WahanaNews-NTT | Keperkasaan tim tangguh asal Larantuka, Flores Timur Perseka Ekasapta lumpuh ketika bersua Binter FC di laga lanjutan babak 16 besar Dewi Sartika Cup I, di Stadion Gelora Samador, Kamis (19/01/2023).
Tidak main-main, Binter mencetak 3 gol sementara Perseka Ekasapta hanya mampu mencetak 1 gol itupun melalui titik putih.
Baca Juga:
Babak 16 Besar, Buteng vs Imada: Mimpi Laskar Hoga Ngada Samakan Rekor Schalke dan PS Nangahure
Sebelum pertandingan dimulai, para penonton dan suporter sudah dibuat deg-degan karena memang kedua tim ini memiliki kualitas pemain yang hebat, yang punya jam terbang di olahraga sepak bola, baik di kancah lokal, regional maupun nasional.
Tidak tanggung-tanggung, demi mendukung timnya, suporter Perseka Ekasapta didatangkan langsung dari Larantuka, Flores Timur.
Jika dilihat, pertandingan babak 16 besar dengan jumlah penonton terbanyak mungkin di pertandingan kali ini.
Baca Juga:
Amphibi Waipare vs PS Nangahure: Laga Pembuktian The Rusher Kandaskan Mimpi Laskar Kuning
Penonton yang menyaksikan laga antara Perseka Ekasapta Larantuka lawan Binter FC. (Foto: Frans Dhena).
Sebut saja, Binter FC punya Ibo Nono, Heron Ago, Sandro Rato, Jeron William, Markus Baha Tapun. Sementara Perseka Ekasapta punya Luis Aprilio, Daud Esthen, Yusuf Ismail, Arman Atanggae.
Permainan sudah terlihat menarik sejak wasit Joni Pora meniup pluit awal pertandingan. Adu skil sudah ditunjukkan kedua tim sejak pertandingan dimulai.
Pemain Perseka Ekasapta tampil cukup mendominasi, sejumlah peluang nyaris tercipta di menit-menit awal pertandingan. Sigapnya penjaga gawang Binter dan solidnya Ibo Nono dalam mengawal pertahanan membuat sejumlah peluang Perseka Ekasapta terbuang.
Tak mau kalah, Binter FC pun balas menekan dengan bola-bola panjang memanfaatkan kecepatan Sandro Rato dan Markus Baha Tapun, hingga membuat sejumlah peluang yang juga nyaris terjadi gol.
Memasuki menit ke-13, melalui serangan balik, Markus Baha Tapun berhasil mencetak gol pertamanya melalui sontekan terukur di sudut kanan atas gawang Persekal yang dikawal Stanly Juan Gilberto. Binter FC unggul 1-0.
Tertinggal 1-0, anak-anak Perseka Ekasapta tidak mau terlena. Mereka terus melancarkan serangan dengan permainan satu dua yang dimulai dari lini tengah. Permainan apik yang ditunjukkan Perseka Ekasapta selalu saja mengancam pertahanan Binter FC.
Tak bisa dipungkiri, Binter yang memiliki pemain-pemain yang punya jam terbang, tidak gentar dengan serangan demi serangan tersebut. Lagi-lagi pada menit ke-25 Binter FC kembali memperlebar jarak melalui gol kedua dari Markus Baha Tapun, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Perseka Ekasapta.
Meski sudah unggul, Binter FC tidak menurunkan tempo, demikian juga Perseka Ekasapta. Mereka terus menggempur pertahanan Binter FC. Alhasil, memasuki injury time babak pertama, Perseka Ekasapta berhasil memperkecil ketinggalan dengan gol dari Daud E. Banoet melalui titik putih. Gol balasan ini bertahan hingga babak pertama usai.
Tim Perseka Ekasapta Larantuka. (Foto: Frans Dhena).
Di babak kedua, tempo permainan kedua tim mulai tinggi. Sama-sama menyerang dan berusaha untuk menambah gol ataupun menyamakan kedudukan. Beberapa pemain andalan dari kedua tim nampak sudah mulai kelelahan dan bahkan cedera.
Perseka Ekasapta yang berusaha untuk menyamakan kedudukan terus melancarkan serangan dan bahkan menciptakan berbagai peluang. Beruntung, Binter FC masih punya Ibo Nono dan Oktavianus Ronaldus Paghe sang penjaga gawang, yang selalu mematahkan serangan-serangan pemain Perseka Ekasapta.
Bahkan pada menit ke-71, Y.F.K Da Cunha berhasil memperbesar keunggulan Binter FC melalui sontekannya setelah memanfaatkan umpan dari Severinus Gale melalui tendangan bebas terukur.
Tertinggal 2 gol, anak-anak Perseka kembali melancarkan serangan dan terlihat mulai mengancam gawang Binter FC. Oktavianus Ronaldus Paghe beberapa kali harus berjibaku mematahkan setiap serangan Perseka Ekasapta.
Hingga wasit Joni Pora meniup pluit panjang berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 3-1 untuk kemenangan Binter, sekaligus memastikan mereka sebagai tim terakhir yang melaju ke babak Perempat Final. Binter akan bersua Samudra.
Berikut 8 tim yang sudah dipastikan lolos ke babak delapan besar Dewi Sartika Cup I, Maumere Muda vs Waioti FC; Schalke vs Lorena Junior; PSK Kabor vs Butenk FC; Samudra FC vs Binter FC.
Saksikan keseruan babak perempat final (delapan besar) Dewi Sartika Cup I yang akan tersaji mulai, Jumat (20/01/2023). [frs]