren, yang terpilih sebagai pembicara terbaik, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim, latihan intensif, serta dukungan dari pihak sekolah.</p><p>“Kemenangan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim dan keluarga besar SMAK Recis. Kami berlatih dengan disiplin dan saling mendukung satu sama lain,” ketus putri dari pasangan Yohanes Rodja dan Margaretha Meda ini, Kamis (30/4/26).</p><p>Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya dalam bidang literasi, komunikasi, dan berpikir kritis.</p><p>Dengan capaian ini, SMAK Recis Bajawa kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu sekolah yang unggul dalam bidang akademik dan kompetisi, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani tampil dan berprestasi. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/tampil-gemilang-smak-recis-jadi-the-winner-lomba-debat-bahasa-indonesia-mauren-dinobatkan-best-speaker_IndS1h821j.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Andra Maurensia Guwa Rodja “Rebut Panggung” Best Speaker Lomba Debat Antar SMA</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/andra&#45;maurensia&#45;guwa&#45;rodja&#45;rebut&#45;panggung&#45;best&#45;speaker&#45;lomba&#45;debat&#45;antar&#45;sma&#45;t7CEkwlM2e/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/andra&#45;maurensia&#45;guwa&#45;rodja&#45;rebut&#45;panggung&#45;best&#45;speaker&#45;lomba&#45;debat&#45;antar&#45;sma&#45;t7CEkwlM2e/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 12:20:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Riuh tepuk tangan memecah ruangan saat nama Andra Maurensia Guwa Rodja diumumkan sebagai Best Speaker dalam lomba debat tingkat SMA di Kabupaten Ngada. Di tengah sorak sorai itu, ia berdiri dengan wajah tenang—namun sorot matanya menyimpan haru dan kebanggaan yang tak bisa disembunyikan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Riuh tepuk tangan memecah ruangan saat nama Andra Maurensia Guwa Rodja diumumkan sebagai Best Speaker dalam lomba debat tingkat SMA di Kabupaten Ngada. Di tengah sorak sorai itu, ia berdiri dengan wajah tenang—namun sorot matanya menyimpan haru dan kebanggaan yang tak bisa disembunyikan.</p><p>Momen itu bukan sekadar kemenangan. Ia adalah puncak dari perjalanan panjang yang ditempa oleh latihan, kegigihan, dan keberanian untuk melampaui batas diri.</p><p>Lomba debat yang diikuti puluhan pelajar dari berbagai SMA di Ngada menjadi arena adu gagasan dan ketajaman logika. Setiap peserta dituntut berpikir cepat, berbicara runtut, dan mempertahankan argumen di bawah tekanan. Di tengah persaingan ketat itu, Mauren—sapaan akrab Andra Maurensia—tampil berbeda.</p><p>Sejak babak penyisihan, siswi SMAK Regina Pacis Bajawa ini sudah menunjukkan kualitasnya. Ia tidak hanya berbicara, tetapi merangkai gagasan dengan alur yang jelas, menyanggah lawan dengan elegan, dan menjaga wibawa di atas panggung. Ketika peserta lain mulai goyah, Mauren justru semakin tajam dan terukur.</p><p>“Debat bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita bisa menyampaikan ide dengan jelas dan menghargai pendapat orang lain,” ujarnya sederhana, namun sarat makna.</p><p>Kalimat itu mencerminkan kedewasaan berpikir yang menjadi kekuatan utamanya. Para juri pun sepakat—Mauren layak menyandang predikat Best Speaker. Penilaian tidak hanya bertumpu pada isi argumen, tetapi juga cara penyampaian, ketenangan, dan kemampuan menghadapi tekanan.Mauren mampu meramu semuanya dengan seimbang.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1777613159_7a2fc0c16bbec4a9747a.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Di balik panggung yang gemilang, ada proses yang tidak ringan. Ia mengaku telah mempersiapkan diri jauh hari: latihan rutin bersama tim, membaca isu-isu aktual, hingga membiasakan diri berbicara di depan umum. Dukungan dari guru dan teman-teman menjadi bahan bakar semangatnya.</p><p>Boy Zanda, guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbingnya, mengungkapkan bahwa perubahan Mauren tidak terjadi dalam semalam.</p><p>“Awalnya dia pemalu, bahkan saat latihan sering tidak konsisten. Tapi perlahan dia berubah,” ungkapnya.