No menegaskan, bantuan yang dibawa bukan semata soal jumlah dan jenis komoditi yang disalurkan, tetapi menjadi wujud solidaritas masyarakat Desa Beapawe terhadap warga yang sedang bertahan di tengah situasi pascabencana.
Baca Juga:
Taspen Gerak Cepat, 5 Genset dan Ratusan Paket Sembako Dikirim untuk Korban Gempa Ngada
Pada tahap awal, kata dia, bantuan tersebut diprioritaskan untuk sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Riung.
Wilayah tersebut menjadi sasaran pertama dalam gerakan distribusi bantuan kemanusiaan yang digagas Pemerintah Desa Beapawe bersama perangkat desa dan BPD.
“Untuk gelombang pertama ini kami distribusikan di wilayah Kabupaten Ngada, khususnya di Kecamatan Riung. Fokus kami adalah membantu saudara-saudara yang saat ini masih berada di posko-posko pengungsian,” katanya.
Baca Juga:
Gempa Ngada Guncang 12 Kecamatan: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi
Pria yang akrab disapa No itu menjelaskan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan langkah pertama yang dilakukan Desa Beapawe sejak gempa melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngada.
Namun demikian, gerakan solidaritas itu dipastikan tidak berhenti pada distribusi bantuan pertama.
Pemerintah Desa Beapawe telah menyiapkan rencana untuk kembali menghimpun dan menyalurkan bantuan pada gelombang berikutnya dengan jangkauan sasaran yang lebih luas.