Kedua, pengembangan bakat (talenta); memberikan wadah bagi umat untuk menggali potensi diri, baik dalam bidang seni, liturgi maupun pengetahuan iman.
Ketiga, syukur pastoral; merayakan kekayaan tradisi lokal dan semangat modernitas yang tumbuh, seiring berkembangnya usia paroki.
Baca Juga:
Diduga Ditikam, Perempuan Ditemukan Tewas di Area Gereja Sorong
“Melalui aneka lomba menyongsong 1 abad ini, diharapkan semangat pelindung kita Santo Yosef yang setia dan rendah hati selalu menjiwai setiap langkah umat dalam mewartakan kasih Tuhan ditengah tantangan zaman yang kian dinamis. [frs]