</p><p>Perubahan itu mencapai puncaknya saat kompetisi berlangsung. Menurut Boy, Mauren tampil seperti pribadi baru—lebih matang, disiplin, dan sulit digoyahkan.</p><p>“Dia seperti baja. Cara berpikirnya dewasa, mendengarkan dengan baik, dan tampil elegan. Dari penyisihan sampai final, kapasitasnya terus naik,” tambahnya.</p><p>Ajang ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Ngada untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.</p><p>Kehadiran Mauren sebagai Best Speaker menjadi bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing dan bersinar.</p><p>Ketika lomba usai dan ruangan kembali sunyi, gema prestasi itu masih terasa. Mauren telah meninggalkan jejak—bahwa suara anak muda bisa lantang, cerdas, dan bermakna.</p><p>Langkahnya mungkin dimulai dari panggung kecil di Ngada. Namun dari sanalah, mimpi besar sedang disusun—perlahan, pasti, dan penuh keyakinan. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/andra-maurensia-guwa-rodja-rebut-panggung-best-speaker-lomba-debat-antar-sma_Kqm9ToDyy1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dilirik Tim Karisma Premium Bandung, Veren Bertekad Jadi Pemain Voli Putri Nasional</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dilirik&#45;tim&#45;karisma&#45;premium&#45;bandung&#45;veren&#45;bertekad&#45;jadi&#45;pemain&#45;voli&#45;putri&#45;nasional&#45;2ktg1Lnz9C/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dilirik&#45;tim&#45;karisma&#45;premium&#45;bandung&#45;veren&#45;bertekad&#45;jadi&#45;pemain&#45;voli&#45;putri&#45;nasional&#45;2ktg1Lnz9C/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 09:36:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada.NTT.WahanaNews.co| Talenta muda voli asal Kabupaten Ngada kembali mencuri perhatian. Veronika Ephyvania Wua Kadju, atlet voli putri yang tengah naik daun, kini dilirik oleh tim Karisma Premium Bandung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada.NTT.WahanaNews.co| </strong>Talenta muda voli asal Kabupaten Ngada kembali mencuri perhatian. Veronika Ephyvania Wua Kadju, atlet voli putri yang tengah naik daun, kini dilirik oleh tim Karisma Premium Bandung.</p><p>Kesempatan ini menjadi momentum penting baginya untuk menapaki karier lebih tinggi di dunia voli nasional.</p><p>Performa gemilangnya dalam sejumlah turnamen menjadi alasan utama ketertarikan tim asal Bandung tersebut.</p><p>Dengan kemampuan teknik yang matang, postur ideal, serta mental bertanding yang kuat, Veren panggilan akrabnya, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang di level profesional.</p><p>Ditemui di sekolahnya, Rabu (29/4/26), Veren mengaku bangga sekaligus termotivasi atas perhatian yang diberikan kepadanya.</p><p>Siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Bajawa ini menyebut, peluang ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan impiannya menjadi pemain voli putri nasional.</p><p>“Saya sangat bersyukur bisa dilirik tim besar. Ini jadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras dan membuktikan bahwa saya mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Veren.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1777603252_cde3678873b906067f9c.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Tak hanya mengandalkan bakat, putri semata wayang dari pasangan Giovani Paulino Kadju<br>dan Maria Petrasia Mukujawa ini juga dikenal disiplin dalam menjalani latihan.</p><p>Dukungan dari pelatih, keluarga, serta lingkungan sekolah turut menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya sejauh ini.</p><p>Sementara itu, pelatih Veren, Baldus Daga menilai bahwa anak didiknya tersebut memiliki prospek cerah jika terus diasah dengan baik. Ia berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka jalan menuju jenjang yang lebih tinggi.</p><p>“Veren punya potensi besar. Tinggal bagaimana dia menjaga konsistensi dan terus belajar. Kesempatan seperti ini tidak datang dua kali,” ungkap sang pelatih.