“Ini dilakukan secara Swakelola dan berkolaborasi dengan masyarakat,” katanya.
Pria yang akrab disapa Joni Dopo ini mengaku jika persoalan sampah tidak diperhatikan akan berdampak pada lama tinggal wisatawan di kabupaten Ngada. Apalagi perkembangan pemukiman terus bertumbuh dari waktu ke waktu.
Baca Juga:
Lagi-Lagi..!! Banjir Kembali Rendam Rumah Warga di Desa Lengkosambi Barat Daya, Sain Songkares Buka Suara
Sementara itu, Ketua DPRD Ngada Romilus Juji menyampaikan apresiasi atas inisiatif dinas PU dala melakukan sejumlah pembersihan dan perbaikan ruas jalan dalam kota.
Menurutnya inisitif yang dilakukan itu menunjukan komitmen pemerintah mencegah kota kumuh akibat sampah.
Saya pikir ini positif, mereka bergerak ditengah keterbatasan akibat efisiensi,” ujarnya.
Baca Juga:
Respon Sorotan Anggota DPRD Ngada, PPK Proyek Pengerjaan Jalan Bontor-Santak Beri Adendum 50 Hari
Menurutnya ditengan efiensi, butuh kerja-kerja luar biasa dalam mencapai keberhasilan program. Ia berharap dinas lain bisa mengikuti apa yang dilakukan dinas PU. [frs]