Ngada-NTT.WahanaNews.co| Kabupaten Ngada kembali menegaskan komitmennya membangun desa melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Bupati dan Wakil Bupati Ngada secara resmi menyambut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Jember (UNEJ), Universitas Nusa Cendana (Undana), dan STIA Pembangunan Jember di Aula Setda Ngada, Senin (6/7).
Penerimaan tersebut menjadi momentum dimulainya pengabdian para mahasiswa di berbagai desa di Kabupaten Ngada. Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi baru dalam menghadirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mempercepat pembangunan desa melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Baca Juga:
“Era Uang Tunai Mulai Ditinggal!” Pemkab Ngada dan Bank NTT Resmi Luncurkan Sistem Keuangan Digital Modern
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada, pimpinan perangkat daerah, para camat di wilayah lokasi KKN, kepala desa, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ngada menegaskan bahwa penempatan mahasiswa di desa selaras dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan desa sebagai fondasi utama kemajuan Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
ITB dan Pemkab Ngada “Naikkan Kelas” Bambu Lokal! Pengrajin Diajari Produksi Papan Laminasi Bernilai Ekspor
"Visi Kabupaten Ngada adalah membangun kota, menata desa. Karena itu, adik-adik ditempatkan di desa sebab desa merupakan fondasi pembangunan daerah," tegasnya.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi ikut mengenal kekayaan budaya yang menjadi identitas Kabupaten Ngada. Menurutnya, saat ini pemerintah daerah sedang menggalakkan berbagai kegiatan pelestarian budaya sehingga para camat dan pemerintah desa diminta melibatkan mahasiswa dalam setiap agenda kebudayaan.
"Ngada memiliki potensi besar, mulai dari budaya, pariwisata hingga kehidupan sosial masyarakatnya. Saya berharap mahasiswa dapat terlibat langsung agar semakin memahami kekayaan daerah ini," ujarnya.