WahanaNews-NTT | Guna menjaga ketersediaan pasokan BBM saat puasa dan lebaran, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengusulkan penambahan volume kuota BBM ke DPR.
"Dalam jangka pendek (kami hendak) menjaga ketersediaan pasokan dan distribusi BBM, khususnya pada periode Ramadan dan Idul Fitri. Kami mengusulkan perubahan kuota jenis BBM tertentu yaitu minyak solar, minyak tanah, dan jenis BBM khusus penugasan Pertalite," ungkap Menteri ESDM Arifin Tasrif pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII, Rabu (13/4).
Baca Juga:
Gawat...Modus Pakai Kartu Nelayan, Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Di Desa Regemuk, Ranto Panjang Bebas Beroperasi
Berdasarkan paparan, berikut rincian penambahan kuota yang diusulkan oleh Kementerian ESDM:
1. Pertalite menambah kuota sebesar 5,45 juta kiloliter (kl) dari semula 23,05 juta kl menjadi 28,5 kl.
2. Solar menambah kuota sebesar 2,29 juta kl dari semula 15,1 juta kl menjadi17,39 juta kl.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni 2026
3. Minyak tanah menambah kuota sebesar 0,1 juta kl dari semula 0,48 juta kl menjadi 0,58 kl.
4. Untuk kuota LPG tabung 3 kg tetap di 8 juta metric ton.
Ia mengatakan usulan diajukan karena selama periode Januari hingga Maret 2022, Kementerian ESDM mencatat kelebihan konsumsi bahan bakar jenis Pertalite sebesar 14 persen, solar sebanyak 9,5 persen dan minyak tanah sekitar 10,09 persen.