Namun, dibalik semuanya itu, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada pertanian dan peternakan, pihaknya diminta mampu menciptakan teknologi tepat guna untuk membantu, membangun serta mengatasi masalah yang terjadi di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Turnamen Futzal Peternakan Cup I Ditutup, Stiper FB “Lirik” Pertandingan Antar SMA/SMK
Ia menjelaskan, permintaan pasar kerja dan harapan-harapan masyarakat ini menjadi tantangan bagi STIPER untuk mencetak lulusan, yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki keterampilan-keterampilan praktis, berjiwa kerja, tanggung jawab, serta inovatif.
Oleh karena itu tutur Nico Noy, kurikulum di STIPER sudah dirancang untuk mengintegrasikan IPTEK dan kehidupan tengah masyarakat, agar bisa memenuhi kebutuhan pasar kerja baik lokal, nasional maupun internasional.
Lebih lanjut kata dia, di tahun akademik 2026/2027 ini STIPER FB menargetkan 400 mahasiswa baru. Oleh karena itu, pihaknya secara resmi telah melaunching pembukaan mahasiswa baru.
Baca Juga:
DPRD, STIPER FB dan Karunia Junior & Crew Beri Bonus ke PSN Ngada Usai Lolos Final ETMC
Menurut dia, Launching ini bukan sekedar seremoni, namun menjadi langkah strategis kampus tersebut dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan pertanian dan peternakan yang berbasis riset.
“Launching hari ini bukan sekedar untuk pembukaan penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi STIPER untuk pembangunan SDM, pemberdayaan pertanian dan peternakan berbasis riset,” ketus dia.
Untuk itu selaku orang nomor satu di kampus ini, Nico Noy mengajak siswa/siswi tamatan SMK/SMA/MADRASAH dimanapun berada untuk segera mendaftarkan diri. [frs]