Permainan sudah terlihat menarik sejak wasit Joni Pora meniup pluit awal pertandingan. Adu skil sudah ditunjukkan kedua tim sejak pertandingan dimulai.
Pemain Perseka Ekasapta tampil cukup mendominasi, sejumlah peluang nyaris tercipta di menit-menit awal pertandingan. Sigapnya penjaga gawang Binter dan solidnya Ibo Nono dalam mengawal pertahanan membuat sejumlah peluang Perseka Ekasapta terbuang.
Baca Juga:
Babak 16 Besar, Buteng vs Imada: Mimpi Laskar Hoga Ngada Samakan Rekor Schalke dan PS Nangahure
Tak mau kalah, Binter FC pun balas menekan dengan bola-bola panjang memanfaatkan kecepatan Sandro Rato dan Markus Baha Tapun, hingga membuat sejumlah peluang yang juga nyaris terjadi gol.
Memasuki menit ke-13, melalui serangan balik, Markus Baha Tapun berhasil mencetak gol pertamanya melalui sontekan terukur di sudut kanan atas gawang Persekal yang dikawal Stanly Juan Gilberto. Binter FC unggul 1-0.
Baca Juga:
Amphibi Waipare vs PS Nangahure: Laga Pembuktian The Rusher Kandaskan Mimpi Laskar Kuning
Tertinggal 1-0, anak-anak Perseka Ekasapta tidak mau terlena. Mereka terus melancarkan serangan dengan permainan satu dua yang dimulai dari lini tengah. Permainan apik yang ditunjukkan Perseka Ekasapta selalu saja mengancam pertahanan Binter FC.
Tak bisa dipungkiri, Binter yang memiliki pemain-pemain yang punya jam terbang, tidak gentar dengan serangan demi serangan tersebut. Lagi-lagi pada menit ke-25 Binter FC kembali memperlebar jarak melalui gol kedua dari Markus Baha Tapun, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Perseka Ekasapta.
Meski sudah unggul, Binter FC tidak menurunkan tempo, demikian juga Perseka Ekasapta. Mereka terus menggempur pertahanan Binter FC. Alhasil, memasuki injury time babak pertama, Perseka Ekasapta berhasil memperkecil ketinggalan dengan gol dari Daud E. Banoet melalui titik putih. Gol balasan ini bertahan hingga babak pertama usai.