Ngada-NTT.WahanaNews.co| Di tengah kepanikan, rumah-rumah yang rusak, dan warga yang masih bertahan di tenda-tenda darurat, gerakan kemanusiaan terus bergerak.
Partai NasDem Kabupaten Ngada turun langsung menyisir wilayah terdampak gempa melalui gerakan “NasDem Ngada Peduli”, memastikan bantuan kebutuhan dasar tiba di tangan warga yang paling membutuhkan.
Baca Juga:
Julie Laiskodat Siap Kawal Seluruh Aspirasi Kepala Daerah NTT hingga ke Pemerintah Pusat
Tak tanggung-tanggung, dalam dua kloter penyaluran, NasDem Ngada mengerahkan 2 ton beras, 375 dos mie instan, 351 papan telur dan 300 dos air minum kemasan untuk warga terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Ngada.
Bantuan tersebut merupakan dukungan Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, yang kemudian disalurkan jajaran pengurus NasDem Ngada secara langsung ke masyarakat.
Paket bantuan yang siap disalurkan.
Baca Juga:
Ratusan Warga Sumedang Terima Bantuan Sembako, TB Hasanuddin Sosialisasikan Program Beasiswa bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Penyaluran pertama dilakukan pada Senin (17/8/2026). Tim menyisir lima titik di wilayah Kecamatan Golewa Barat, Golewa dan Wolomeze.
Sebanyak 500 kilogram beras, 75 dos mi instan dan sekitar 50 papan telur disalurkan kepada 76 kepala keluarga yang terdampak gempa, terutama warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga roboh.
Staf Ahli Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat, Don Copertino Nua, mengatakan bantuan diprioritaskan bagi warga yang kondisinya paling membutuhkan.
“Kloter pertama sudah dilakukan penyaluran di lima titik berbeda, menyasar Kecamatan Golewa Barat, Golewa dan Wolomeze,” ujar Don kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Menurut Don, kondisi warga di sejumlah titik masih memprihatinkan. Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri di sekitar rumah mereka karena bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan.
Ada yang bertahan di tenda-tenda darurat. Sebagian lainnya terpaksa menumpang di rumah keluarga maupun tetangga yang masih aman ditempati.
“Di setiap titik pengungsian terdapat sekitar 10 sampai 12 keluarga. Bahkan ada satu titik yang menampung hingga 16 keluarga,” jelasnya.
Don menegaskan, penentuan lokasi penerima bantuan dilakukan berdasarkan data awal warga terdampak, dengan prioritas diberikan kepada mereka yang mengalami kerusakan rumah dan membutuhkan bantuan paling mendesak.
Tak berhenti di lima titik, NasDem Ngada kembali tancap gas.
Memasuki kloter kedua pada Selasa (18/8/2026), tim kembali bergerak menyisir wilayah Riung Raya, Bajawa dan Aimere. Bantuan kali ini menjangkau 15 titik dengan membawa 1,5 ton beras, 170 dos mie instan dan 300 dos air minum kemasan.
“Arahan Ibu Julie Laiskodat adalah memastikan bantuan ini diterima langsung oleh masyarakat yang terdampak dan berada di lokasi pengungsian,” tegas Don.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat hingga memasuki tahap pemulihan.
“Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Ngada, Moses Jalawatu, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran NasDem di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Hari ketiga ini, bantuan berupa 1,5 ton beras, mi sebanyak 170 dos dan air minum sebanyak 300 dos,” ungkap Moses.
Menurutnya, NasDem ingin memastikan masyarakat terdampak tidak merasa berjalan sendiri menghadapi dampak bencana.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem, khususnya NasDem Ngada, terhadap korban dampak gempa di sebagian wilayah Flores, khususnya di Kabupaten Ngada,” katanya.
Moses berharap bantuan tersebut sedikitnya mampu meringankan beban warga yang kehilangan rasa aman setelah rumah mereka rusak akibat gempa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin saja terjadi,” pesannya.
Di tengah reruntuhan rumah, tenda-tenda darurat dan trauma yang masih membekas, bantuan tersebut menjadi pesan kemanusiaan bahwa warga terdampak tidak sendirian.
NasDem Ngada Peduli pun menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, menyisir wilayah terdampak dan memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau warga yang paling membutuhkan. [frs]