Sementara itu, perwakilan dosen pendamping dari Universitas Jember menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Ngada yang telah memfasilitasi seluruh proses kedatangan mahasiswa, mulai dari Ende hingga lokasi penempatan di Kecamatan Soa.
Baca Juga:
“Era Uang Tunai Mulai Ditinggal!” Pemkab Ngada dan Bank NTT Resmi Luncurkan Sistem Keuangan Digital Modern
Ia menjelaskan, selama 30 hingga 35 hari ke depan para mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang telah dirancang bersama Bapperida Kabupaten Ngada agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di desa.
"Kami menitipkan anak-anak kami kepada Pemerintah Kabupaten Ngada dan masyarakat. Semoga mereka dapat belajar sekaligus memberi manfaat nyata bagi desa tempat mereka mengabdi," ungkapnya.
Baca Juga:
ITB dan Pemkab Ngada “Naikkan Kelas” Bambu Lokal! Pengrajin Diajari Produksi Papan Laminasi Bernilai Ekspor
Perwakilan Universitas Nusa Cendana juga menjelaskan bahwa program KKN tahun ini membawa semangat Undana Berdampak, dengan melibatkan tidak hanya mahasiswa tetapi juga 124 dosen yang tergabung dalam 43 tim. Mereka akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah Kabupaten Ngada selama kurang lebih dua bulan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Di sisi lain, STIA Pembangunan Jember mencatat sejarah baru dengan untuk pertama kalinya mengirimkan mahasiswa melaksanakan pengabdian di Kabupaten Ngada. Pihak kampus menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ngada.
"Ini merupakan pengalaman pertama kami melaksanakan pengabdian di Kabupaten Ngada. Terima kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan untuk belajar sekaligus mengabdi bersama masyarakat," ujar perwakilan STIA Pembangunan Jember.