Gempa tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berdampak terhadap infrastruktur transportasi. Sedikitnya 12 ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan, retakan hingga kondisi jalan terbelah.
Sejumlah lokasi yang terdampak antara lain ruas Laja–Boba di Wolongizu, jalan menuju pekuburan umum Rakalaba, jalan masuk Dusun Tukuwaruwaja, ruas Ledhi–Soa, ruas Waepana–Riung di Wulabhara, serta 14 titik retakan jalan menuju Desa Wate.
Baca Juga:
Desa Beapawe Gerakkan Bantuan Hortikultura untuk Korban Gempa, Fokus Pertama di Posko Riung
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada jalan menuju Kampung Madur menuju Warunembu yang mengalami kondisi terbelah, jalan poros Desa Wue, 12 titik infrastruktur jalan di Desa Wolomeze 2 yang mengalami retakan, jalan raya di dekat Jembatan Benteng Tawa 5, serta box duiker menuju SDN Riuminsi dan SMP Satap 2 Riuminsi di Desa Benteng Tawa 5.
Selain itu, terdapat retakan pada jalan setapak menuju Wongawela, ruas Wawa–Tenilopijo–Aimere, hingga ruas Sebowuli–Watu–Ruto.
Baca Juga:
Gempa Ngada Guncang 12 Kecamatan: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi
148 Sekolah dan 85 Kantor Pemerintahan Ikut Terdampak
Kerusakan juga melanda berbagai fasilitas umum dan fasilitas pelayanan masyarakat. BPBD Ngada mencatat 85 kantor pemerintahan terdampak, yang terdiri dari kantor desa, kantor Pemerintah Daerah hingga rumah jabatan.
Sektor kesehatan turut mengalami dampak dengan tercatat 75 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan, terdiri dari puskesmas, RSUD dan posyandu. Selain itu, terdapat 6 fasilitas kesehatan hewan yang terdampak dan tersebar di Kecamatan Riung, Aimere, Soa, Bajawa, Batara dan Golewa.