Relawan berharap dukungan terhadap masyarakat terdampak gempa dapat terus mengalir, sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan selama masa darurat.
Mereka juga mengajak berbagai pihak untuk tidak menutup mata terhadap kondisi warga terdampak.
Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan bersama-sama, dapat menjadi kekuatan besar bagi masyarakat.
Dari dapur SPPG Trikora dan SPPG Ngedukelu, bantuan itu bergerak.
Baca Juga:
Proses Lelang Aset SPPG MBG Diprotes: PT Utami Catering Service Minta Penjelasan BRI dan KPKNL Jakarta II
Mie, telur, air minum dan terpal memang sederhana. Tetapi di tengah bencana, kehadiran dan kepedulian bisa menjadi sangat berarti.
Ketika bumi mengguncang Ngada, solidaritas justru ikut menguat. Ketika warga membutuhkan, relawan datang. Dan ketika masyarakat diuji bencana, gotong royong kembali membuktikan bahwa kemanusiaan tidak boleh berhenti. [frs[