</p><p>Kehadiran Veren sebagai atlet muda berbakat juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Ngada. Diharapkan, kiprahnya dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk berprestasi di bidang olahraga, khususnya voli</p><p>Dengan tekad kuat dan peluang yang mulai terbuka, Veren kini semakin dekat dengan cita-citanya yakni mengenakan seragam tim nasional dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dilirik-tim-karisma-premium-bandung-veren-bertekad-jadi-pemain-voli-putri-nasional_7f0xbmp4X3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemda Ngada Komitmen Memperkuat Penyelanggaraan Konservasi Berkelanjutan Terhadap Aset Ekologis</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/pemda&#45;ngada&#45;komitmen&#45;memperkuat&#45;penyelanggaraan&#45;konservasi&#45;berkelanjutan&#45;terhadap&#45;aset&#45;ekologis&#45;tKtbwXb111/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/pemda&#45;ngada&#45;komitmen&#45;memperkuat&#45;penyelanggaraan&#45;konservasi&#45;berkelanjutan&#45;terhadap&#45;aset&#45;ekologis&#45;tKtbwXb111/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 01 May 2026 08:14:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Pasca dibentukya Forum Konservasi Mbou (Komodo) dan Spesies Penting Lainnya di dalam dan di luar Kawasan Hutan sesuai Keputusan Bupati Ngada Nomor: 359/KEP/HK/2025 tanggal 10 Juli 2025, Pemda Ngada berkomitmen memperkuat penyelenggaraan konservasi berkelanjutan terhadap aset ekologis yang ada diwilayah Kabupaten Ngada.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Pasca dibentukya Forum Konservasi Mbou (Komodo) dan Spesies Penting Lainnya di dalam dan di luar Kawasan Hutan sesuai Keputusan Bupati Ngada Nomor: 359/KEP/HK/2025 tanggal 10 Juli 2025, Pemda Ngada berkomitmen memperkuat penyelenggaraan konservasi berkelanjutan terhadap aset ekologis yang ada diwilayah Kabupaten Ngada.</p><p>Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu “BDN” dalam sambutannya ketika membuka Rapat Koordinasi tahap 2 Forum Konservasi Mbou (Komodo) dan Spesies Penting Lainnya di dalam dan di luar Kawasan Hutan, Kamis (30/4/26) menegaskan pentingnya semangat kemitraan demi mewujudkan keseimbangan antara konservasi keanekaragaman hayati, keberlanjutan sumber daya alam dan pembangunan ekonomi lokal yang berkeadilan bagi kesejahteraan masyarakat di Flores.</p><p>BDN menjelaskan, Kabupaten Ngada merupakan salah satu wilayah di kawasan pulau Flores yang menyimpan nilai konservasi global khususnya terhadap keberadaan Komodo Dragon sebagai spesies flagship, spesies endemik lain, terumbu karang, mangrove dan sumber daya laut sebagai potensi ekologis yang patut mendapat perhatian serius oleh seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat beserta unsur-unsur terkait lainnya.</p><p>Secara faktual kawasan potensi ekologis ini lanjut BDN, selain bernilai konservasi, sekaligus menjadi ruang hidup ribuan masyarakat yang menggantungkan diri pada perikanan, pariwisata, dan pertanian.&nbsp;<br><br>Tekanan ekologis seperti degradasi habitat, penangkapan ikan berlebih/destruktif, limbah pariwisata, perubahan iklim ditambah dengan kelemahan tata kelola lintas sektor dan keterbatasan alternatif ekonomi, dapat memberikan dampak buruk terhadap keberadaan ekosistem yang ada di kawasan tersebut, serta menyulitkan upaya konservasi yang berkelanjutan, tandasnya.</p><p>Pemkab Ngada kata BDN, sangat menyadari akan kemanfaatan potensi ekologis terutama Komodo Dragon sebagai spesies flagship yang dalam budaya lokal disebut MBOU. Keberadaannya lanjut dia, telah memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.</p><p>Namun disisi lain, pemanfaatan terhadap potensi ekologi bagi kepentingan kultural-sosial-ekonomi, secara bertahap dapat memberikan dampak buruk bagi keberlangsungan ekosistem potensi ekologis itu sendiri.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Sebuah Keharusan</strong></p><p>Lebih lanjut BDN mengatakan, Pemkab Ngada menyadari sepenuhnya bahwa konservasi berkelanjutan terhadap berbagai potensi ekologis adalah sebuah kaharusan, sehingga melalui berbagai forum terus memberikan atensi bagi keberlangsungan ekologis dikarenakan keunikan hayati berupa spesies Mbou beserta spesies endemik lain merupakan aset berharga bagi Kabupaten Ngada khususnya dan Flores umumnya.