Menurutnya, air adalah sumber kehidupan yang tidak tergantikan, dan kehadiran fasilitas ini harus dijaga serta dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan.
Ia juga mengakui bahwa masih banyak wilayah di Kabupaten Sikka yang menghadapi persoalan serupa, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Baca Juga:
Teror Senjata di Yahukimo, Sopir Tangki Air Bersih Alami Luka Tembak
Di sisi lain, sukarelawan yayasan, Ladawn Turley Stead, mengungkapkan kesan mendalam atas pengalaman mereka di Sikka. Sambutan hangat masyarakat serta kekayaan budaya lokal menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses kemanusiaan yang mereka jalani.
“Kami tersentuh dengan sambutan masyarakat di sini. Kami percaya air adalah kehidupan, dan kami bersyukur bisa menjadi bagian dari perubahan ini,” ungkapnya.
Kini, di SDN Watuwekak, air bukan lagi barang langka. Ia mengalir sebagai simbol harapan baru—bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian masih menemukan jalannya.