Ngada-NTT.WahanaNews.co| Penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Ngada terus dikebut. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Ngada menggelar Rapat Koordinasi Tanggap Darurat di Bajawa, Sabtu (22/8/2026), guna memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara cepat dan tepat sasaran.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung Gubernur NTT, Bupati Ngada, Wakil Bupati Ngada, Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri.
Baca Juga:
Demi SDM Hebat, Gubernur NTT Pastikan Siap Naikan Tensi Pendidikan, Para Ketua Osis Nyatakan Sikap
Pertemuan itu membahas kondisi terkini pascagempa sekaligus langkah percepatan penanggulangan bencana, mulai dari penyaluran bantuan, penanganan pengungsi, layanan kesehatan, ketersediaan pangan hingga pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ngada, Raymundus Bena memaparkan kondisi daerah pascagempa yang dampaknya dirasakan di seluruh 12 kecamatan.
Baca Juga:
Zaman Kian Maju, Kualitas Pendidikan Belum Memuaskan, Gubernur NTT Tegaskan Perbaiki Sistem
Kecamatan Riung menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah, namun kerusakan akibat gempa juga tersebar luas di berbagai wilayah Kabupaten Ngada.
Bupati menjelaskan, pada awal kejadian gempa, gangguan listrik dan jaringan komunikasi sempat berlangsung kurang lebih tiga hari.
Kondisi tersebut mulai berangsur normal pada hari keempat sehingga koordinasi lintas sektor serta pelayanan kepada masyarakat terdampak kembali diperkuat.