Nagekeo-NTT.WahanaNews.co| Paroki Santo Yosef Raja bukan sekadar bangunan fisik yang berdiri di atas tanah, melainkan bukti hidup dari perjalanan iman, pengabdian, dan penyebaran kabar gembira yang telah mengakar selama 100 tahun, 1926-2026.
Perjalanan menuju 1 abad (100 tahun) ini, menjadi sebuah tonggak sejarah emas (Golden Milestone) yang menandai ketangguhan umat dalam menjaga warisan rohani dari para misionaris dan pendahulu.
Baca Juga:
Diduga Ditikam, Perempuan Ditemukan Tewas di Area Gereja Sorong
Ketua Seksi Perlombaan, Shely Nena dalam arahannya, Sabtu (14/3/26) mengungkapkan, seiring dengan bergulirnya waktu, perjalanan 1 abad ini menjadi momentum refleksi jejak langkah Penginjilan di Paroki Santo Yosef Raja.
Namun kata Shely perayaan tidak boleh berhenti hanya pada seremoni Liturgi semata. Diperlukan ruang bagi seluruh lapisan umat, mulai dari anak-anak SEKAMI, Remaja, OMK hingga orang tua untuk mengungkapkan rasa syukur, kegembiraan dam kebersamaan sabagai satu keluarga besar Allah.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Hadiri Perayaan Ekaristi Inaugurasi Provinsi Kapusin Sibolga
Rangkaian Perlombaan
Berangkat dari kesadaran itu, panitia pelaksana menyelenggarakan rangkaian perlombaan sebagai sarana untuk :
Pertama, mempererat persaudaraan (Persekutuan); menghilangkan sekat antar wilayah atau lingkungan, sehingga tercipta rasa communio yang nyata.