</p><p>Visi Kabupaten Ngada, Terwujudnya Ngada yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya, Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan mencerminkan bentuk komitmen Pemda Ngada untuk melaksanakan pembangunan secara berkualitas serta bersinergi dengan masyarakat dan lembaga terkait dalam hal memastikan koordinasi, legitimasi, dan keberlanjutan intevensi, salah satunya terkait keberlangsungan ekologis, pungkasnya.</p><p>Melalui Misi pertama yakni lanjut BDN, mendorong percepatan peningkatan daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pertanian, agroindustri, koperasi dan pariwisata berbasis pedesaan yang inklusif dan berwawasan lingkungan, Pemda Ngada mau menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah senantiasa berbasis inklusif dan berkelanjutan, tegas dia.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Memastikan Keberlanjutan Melalui Tindakan Nyata</strong></p><p>BDN menambahkan, isu vocal point dalam setiap tindakan pembangunan yang dieselenggarakan oleh Pemda Ngada termasuk didalamnya adalah memastikan keberlanjutan potensi ekologis melalui tindakan nyata berupa penetapan regulasi dan penegakan hukum, pembangunan infrastruktur lingkungan, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, mendorong inovasi dan ekonomi berkelanjutan serta pembentukan kawasan konservasi.</p><p>Tindakan ini diambil sebagai langkah intervensi dalam menyikapi kondisi eksisting dimana;<br>Pertama, ketergantungan masyarakat pada sumber daya alam yakni sebagian besar pesisir dan pulau kecil menggantungkan penghidupan pada perikanan, pariwisata lokal, dan pertanian subsisten yang membuat mereka rentan terhadap perubahan ekologi dan kebijakan yang tidak partisipatif.</p><p>Kedua, struktur sosial adat dimana hak dan aturan adat memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya lokal. Pengakuan dan keterlibatan masyarakat adat adalah aspek kunci untuk legitimasi intervensi.</p><p>Ketiga, kesenjangan ekonomi dan alternatif penghidupan yakni keterbatasan alternatif pendapatan mendorong praktik yang memberi tekana pada sumber daya sehingga program livelihood berupa aktivitas ekonomi berbasis karakteristik sosial budaya yang relevan dan inklusif perlu diinetgrasikan dengan kegiatan konservasi.</p><p>“Pemerintah Kabupaten Ngada memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sudah terlibat sejak awal forum ini terbentuk. Saya berharap rapat ini bisa menghasilkan pemahaman, kerja sama dan kesepakatan bersama sebagai tindak lanjut dari rapat sebelumnya,” tutup BDN. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pemda-ngada-komitmen-memperkuat-penyelanggaraan-konservasi-berkelanjutan-terhadap-aset-ekologis_292VkQPjj2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Belasan SMK di Ngada Bakal Meriahkan Gebyar SMK, FLS3N dan O2SN</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/belasan&#45;smk&#45;di&#45;ngada&#45;bakal&#45;meriahkan&#45;gebyar&#45;smk&#45;fls3n&#45;dan&#45;o2sn&#45;8Ck3PrhABA/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/belasan&#45;smk&#45;di&#45;ngada&#45;bakal&#45;meriahkan&#45;gebyar&#45;smk&#45;fls3n&#45;dan&#45;o2sn&#45;8Ck3PrhABA/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:01:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada.NTT.WahanaNews.co| Sebanyak 14 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ngada dipastikan akan ambil bagian dalam kegiatan Gebyar SMK yang dirangkaikan dengan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada.NTT.WahanaNews.co| </strong>Sebanyak 14 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ngada dipastikan akan ambil bagian dalam kegiatan Gebyar SMK yang dirangkaikan dengan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).</p><p>Kegiatan yang akan berlangsung sejak 29 April hingga 02 Mei 2026 ini diprediksi berlangsung meriah dengan keterlibatan ratusan siswa dari berbagai sekolah yang siap menampilkan bakat dan kemampuan terbaik mereka.</p><p>Ajang ini menjadi momentum penting bagi pelajar SMK untuk menunjukkan prestasi tidak hanya di bidang vokasi, tetapi juga seni dan olahraga.