NTT.WahanaNews.co-Ngada| Tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan kegiatan penelitian pengembangan pengolahan bambu di Kabupaten Ngada.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Riset Equity DRI 2025 Berdampak yang bertujuan meningkatkan nilai tambah bambu sebagai salah satu potensi unggulan daerah.
Baca Juga:
Polres Toba Tetapkan DN DPO, Serta Pengembangan Kasus Terhadap HN Dan Beserta Yang Lainnya
Tim penelitian ini dipimpin Ihak Sumardi, PhD, dan didampingi Poetro, PhD, dan Dr. Yoyo Suhaya.
Penelitian diawali dengan survei lapangan untuk memetakan potensi bambu, kesiapan teknologi pengolahan, serta peluang diversifikasi produk bambu yang dapat dikembangkan di Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
Workshop Pengembangan Kopi dan Kakao di Karo: Langkah Nyata Menuju Keberlanjutan
Kepada media ini, Ketua Tim Peneliti ITB, Ihak Sumardi, PhD, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ngada, Johanes Rodja.