Ngada-NTT.WahanaNews.co| Semangat juang dan optimisme membakar langit Ngada saat tim kebanggaan daerah, PSN Ngada, resmi dilepas menuju Liga 4 Putaran Nasional Piala Presiden, Rabu (20/5/2026).
Pelepasan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu atau akrab disapa Berni Dhey, bukan sekadar seremoni biasa. Momen itu menjadi titik awal perjuangan besar membawa nama Ngada bertarung dan diperhitungkan di pentas sepak bola nasional.
Baca Juga:
Ribuan Ngada Mania Antri Tiket Final ETMC XXXIV
Di hadapan para pemain, pelatih, official, dan suporter, Berni Dhey menegaskan bahwa PSN Ngada datang ke Liga 4 Nasional bukan untuk sekadar numpang lewat. Ia menilai PSN merupakan tim yang memiliki sejarah kuat, tradisi prestasi, dan nama besar yang sudah lama dikenal di dunia sepak bola Indonesia.
“PSN bukan tim biasa. Tim ini pernah menjadi runner up Liga Nusantara dan sudah dikenal di level nasional. Itu kebanggaan masyarakat Ngada yang
harus terus dijaga,” tegasnya penuh semangat.
Atmosfer pelepasan terasa emosional. Sorotan mata para pemain memancarkan tekad besar untuk membawa pulang kebanggaan bagi tanah Ngada. Dukungan masyarakat yang terus mengalir menjadi energi tambahan bagi skuad PSN sebelum memulai pertarungan di level nasional.
Baca Juga:
DPRD, STIPER FB dan Karunia Junior & Crew Beri Bonus ke PSN Ngada Usai Lolos Final ETMC
Politisi PKB itu juga mengingatkan agar sejarah dan capaian masa lalu tidak menjadi tekanan bagi para pemain. Menurutnya, prestasi terdahulu justru harus dijadikan bahan bakar untuk tampil lebih percaya diri, lebih berani, dan lebih haus kemenangan.
“Jangan takut dengan nama besar lawan. Jadikan sejarah PSN sebagai motivasi untuk bertarung lebih keras dan menunjukkan kualitas kalian,” ujarnya.
Berni Dhey pun mengajak seluruh masyarakat Ngada bersatu memberikan dukungan penuh kepada PSN Ngada. Ia menegaskan perjuangan tim di Liga 4 Nasional bukan hanya perjuangan pemain di lapangan, tetapi juga harga diri dan kebanggaan seluruh masyarakat Ngada.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Ngada untuk mendoakan dan mendukung PSN. Mereka membawa nama daerah ini di panggung nasional,” katanya.
Dalam pesan khususnya kepada para pemain dan official, Berni Dhey meminta seluruh skuad bermain dengan hati dan menjaga nama baik daerah di mana pun bertanding.
“Bermainlah dengan hati untuk lambang di dada kalian. Tunjukkan bahwa anak-anak Ngada mampu bersaing dan berdiri sejajar di sepak bola nasional,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Ngada, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan PSN Ngada. Ia menyebut Liga 4 Nasional menjadi kesempatan emas bagi talenta muda Ngada untuk membuka jalan menuju level sepak bola yang lebih tinggi.
Menurut Berni Dhey, saat ini sudah ada putra-putra Ngada yang berhasil menembus klub-klub Liga 1 Indonesia. Karena itu, kesempatan tampil di Liga 4 Nasional harus dimanfaatkan maksimal untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas terbaik.
“Liga 4 ini bukan hanya soal prestasi, tetapi pintu menuju masa depan sepak bola yang lebih besar. Gunakan kesempatan ini untuk membuktikan kualitas kalian,” pungkasnya.
Kini harapan masyarakat Ngada berada di pundak PSN Ngada. Dengan semangat juang, dukungan masyarakat, dan tekad mengharumkan nama daerah, PSN siap mengibarkan kebanggaan Ngada di panggung nasional. [frs]