</p><p>Dalam rangkaian kegiatan, FLS3N akan menghadirkan berbagai lomba seni seperti tari tradisional, musik, cipta puisi, dan kesenian lainnya.</p><p>Sementara itu, O2SN akan mempertandingkan cabang sepak bola dan juga voli putra dan putri yang menuntut kekuatan fisik sekaligus sportivitas.</p><p>Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa keikutsertaan 14 SMK ini menunjukkan tingginya antusiasme sekolah dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa.</p><p>“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan kreativitas siswa. Kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga berprestasi dan berkarakter,” ujar panitia.</p><p>Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar pelajar serta memperkuat semangat sportivitas dan solidaritas.</p><p>Para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Ngada ke tingkat yang lebih tinggi. Diharapkan, melalui Gebyar SMK yang melibatkan 14 sekolah ini, akan lahir talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/belasan-smk-di-ngada-bakal-meriahkan-gebyar-smk-fls3n-dan-o2sn_u59w2Tp6nj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lima Kandidat Ketua DPC PKB Ngada Siap Lakukan UKK</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/lima&#45;kandidat&#45;ketua&#45;dpc&#45;pkb&#45;ngada&#45;siap&#45;lakukan&#45;ukk&#45;ejauhIdc80/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/lima&#45;kandidat&#45;ketua&#45;dpc&#45;pkb&#45;ngada&#45;siap&#45;lakukan&#45;ukk&#45;ejauhIdc80/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 16:43:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada.NTT.WahanaNews.co| Lima kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada bakal mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPW PKB NTT.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada.NTT.WahanaNews.co| </strong>Lima kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada bakal mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPW PKB NTT.</p><p>Hal ini disampaikan melalui Petikan Surat Tim Koordinator DPP PKB yang diterima media ini, Selasa (28/4/26).</p><p>Surat yang ditujukan kepada DPC PKB Kabupaten Ngada itu menyebutkan nama-nama Calon Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Ngada yang berhak mengikuti UKK.</p><p>Kelima calon tersebut yakni, Bernadinus Dhey Ngebu; Yosef Filius David Jawa; Richardus Bhara; Fromensius Loko Kisa; dan Angela Merci Piwung.</p><p>Dalam surat tersebut juga diperintahkan kepada DPC PKB Kabupaten Ngada untuk menginformasikan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.</p><p>Informasi yang diterima, dalam tahapan ini para kandidat diuji terkait kemampuan kepemimpinan, karakter, serta kesiapan memimpin organisasi partai di tingkat kabupaten.<br>Tahapan seleksi selanjutnya akan berlanjut ke UKK tahap kedua yang dijadwalkan digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta sebelum penetapan Ketua DPC PKB Ngada. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/lima-kandidat-ketua-dpc-pkb-ngada-siap-lakukan-ukk_8M5s7ydxlf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggota DPRD Ngada Desak Pemerintah Segera Operasikan RSP Riung</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;ngada&#45;desak&#45;pemerintah&#45;segera&#45;operasikan&#45;rsp&#45;riung&#45;8bK5719c9H/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;ngada&#45;desak&#45;pemerintah&#45;segera&#45;operasikan&#45;rsp&#45;riung&#45;8bK5719c9H/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:28:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Anggota DPRD Ngada, Wilfridus Muga mendesak pemerintah daerah untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit Pratama (RSP) Riung yang hingga kini belum difungsikan secara optimal.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Anggota DPRD Ngada, Wilfridus Muga mendesak pemerintah daerah untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit Pratama (RSP) Riung yang hingga kini belum difungsikan secara optimal.</p><p>Desakan ini muncul karena keberadaan fasilitas kesehatan tersebut dinilai sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dasar di wilayah kecamatan Riung.