Staf Ahli Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat, Don Copertino Nua, mengatakan bantuan diprioritaskan bagi warga yang kondisinya paling membutuhkan.
“Kloter pertama sudah dilakukan penyaluran di lima titik berbeda, menyasar Kecamatan Golewa Barat, Golewa dan Wolomeze,” ujar Don kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga:
Julie Laiskodat Siap Kawal Seluruh Aspirasi Kepala Daerah NTT hingga ke Pemerintah Pusat
Menurut Don, kondisi warga di sejumlah titik masih memprihatinkan. Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri di sekitar rumah mereka karena bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan.
Ada yang bertahan di tenda-tenda darurat. Sebagian lainnya terpaksa menumpang di rumah keluarga maupun tetangga yang masih aman ditempati.
Baca Juga:
Ratusan Warga Sumedang Terima Bantuan Sembako, TB Hasanuddin Sosialisasikan Program Beasiswa bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu
“Di setiap titik pengungsian terdapat sekitar 10 sampai 12 keluarga. Bahkan ada satu titik yang menampung hingga 16 keluarga,” jelasnya.
Don menegaskan, penentuan lokasi penerima bantuan dilakukan berdasarkan data awal warga terdampak, dengan prioritas diberikan kepada mereka yang mengalami kerusakan rumah dan membutuhkan bantuan paling mendesak.
Tak berhenti di lima titik, NasDem Ngada kembali tancap gas.