WAHANANEWS.COM- MAUMERE — Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih, warga dan siswa di SDN Watuwekak, Desa Seusina, Kecamatan Kewapante, akhirnya merasakan perubahan nyata. Krisis yang selama ini membayangi aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari kini mulai terurai—air bersih akhirnya mengalir.
Momentum penting itu terjadi pada Senin (4/5/2026), ketika Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir menyerahkan fasilitas air bersih senilai Rp351.655.000 kepada pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Teror Senjata di Yahukimo, Sopir Tangki Air Bersih Alami Luka Tembak
Bantuan tersebut bukan sekadar simbolik. Infrastruktur yang dibangun mencakup satu unit sumur bor, tandon air berkapasitas 5.000 liter, delapan titik kran air yang menjangkau ruang kelas dan toilet sekolah, serta satu titik kran khusus untuk kebutuhan warga. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan wastafel untuk mendukung sanitasi dan kesehatan lingkungan sekolah.
Selama ini, keterbatasan air bersih menjadi persoalan mendasar yang memengaruhi kualitas hidup dan proses belajar-mengajar. Air bukan hanya kebutuhan domestik, tetapi fondasi bagi kesehatan, kebersihan, dan martabat manusia.
Perwakilan yayasan, Yos Enos Kusumo, menegaskan bahwa bantuan tersebut lahir dari semangat kemanusiaan yang melampaui batas identitas.
Baca Juga:
TNI AD Kerahkan Mobil Damkar Suplai Air Bersih untuk Korban Banjir Sumbar
“Kami hadir untuk memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Perbedaan latar belakang tidak pernah menjadi penghalang untuk berbagi,” ujarnya.
Pesan yang dibawa bukan sekadar distribusi bantuan, melainkan nilai universal tentang solidaritas dan kasih terhadap sesama.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyebut bantuan ini sebagai anugerah nyata bagi masyarakat.