Lebih lanjut kata Romanus Woga menjelaskan, selama proses pendidika ini berlangsung, para CGP akan dibimbing oleh fasilitator dan juga pengajar praktik melalui pendampingan individu di sekolah dan pendampingan kelompok melalui kegiatan Lokakarya.

Baca Juga:
Bahas Keselamatan Konsumen Listrik, ALPERKLINAS Hadiri Lokakarya KESCO Korea dan ASEAN Centre Of Energy
Pendampingan individu sentil Romanus bertujuan untuk membantu CGP menerapkan hasil pembelajaran daring sehingga CGP mampu; mengembangkan diri sendiri dan juga guru lain dengan cara melakukan refleksi, berbagi, dan kolaborasi.
Selain itu, melalui pendampingan individu ini, CGP mampu memiliki kematangan moral, emosional dan spiritual untuk bereperilaku sesuai Kode Etik; CGP mampu merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan melibatkan orang tua, ketus dia.
Adanya pendampingan individu ini lanjut Romanus Woga juga dapat memampukan CGP untuk berkolaborasi dengan orang tua dan masyarakat untuk mengembangkan sekolah dan membentuk kepemimpinan siswa.
Baca Juga:
Ketua ALPERKLINAS Hadiri Lokakarya Kerjasama KESCO Korea dan ASEAN Centre Of Energy, Bahas Keselamatan Konsumen Listrik
Dan selanjutnya pendampingan ini dilakukan agar CGP mampu mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada siswa dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di sektor sekolah, tandas Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga.
Selain dari pada itu, ada juga pendampingan yang dilakukan melalui lokakarya dengan yang bertujuan untuk sebut Romanus; meningkatkan keterampilan CGP untuk menjalankan perannya, menjejaringkan CGP di tingkat Kabupaten/Kota, menjadi ruang diskusi dan pemecahan masalah yang dihadapi oleh CGP, dan lanjut Romanus Woga menambahkan, meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat sekolah dan Kabupaten/Kota.
Laporan pelaksanaan pendampingan inidividu dan lokakarya pendidikan guru penggerak kata Romanus, dilakukan dengan baik dan terarah, maka perlu dilakukan fungsi kontrol sebagai bahan laporan yang akan digunakan oleh BGP (Balai Guru Penggerak) sebagai bentuk pertanggungjawaban aktivitas pendampingan individu dan lokakarya, imbuh Wakil Bupati Sikka ini. [frs]