WahanaNews-NTT | Romo Zakharias Dhena, O.Carm selaku Tim Pengawas Pembangunan Kabupaten Sikka di Kecamatan Tanawawo mengatakan bahwa Tim Masyarakat Pemerhati Desa (MPD) merupakan tokoh-tokoh masyarakat yang dipilih untuk membantu tugas kepengawasan di Desa se Kecamatan Tanawawo.
Hal ini disampaikan Zakharias Dhena kepada Wartawan di tempat Pertapaannya di Kelikeo, Desa Detubinga, Kecamatan Tanawawo, Sabtu (21/05/2022)
Baca Juga:
Melalui Survei Mawas Diri, 74 Mahasiswa Akper Lela Lakukan KKN-PKM di Desa Renggarasi
“Tim ini bukan organisasi atau lembaga, tetapi tokoh-tokoh masyarakat yang saya pilih untuk membantu tugas kepengawasan saya di desa-desa se kecamatan Tanawawo,” ujar dia.
Ungkapan ini disampaikan Romo Zakharias usai adanya pertanyaan dari beberapa Kepala Desa di Kecamatan Tanawawo dalam pertemuan bersama dengan 8 Kepala Desa di Kecamatan Tanawawo pada Selasa (17/05/2022) yang difasilitasi oleh Camat Yoris da Cunha.
Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa kepala desa yang mempertanyakan legalitas dari Tim Pengawas Pembangunan Desa yang dipilih Romo Zakharias.
Baca Juga:
Pengrajin Anyaman di Sikka Butuh Pendamping Pemasaran
Menurut Romo, Ia memilih tim masyarakat pemerhati desa ini karena tidak mungkin dirinya selaku Pengawas Pembangunan bisa menjangkau 8 desa di Kecamatan Tanawawo.
Kata Romo, mereka ini adalah masyarakat yang mempunyai hak untuk mengawasi pembangunan desa seperti yang sudah dijelaskan dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa pasal 68 dan 82.
“Rupanya ada ketakutan besar ketika saya memberdayakan hak masyarakat untuk mengawasi pembangunan apalagi kalau didalam tim kecil. Apa yang akan terjadi kalau semua masyarakat diberdayakan haknya untuk mengawasi pembangunan,” ucap Romo.
Selanjutnya Romo Zakharias Dhena menyampaikan beberapa hasil pertemuan bersama dengan 8 kepala desa dan pihak Inspektorat Kabupaten Sikka beberapa waktu lalu di aula kantor Camat Tanawawo.
Dia menjelaskan, rupanya ada ketakutan bahwa RAB dan APBDes menjadi dokumen yang sangat terbuka dan transparan untuk masyarakat sehingga terkesan masih ada yang mau ditutup-tutupi. “Misalnya merasa berat untuk membuat baliho yang memuat rincian penggunaan biaya agar mudah di akses oleh masyarakat,” tandas Romo.
“Kesan saya, pembicaraan para Kades (Kepala Desa-Red) terutama Kades Detubinga, Donatus Djago hanya mau mengungkapkan ketakutannya yang besar, tambah Zakharias sembari menunjukkan rekaman pembicaraan Kades Detubinga.
Menurut dia, apa yang disampaikan Kades Detubinga tersebut tidak ditanggapinya karena hanya orang dungu yang mau menanggapi semua pembicaraan Kades Detubinga di Forum yang tidak kondusif dan hanya akan seperti membuang garam ke laut serta menimbulkan perbantahan yang tidak perlu.
Lebih lanjut Romo Zakharias mengatakan, setelah mendengar penjelasan dari pihak Inspektorat Kabupaten Sikka dirinya memberikan tanggapan bahwa, dokumen APBDes itu adalah dokumen publik yang terbuka dan transparan kepada masyarakat.
Selanjutnya, pihak Inspektorat akan merevisi SK Tim Pengawas Pembangunan Kabupaten. Terhadap ini, Romo berharap agar dalam revisi tersebut lebih mempertegas kepengawasan, sehingga di desa-desa tidak mendapat peluang terjadinya pelanggaran dalam Peraturan Perundang-undangan.
“Hal yang salah jangan dibiarkan terus berkembang dan itu mungkin kalau ada kepengawasan dari KPK,” pinta dia.
Kemudian kata Romo, Inspektorat akan turun periksa ke desa-desa. Hal inilah yang sebetulnya diharapkan dan dinantikan masyarakat dalam pertemuan dimaksud.
Untuk itu, dia berharap agar pemeriksaan terhadap APBDes ini segera dilakukan selama masa jabatan para kades ini, sehingga semuanya menjadi terbuka dan transparan kebenarannya.
Dalam pertemuan tersebut boleh saja pihak Inspektorat mengatakan hal sebagus itu, namun Romo Zakharias mengingatkan agar tanyakan semua hal yang disampaikan kepada masyarakat kecil terkait kebenarannya di lapangan.
Untuk itu, pemeriksaan yang benar menurut dia adalah pemeriksaan yang terbuka bersama dengan semua masyarakat terutama masyarakat yang selama ini merasa diabaikan oleh kepala-kepala desa, tutup dia. [frs]