Ngada-NTT.WahanaNews.co| Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan dampak luas.
Hingga pembaruan data pukul 18.00 WITA, Senin (17/8/2026), sebanyak 2.905 rumah warga terdampak dan 1.333 jiwa terpaksa mengungsi di 27 posko yang tersebar di sejumlah wilayah.
Baca Juga:
Saat Gempa Mengguncang, Karel Maku Turun Langsung: Bawa Terpal dan Bantuan Tunai untuk Warga Tiwotoda-Hobo
Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada mencatat, ribuan rumah terdampak tersebut tersebar di 12 kecamatan.
Sebanyak 640 kepala keluarga (KK) tercatat harus mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan berat.
Situasi ini membuat penanganan pascagempa menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan respons cepat, terutama untuk memastikan keselamatan warga, ketersediaan tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan.
Baca Juga:
Festival Komodo Riung 2026 Ditutup, 36 UMKM Raup Berkah dan Riung Bidik Kalender Event Nasional
27 Posko Menampung 1.333 Pengungsi
Sebanyak 27 posko pengungsian kini menjadi tempat warga berlindung. Posko tersebut tersebar di Desa Tadho Induk sebanyak 10 posko, Tadho Tengah 3 posko, Tadho Timur 4 posko, Sambinasi 2 posko, Sambinasi Barat 2 posko, Sambinasi Tengah 1 posko, serta Golo Ite 5 posko.
Selain permukiman warga, gempa juga berdampak pada satu perkampungan, yakni Kampung Dhokoudou/Tololela di Desa Manubhara.