WahanaNews-NTT | Dengan susah payah tim SMK Sint Gabriel Maumere memastikan lolos ke babak 8 besar setelah berhasil menaklukan SMK Pelayaran Yapenrais dengan skor 6-5.
Lolosnya SMK Sint Gabriel ini harus ditentukan lewat drama adu pinalti setelah dalam waktu normal kedua tim bermain imbang 3-3.
Baca Juga:
Merasa Dibohongi, Marsel Isak Tak Terima Tempat Usahanya Ditutup
Pertandingan bertajuk Liga Pelajar ini dilangsungkan di Gelora Samador, Sabtu (18/06/2022) dipimpin wasit utama Joni Pora dibantu asisten wasit Faisal Kelen dan Jefri Dei.
Memiliki kualitas pemain yang sama, sejak kick off anak-anak Sint Gabriel maupun Yapenrais selalu bermain aman dan apik dengan sekali kali melancarkan serangan ke gawang lawan masing-masing.
Tim SMK Sint Gabriel Maumere dibawah komando sang kapten Fransiskus Agil Firmanso bernomor punggung 9 selalu saja memberikan umpan-umpan menarik yang bisa dimanfaatkan oleh rekan-rekan setimnya.
Baca Juga:
2 Tahun Tunggak, Pemda Sikka Cabut Persetujuan Sewa Lahan Tugu Tsunami
Alhasil pada menit ke 2 melalui kaki Jereanus Nggiri pemain bernomor punggung 3 berhasil menyarangkan gol ke gawang SMK Yapenrais yang dikawal Alfredo Tiung melalui tendangan kaki kanannya.
Setelah unggul di menit-menit awal anak-anak Mega Sint sedikit mengendurkan permainan dengan maksud untuk bertahan.
Sebaliknya, tertinggal 1-0 tidak membuat semangat anak-anak Yapenrais kendur, bahkan mereka terus menggempur pertahanan anak-anak Sint Gabriel sehingga pada menit ke 11, Afandi A berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.
Semangat anak-anak Sint Gabriel mulai bangkit setelah pada menit 22, Kapten tim F.A. Firmanso berhasil menyarangkan bola ke gawang Yapenrais. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, melalui arahan pelatih kepala Mas Aris dan Asisten Pelatih Romeo, anak-anak Megasint terus menggempur pertahanan anak-anak Yapenrais.
Asyik menyerang, anak-anak Sint Gabriel lupa akan pertahanan. Melalui serangan balik dan kerjasama yang apik pada menit ke 43 lagi-lagi Afandi pemain bernomor punggung 11 berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan kaki kanannya setelah memanfaatkan kemelut didepan gawang Megasint.
Semangat kedua tim untuk meraih kemenangan di pertandingan ini tidak kendor. Jual beli serangan pun membuat jalannya pertandingan semakin seru.
Pada menit ke 55 tim Megasint berhasil menambah keunggulan mereka melalui gol yang dicetak W.C Gaharpung pemain bernomor punggung 16. Megasint pun kembali unggul 3-2.
Namun berselang 2 menit kemudian gawang Megasint yang dikawal oleh Mario harus kebobolan lewat kaki Afandi lagi. Skor pun menjadi imbang 3-3 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Untuk menentukan kemenangan dalam pertandingan ini, permainan pun dilanjutkan dengan Adu Pinalti.
Dari 6 eksekutor yang disiapkan masing-masing tim, 3 penendang Megasint berhasil sementara 3 lainnya gagal. Sedangkan 6 eksekutor dari SMK Yapenrais, 2 diantaranya yang berhasil sedangkan 4 lainnya gagal mengeksekusi tendangan pinalti.
SMK Sint Gabriel pun berhasi memenangkan drama adu pinalti ini dengan skor 3-2. Menang adu pinalti SMK Sint Gabriel memastikan sebagai tim 3 yang lolos ke babak 8 besar Liga Pelajar dan akan berhadapan dengan SMKN 2 Maumere yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan SMAS Katholik Bhaktyarsa dengan skor 2-0. [frs]