Pendidikan dan Kesehatan: SDM Ngada Jadi Prioritas. Raymundus juga menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Ngada.
IPM Ngada yang telah mencapai 72,53 disebut masuk dalam kategori tinggi.
Baca Juga:
HUT RI ke - 81, Bupati Humbahas Sapa Masyarakat Kecamatan Pakkat
Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 99,61 persen, atau telah memenuhi Universal Health Coverage (UHC).
Perlindungan sosial juga diperluas melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan, termasuk 2.638 tenaga non-ASN, 1.806 kader Posyandu dan 1.869 ketua RT.
Di bidang pendidikan, pemerintah menyediakan seragam sekolah bagi 3.150 siswa PAUD, 2.450 siswa SD dan 2.871 siswa SMP.
Baca Juga:
Gelorakan Semangat Merah Putih, Kapolres Langkat Hadiri Upacara HUT RI ke-81
Selain itu, beasiswa diberikan kepada 1.817 siswa SD dan 890 siswa SMP.
Revitalisasi sarana pendidikan pada 2026 juga terus dilakukan, mencakup 27 PAUD dan 1 USB, 23 SD serta 5 SMP, dengan total anggaran sekitar Rp43,46 miliar.
Akses pendidikan tinggi pun diperluas melalui kerja sama dengan 15 perguruan tinggi yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Malang, Jember, Bali, Kupang dan Bajawa.
Dari 601 pendaftar pada 2026, sebanyak 464 orang telah disiapkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai skema dukungan.