NTT.WahanaNews.co-Ngada| Festival Gerakan Kebudayaan (GAYAIN) 2025 di Kabupaten Ngada resmi dibuka yang ditandai dengan lomba karnaval.
Dalam balutan pernak-pernik plastik dan bunga, para peserta karnaval yang terdiri dari 25 kelompok ini membuat heboh penonton yang menyaksikannya.
Baca Juga:
Ibarat Hutan Tidak Terurus, Nico Noy Ajak Warga Wolokuku Jadi Mitra PT. BIS, Jadikan Kemiri Sunan Potensi Unggulan
Festival yang dikemas dalam gerakan kebudayaan Indonesia mengangkat tema bunga serta mengusung kampanye pengurangan sampah plastik.


Para peserta menampilkan kostum-kostum unik dan menarik yang dirancang dari bahan plastik daur ulang dihiasi dengan berbagai bunga sebagai simbol identitas Bajawa sebagai “Kota Bunga”.
Baca Juga:
TKK MNPK Gelar Pleno 1 di Kemah Tabor
Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywulli dalam kata pelepasannya mewakili Bupati Ngada mengapresiasi peserta karnaval yang sudah memenuhi pelataran Mall Pelayanan Publik dan Bank NTT Cabang Bajawa.
“Dengan memohon Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Sabtu tanggal 27 September 2025, saya atas nama Bupati Ngada dengan ini melepas peserta lomba karnaval dalam rangka kegiatan Gerakan Kebudayaan Indonesia, Hari Komedi Indonesia, dan Pesta Pangan Lokal Masyarakat Adat yang dibingkai dalam Festival Budaya Ngada, tahun 2025. Dengan semangat budaya, kita membangun desa menata kota, dari Ngada untuk Nusantara. Mari kita mendukung Ngada bebas limbah sampah dan melestarikan Bajawa Kota Bunga. Kiranya Tuhan menyertai segala usaha dan karya kita semua,” ucap Nico Noy dalam naskah pelepasan mewakili Bupati Ngada, Raymundus Bena. [frs]