WAHANANEWS.ID - SIKKA – Di tengah percepatan transformasi digital, peningkatan keterampilan sumber daya manusia menjadi prioritas di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 62 generasi muda dari 18 kecamatan mengikuti pelatihan desain grafis dan aplikasi perkantoran yang didanai melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Sikka, Yoseph Karminto Eri.
Program yang berjalan sejak 2023 itu dilaksanakan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karunia Bunda, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Waioti, Maumere. Dari lebih 200 pendaftar, hanya 62 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Baca Juga:
Dinas PMD dengan TP PKK Nias Barat Adakan Pelatihan Bikin Anyaman, Sabun dan Pemasaran Digital
“Sebanyak 62 peserta mengikuti pelatihan ini dari lebih 200 pendaftar. Mereka berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Sikka. Ini menunjukkan antusiasme generasi muda untuk meningkatkan keterampilan digital sangat tinggi,” ujar Yoseph Karminto Eri saat kegiatan pembukaan pelatihan Kamis 19 Februari 2026.
Menurut dia, dukungan anggaran Pokir tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di era digital. Ia menilai penguatan kompetensi di bidang teknologi informasi menjadi kebutuhan mendesak di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
“Karunia Bunda adalah laboratorium skill bagi generasi muda Sikka. Di sini ada potensi besar yang harus digerakkan agar mereka mampu bersaing di pasar digital,” katanya.
Baca Juga:
Tingginya Angka Perceraian, Kemenag Fokus Bekali Catin dengan Literasi Keuangan Syariah
LKP Karunia Bunda sendiri telah beroperasi sejak awal dekade 2010-an dengan fokus pada pelatihan berbasis praktik, meliputi aplikasi perkantoran, desain grafis, pengolahan video, hingga literasi digital. Lembaga ini telah terdaftar dalam sistem pendidikan nasional dan memiliki Nomor Induk Lembaga Kursus (NILEK), sehingga dapat berkolaborasi dalam berbagai program pelatihan, termasuk skema Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK).
Selain itu, lembaga tersebut juga dipercaya sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan desain grafis di wilayah Flores.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Ferdinandus Lepe, menyatakan program pelatihan ini relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.