Lebih lanjut, DPD Nasdem Ngada meminta agar Majalah Tempo tidak mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Nasdem Kabupaten Ngada, Moses Jala Watu menekankan kepada seluruh kader bahwa pertemuan ini merupakan bentuk aksi damai.
"Aksi damai ini kita lakukan karena adanya isu-isu dan persoalan yang kita dengar, kita bacakan yang berhubungan dengan partai NasDem di pusat" ujarnya.
Baca Juga:
Sahroni Kembali Pimpin Komisi III, DPR dan Peneliti Beda Tafsir
Oleh karena itu lanjut dia, pernyataan sikap ini sebagai bagian dari menyampaikan tuntutan kepada teman-teman media cetak nasional.
Dia pun berharap kedepan dalam memberikan pemberitaan agar lebih selektif dan memperhatikan hal-hal konkrit yang terjadi dilapangan" tandasnya. [frs]