Gempa Flores yang mengguncang wilayah Ngada juga menimbulkan korban jiwa. Hingga pembaruan data pukul 19.00 WITA, tercatat 24 orang mengalami luka ringan, 3 orang luka sedang, 16 orang luka berat, dan 3 orang meninggal dunia.
Tiga warga yang meninggal dunia masing-masing:
Wilhelmus Sohan (85), warga Desa Tadho Timur.
Geraldus Botu (10 bulan), warga Desa Lengkosambi.
Anastasia Gele Rau (89), warga Desa Masu Kedhi.
Baca Juga:
Desa Beapawe Gerakkan Bantuan Hortikultura untuk Korban Gempa, Fokus Pertama di Posko Riung
Sementara korban yang mengalami luka sedang dan luka berat masih mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Ngada bersama BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan dan seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, pelayanan kepada pengungsi serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
BPBD Ngada menegaskan, data dampak gempa ini masih bersifat sementara dan akan terus mengalami perubahan seiring proses pendataan serta verifikasi yang masih berlangsung di lapangan. [frs]
Baca Juga:
Gempa Ngada Guncang 12 Kecamatan: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi
Sumber: BPBD Kabupaten Ngada, data per 20 Agustus 2026 pukul 19.00 Wita.