</p><p>Dalam keterangannya kepada media, Politisi PDIP ini menilai bahwa pembangunan fisik rumah sakit yang telah rampung harus segera diikuti dengan kesiapan operasional, baik dari sisi tenaga medis, kelengkapan alat kesehatan, maupun manajemen pelayanan.</p><p>“Jangan sampai bangunan sudah berdiri megah, tetapi belum bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini menyangkut kebutuhan dasar warga, terutama pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau,” tegasnya, Jumat (24/2/26).</p><p>Meski saat ini sudah ada sejumlah Nakes dan Staff yang ditugaskan di RSP Riung, namun keberadaan mereka belum bisa dioptimalkan oleh karena masih terdapat beberapa sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, padahal sudah diresmikan.</p><p>Ketua Komisi 3 DPRD Ngada ini meminta pemerintah daerah untuk memastikan agar rumah sakit pratama dapat segera beroperasi mulai 27 April 2026 mendatang tanpa hambatan sesuai penyampaian kepada DPRD Ngada.</p><p>Namun, jika belum bisa beroperasi seluruhnya lanjut dia, sejumlah Poli yang sudah bisa beroperasi hendaknya segera dijalankan.</p><p>Masyarakat di sekitar lokasi Rumah Sakit Pratama pun berharap fasilitas tersebut segera dibuka.</p><p>“Selama ini, mereka masih harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan,” ketus Fridus Muga.</p><p>Ketua DPC PDIP Ngada ini menegaskan akan terus mengawal proses ini agar rumah sakit tersebut bisa segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Harus menjadi prioritas,” tutupnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/anggota-dprd-ngada-desak-pemerintah-segera-operasikan-rsp-riung_B2Q4mz3ai5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>DPRD Gelar Paripurna LKPJ 2025, Bupati Ngada Komitmen Serius Tindak Lanjut Rekomendasi Pansus</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dprd&#45;gelar&#45;paripurna&#45;lkpj&#45;2025&#45;bupati&#45;ngada&#45;komitmen&#45;serius&#45;tindak&#45;lanjut&#45;rekomendasi&#45;pansus&#45;gjGp5pnhcm/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dprd&#45;gelar&#45;paripurna&#45;lkpj&#45;2025&#45;bupati&#45;ngada&#45;komitmen&#45;serius&#45;tindak&#45;lanjut&#45;rekomendasi&#45;pansus&#45;gjGp5pnhcm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 17:02:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Bupati Ngada, Raymundus Bena berkomitmen untuk menindaklanjuti sejumlah rekomendasi DPRD melalui Pansus LKPJ tahun 2025.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Bupati Ngada, Raymundus Bena berkomitmen untuk menindaklanjuti sejumlah rekomendasi DPRD melalui Pansus LKPJ tahun 2025.</p><p>Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD atas LKPJ Bupati Ngada tahun anggaran 2025 pada masa persidangan II &nbsp;DPRD Kabupaten Ngada.</p><p>“Berkenaan dengan rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun anggaran 2025, kami menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada untuk menindaklanjutinya secara serius dan terukur,” ungkap Raymundus Bena, Senin (20/4/26) di Bajawa.</p><p>Langkah yang akan dilakukan antara lain sebut Ray Bena, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja; memperkuat pengawasan internal serta akuntabilitas pelaksanaan program; mengoptimalkan pemanfaatan anggaran agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat; serta meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah guna memastikan sinergi pembangunan, papar Bupati Ngada.</p><p>Politisi Gerindra ini memastikan bahwa rekomendasi tersebut akan diintegrasikan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan pada tahun anggaran berikutnya sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.</p><p>“Pendapat akhir ini juga menandai diterimanya LKPJ tahun anggaran 2025 dengan berbagai catatan dan rekomendasi dari DPRD. Hal ini merupakan bagian dari check and balances yang sehat dalam sistem pemerintahan daerah,” ketus Ketua DPC Gerindra Kabupaten Ngada ini.