Riung dan Masa Depan Pariwisata Ngada
Baca Juga:
HAN ke-42 di Ngada: Bupati Ray Bena Tegaskan Anak Bukan Sekadar Penerus, Tapi Bagian dari Pembangunan Hari Ini
Festival ini sekaligus mempertegas ambisi menjadikan Riung sebagai salah satu kekuatan pariwisata Kabupaten Ngada.
Laut yang membentang, pulau-pulau eksotis, pesisir, budaya masyarakat serta keberadaan komodo merupakan modal besar yang dimiliki Riung.
Jika dikelola secara tepat, kekayaan tersebut bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi dapat membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.
UMKM, jasa wisata, transportasi lokal, kuliner, kerajinan hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh bersama geliat pariwisata.
Baca Juga:
Pecah Penantian Bertahun-Tahun! Raymundus Bena Resmikan SMP Negeri Rawangkalo, Era Baru Pendidikan di Pelosok Ngada Dimulai
Tetapi ada satu syarat utama: alam tidak boleh
dikorbankan demi wisata.
Justru sebaliknya, pariwisata harus menjadi salah satu kekuatan untuk membiayai, memperkuat dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga alam.
Kolaborasi Pemkab Ngada, BBKSDA NTT, Forum Konservasi Mbou Riung, pelaku pariwisata, masyarakat serta dukungan INFLORES GeF UNDP menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Senja di Pantai Watulajar