Ngada-NTT.WahanaNews.co| Penantian panjang masyarakat Rawangkalo akhirnya berbuah manis. Setelah bertahun-tahun mendambakan kehadiran sekolah menengah pertama negeri, impian itu resmi terwujud.
Bupati Ngada, Raymundus Bena, meresmikan SMP Negeri Rawangkalo pada Senin (27/7/2026), sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada dalam menghadirkan pemerataan pendidikan hingga ke pelosok.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Seragam, Ini Investasi Masa Depan! Ray Bena Serahkan Bantuan untuk 4.500 Siswa, Lepas Kontingen Jambore Mengemban Nama Baik Ngada
Peresmian tersebut berlangsung penuh sukacita. Ratusan warga, tokoh adat, guru, orang tua, dan para siswa memadati lokasi acara untuk menyaksikan momen bersejarah yang selama ini mereka nantikan.
Bagi masyarakat Rawangkalo, berdirinya SMP Negeri Rawangkalo bukan sekadar penambahan fasilitas pendidikan, melainkan simbol hadirnya keadilan akses belajar bagi anak-anak di wilayah Riung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah Ngada Yohanes Ghae, Asisten I Setda Ngada Alfian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada Elisius Watungadha, Kepala Dinas Nakertrans Ermelinda Inam Mugi, Plt. Camat Riung Emanuel Kora, serta berbagai tokoh masyarakat.
Baca Juga:
Penantian Puluhan Tahun Berakhir! Takatunga 1 Akhirnya Terang, Bupati Ngada Bawa Listrik, Bangun Poskesdes, dan Pastikan Pelosok Tak Lagi Tertinggal
Dalam sambutannya, Bupati Raymundus Bena menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar bagi masa depan Kabupaten Ngada.
Menurutnya, membangun sekolah bukan sekadar mendirikan gedung, tetapi membuka jalan bagi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing.
"Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Kehadiran SMP Negeri Rawangkalo bukan hanya menambah bangunan sekolah, tetapi membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh," tegas Raymundus Bena.
Bupati Ngada, Raymundus Bena membacakan naskah peresmian.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Ngada akan terus memperkuat sektor pendidikan melalui pembangunan sarana dan prasarana, pemerataan akses layanan pendidikan, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik hingga menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan.
Ketua Panitia, Antonius An Gor, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya SMP Negeri Rawangkalo. Ia menyebut lahirnya sekolah tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang masyarakat yang akhirnya mendapat respons nyata dari pemerintah daerah.
"Ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat Rawangkalo. Kami bersyukur pemerintah hadir dan memberikan perhatian nyata bagi masa depan pendidikan anak-anak kami," ujarnya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Paulinus Tanda. Ia berharap peresmian sekolah ini menjadi awal dari pembangunan infrastruktur pendukung lainnya, mulai dari peningkatan fasilitas belajar hingga akses jalan menuju sekolah agar proses pendidikan semakin optimal.
Momentum peresmian juga diwarnai dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah, termasuk seragam bagi para siswa. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah agar peserta didik dapat mengikuti proses belajar dengan lebih baik sejak awal tahun ajaran.
Penyerahan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada perwakilan peserta didik SMPN Rawangkalo oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena.
Berdirinya SMP Negeri Rawangkalo menjadi tonggak penting dalam pemerataan pendidikan di Kabupaten Ngada. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu mengurangi hambatan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Riung sekaligus melahirkan generasi muda Ngada yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah.
Peresmian ini menjadi bukti bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada untuk menghadirkan pendidikan yang merata bukan sekadar janji, tetapi diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang langsung dirasakan masyarakat. [frs]