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1776679781_880933b6c53ec6dff8da.jpg"></figure><p>&nbsp;</p><p>Raymundus Bena menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada berkomitmen untuk terus menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.</p><p>LKPJ ini kata dia, tidak hanya sebagai kewajiban konstitusional, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat Kabupaten Ngada.</p><p>Menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD, Ray Bena menyampaikan bahwa, secara umum kinerja makro pembangunani daerah tahun 2025 menunjukkan capaian yang positif, meskipun terdapat beberapa indikator yang perlu ditingkatkan.</p><p>“Pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.</p><p>Namun demikian lanjut Ray Bena, pihaknya menyadari sepenuhnya bahwa masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program dan kegiatan baik dari aspek perencanaan, penganggaran, maupun implementasi di lapangan,” ujarnya.</p><p>Oleh karena itu tutur Ray Bena, seluruh masukan DPRD akan menjadi bahan evaluasi strategis dalam penyempurnaan kebijakan kedepan, tegas dia.</p><p>“Kami mengharapkan dukungan dan kerjasama yang berkelanjutan dari DPRD serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ngada,” tandas Ray Bena. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/dprd-gelar-paripurna-lkpj-2025-bupati-ngada-komitmen-serius-tindak-lanjut-rekomendasi-pansus_aunvwarm6M.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lonjakan NIB Investor, Pemda Ngada Sukses Dongkrak Nilai Investasi 2025</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/lonjakan&#45;nib&#45;investor&#45;pemda&#45;ngada&#45;sukses&#45;dongkrak&#45;nilai&#45;investasi&#45;2025&#45;rE4T70JnfS/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/lonjakan&#45;nib&#45;investor&#45;pemda&#45;ngada&#45;sukses&#45;dongkrak&#45;nilai&#45;investasi&#45;2025&#45;rE4T70JnfS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 08:35:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Pemda Ngada dibawah kepemimpinan RB&#45;BDN (Raymundus Bena&#45;Bernadinus Dhey Ngebu) sukses mendongkrak Nilai Investasi di tahun 2025 sebesar Rp 227.713.493.449. Dongkrakan ini bersumber dari lonjakan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari para investor.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Pemda Ngada dibawah kepemimpinan RB-BDN (Raymundus Bena-Bernadinus Dhey Ngebu) sukses mendongkrak Nilai Investasi di tahun 2025 sebesar Rp 227.713.493.449. Dongkrakan ini bersumber dari lonjakan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari para investor.</p><p>Kepada sejumlah media, Rabu (15/4/26), Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu memaparkan capaian tersebut diperoleh dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) berdasarkan NIB yang diterbitkan pada tahun 2025.</p><p>BDN merincikan, Data Usaha Mikro tahun 2025 jumlah KBLI sebanyak 2.544 dengan nilai rencana investasi sebesar Rp 49.788.707.766; Data Usaha Kecil tahun 2025 jumlah KBLI sebanyak 263 dengan rencana nilai investasi sebesar Rp 32.929.181.001; dan Data Usaha Besar tahun 2025 jumlah KBLI sebanyak 9 dengan nilai rencana investasi sebesar Rp 144.995.604.682.</p><p>Lebih lanjut tutur BDN, di bidang Sumber Daya Manusia Pemda Ngada juga telah melakukan MoU dan bahkan ada yang telah menandatangani PKS dengan sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.</p><p>Dia merincikan, Institut Teknologi Bisnis STIKOM Bali dalam urusan kuliah kerja di Jepang; Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember dalam urusan beasiswa mahasiswa; Universitas Kristen Indonesia (UKI) dalam urusan Tri Darma dan beasiswa; Universitas Budi Luhur dalam urusan Beasiswa; Universitas Citra Bangsa Kupang dalam urusan peningkatan kompetensi Nakes; ITSK Soepraun Malang dalam urusan beasiswa kedokteran gigi RPL.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Pemda Ngada Gelar Temu Usaha Jilid II</strong></p><p>Sebelumnya diberitakan, Pemda Ngada menggelar kegiatan Temu Usaha Jilid II bersama para Investor dan pelaku usaha.</p><p>Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemda Ngada membuka ruang kolaborasi pertumbuhan ekonomi.