Ngada-NTT.WahanaNews.co| Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi Kopdit Karya Kasih Langa. Dari sebuah koperasi yang lahir dari kegelisahan kaum perempuan dan ibu-ibu dengan modal awal hanya sekitar Rp179 ribu, lembaga ekonomi kerakyatan itu kini telah tumbuh dengan aset mencapai sekitar Rp33 miliar.
Pancawindu atau 40 tahun perjalanan Kopdit Karya Kasih Langa dirayakan dengan penuh syukur melalui Perayaan Ekaristi yang dipimpin Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga:
"SAG" Tak Penuhi Panggilan Klarifikasi Terkait Video Viral Diduga Hisap Sabu, Ini Penjelasan Polres Nias
Ketua Kopdit Karya Kasih Langa, Paskalis Lalu, kepada wartawan usai kegiatan mengatakan, koperasi tersebut lahir dari kesadaran kaum perempuan yang pada saat itu melihat kebutuhan masyarakat, terutama keluarga yang kesulitan membiayai pendidikan anak.
“40 tahun lalu koperasi ini didirikan atas dasar kesadaran kaum perempuan, kaum ibu-ibu. Mereka melihat ada kebutuhan masyarakat yang harus dijawab,” kata Paskalis.
Ia mengisahkan, pada masa itu terdapat anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan, tetapi keluarga tidak memiliki cukup uang. Arisan yang selama ini dilakukan kaum ibu belum mampu menjawab kebutuhan tersebut.
Baca Juga:
Uang Simpanannya Gak Dicairkan, Nasabah Dirikan Tenda di Depan Kantor KSP3 Cabang Gunungsitoli
Dari kondisi itulah muncul gagasan untuk membangun koperasi sendiri yang ketika pertama kali berdiri bernama Koperasi Wanita Karya.
“Waktu itu modalnya kurang lebih Rp179 ribu dengan jumlah anggota sekitar 60-an orang,” ujarnya.
Menurut Paskalis, meski dibangun dengan administrasi yang masih sangat sederhana, para pendiri memiliki modal yang jauh lebih besar, yakni komitmen untuk saling membantu dan meringankan beban sesama.