Dalam Undang-Undang nomor 33 tahun 2019 menyebutkan perfilman itu mempunyai banyak fungsi, yang salah satunya sebagai media promosi.
Dengan membuat Vlog dalam ajang Festival ini, sebenarnya mau menunjukkan bahwa budaya harus diperkenalkan atau dipromosikan agar diketahui oleh pihak lain, tukas Syaifullah.
Baca Juga:
DPRD Gelar Paripurna LKPJ 2025, Bupati Ngada Komitmen Serius Tindak Lanjut Rekomendasi Pansus
Butuh Partisipasi Masyarakat
Senada dengan Syaifullah, Bupati Ngada Raymundus Bena berharap adanya partisipasi masyarakat dalam budaya, tradisi dan berbagai macam hasil karya, agar keberagaman ini akan tumbuh dan menjadi kuat dalam satu kesatuan, sehingga akan lebih mudah untuk membumingkannya.
Ray Bena menegaskan, kekuatan itu dibangun dari dalam yang diawali dengan hal kecil, sehingga menjadi hal yang dahsyat ketika ditampilkan keluar.
Baca Juga:
Tak Mau Rakyat Dikorbankan, Ketua Fraksi PDIP Ngada Minta Bupati Segera Akhiri Kontroversi Pelantikan Sekda Ngada
Bupati Ngada, Raymundus Bena.
Festival ini lanjut dia, merupakan wujud nyata dalam mengembangkan dan merawat kebudayaan nasional sebagai identitas bangsa.