Semangat anak-anak Sint Gabriel mulai bangkit setelah pada menit 22, Kapten tim F.A. Firmanso berhasil menyarangkan bola ke gawang Yapenrais. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, melalui arahan pelatih kepala Mas Aris dan Asisten Pelatih Romeo, anak-anak Megasint terus menggempur pertahanan anak-anak Yapenrais.
Baca Juga:
Merasa Dibohongi, Marsel Isak Tak Terima Tempat Usahanya Ditutup
Asyik menyerang, anak-anak Sint Gabriel lupa akan pertahanan. Melalui serangan balik dan kerjasama yang apik pada menit ke 43 lagi-lagi Afandi pemain bernomor punggung 11 berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan kaki kanannya setelah memanfaatkan kemelut didepan gawang Megasint.
Semangat kedua tim untuk meraih kemenangan di pertandingan ini tidak kendor. Jual beli serangan pun membuat jalannya pertandingan semakin seru.
Baca Juga:
2 Tahun Tunggak, Pemda Sikka Cabut Persetujuan Sewa Lahan Tugu Tsunami
Pada menit ke 55 tim Megasint berhasil menambah keunggulan mereka melalui gol yang dicetak W.C Gaharpung pemain bernomor punggung 16. Megasint pun kembali unggul 3-2.
Namun berselang 2 menit kemudian gawang Megasint yang dikawal oleh Mario harus kebobolan lewat kaki Afandi lagi. Skor pun menjadi imbang 3-3 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Untuk menentukan kemenangan dalam pertandingan ini, permainan pun dilanjutkan dengan Adu Pinalti.