</p><p>Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini diikuti sebanyak 23 pelaku usaha baik yang bergerak dalam bidang ekonomi maupun pendidikan.</p><p>Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu pada pertemuan tersebut memperkenalkan sejumlah investor dan pelaku usaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Ngada termasuk dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Desa yakni Gilar Cahya Nirmaya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/lonjakan-nib-investor-pemda-ngada-sukses-dongkrak-nilai-investasi-2025_23BKkaOoyr.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dianggap Rendahkan Martabat Partai, DPD Nasdem Ngada Tuntut Majalah Tempo Minta Maaf</title>
                <link>https://ntt.wahananews.co/utama/dianggap&#45;rendahkan&#45;martabat&#45;partai&#45;dpd&#45;nasdem&#45;ngada&#45;tuntut&#45;majalah&#45;tempo&#45;minta&#45;maaf&#45;4GxaeMdYi7/0</link>
                <comments>https://ntt.wahananews.co/utama/dianggap&#45;rendahkan&#45;martabat&#45;partai&#45;dpd&#45;nasdem&#45;ngada&#45;tuntut&#45;majalah&#45;tempo&#45;minta&#45;maaf&#45;4GxaeMdYi7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 11:29:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elfrat Dhena]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Ngada&#45;NTT.WahanaNews.co| Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Ngada menuntut Majalah Tempo untuk meminta maaf lantaran telah merendahkan martabat partai.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ngada-NTT.WahanaNews.co| </strong>Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Ngada menuntut Majalah Tempo untuk meminta maaf lantaran telah merendahkan martabat partai.</p><p>DPD Nasdem Ngada menilai majalah tempo telah memframing partai pimpinan Surya Paloh ini sebagai partai komersial melalui judul cover “PT Nasdem Indonesia Raya TBK”</p><p>“Mencermati laporan utama majalah Tempo edisi 13-19 April 2026, baik judul dan halaman depan serta isi dan laporan utama, kami berpendapat bahwa majalah Tempo telah memframing partai Nasdem sebagai partai komersial melalui judul cover “ PT Nasdem Indonesia Raya TBK”, ungkap Sekretaris DPD Nasdem Ngada, Ambrosius Molo didampingi Ketua dan jajaran pengurus disaksikan puluhan kader, Rabu (15/4/26) di Bajawa.</p><p>Menurut DPD Nasdem Ngada, judul cover tersebut bertentangan dengan Ideologi Partai Nasdem yang menganut prinsip Nasionalisme, Demokratisasi, dan Religiusitas.</p><p>Nasdem Ngada juga menilai bahwa Majalah Tempo telah membentuk opini bahwa Partai Nasdem telah dipertukarkan dengan kepentingan pragmatis.</p><p>Dengan demikian Partai Nasdem Kabupaten Ngada menyatakan sikap bahwa tulisan mem-framing dan pembentukan opini merupakan cara sistematis merendahkan martabat Pimpinan dan Institusi Partai Nasdem, ketus Ambrosius.</p><p>DPD Nasdem Ngada menuntut agar Majalah Tempo menyatakan permohonan maaf secara tertulis kepada Pimpinan dan Partai Nasdem dalam edisi Majalah Tempo berikutnya dan secara berturut-turut selama sebulan.</p><p>Nasdem Ngada bahkan menyampaikan jika tuntutan ini tidak dilakukan, maka kader partai Nasdem Kabupaten Ngada bersama kader Partai Nasdem se-NTT akan mendatangi Kantor Majalah Tempo.</p><p>Lebih lanjut, DPD Nasdem Ngada meminta agar Majalah Tempo tidak mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari.</p><p>Sementara itu, Ketua DPD II Partai Nasdem Kabupaten Ngada, Moses Jala Watu menekankan kepada seluruh kader bahwa pertemuan ini merupakan bentuk aksi damai.<br>"Aksi damai ini kita lakukan karena adanya isu-isu dan persoalan yang kita dengar, kita bacakan yang berhubungan dengan partai NasDem di pusat" ujarnya.</p><p>Oleh karena itu lanjut dia, pernyataan sikap ini sebagai bagian dari menyampaikan tuntutan kepada teman-teman media cetak nasional.<br>Dia pun berharap kedepan dalam memberikan pemberitaan agar lebih selektif dan memperhatikan hal-hal konkrit yang terjadi dilapangan" tandasnya. <strong>[frs]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/dianggap-rendahkan-martabat-partai-dpd-nasdem-ngada-tuntut-majalah-tempo-minta-maaf_xNiEfnYazj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->