Sesampainya di lokasi dan memasukkan kartu ATM, ternyata layanan penarikan uang tidak dapat dilakukan.
Pelaku lalu mengulangi beberapa kali, namun transaksi penarikan uang tidak dapat dilakukan.
Baca Juga:
508 Guru RA di Sumedang Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi HAM dan Kurikulum Berbasis Cinta
"Sehingga pelaku merasa kesal, kemudian pelaku mengambil batu di saku celana, yang mana batu itu sudah dibawa oleh pelaku dari rumahnya, lalu kemudian memukul layar monitor hingga pecah," jelas AKP Ridwan.
Selanjutnya, pelaku keluar dari ruangan ATM dan melanjutkan perjalanan ke ATM BNI lainnya di perempatan lampu lalulintas Langka Kabe.
Pelaku mendapati hal serupa di ATM BNI, ia tidak bisa mendapatkan uang dari mesin ATM.
Baca Juga:
Ratusan Warga Sumedang Terima Bantuan Sembako, TB Hasanuddin Sosialisasikan Program Beasiswa bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu
"Kembali lagi pelaku merusak layar monitor ATM BNI dengan cara memukul menggunakan batu hingga pecah," jelas AKP Ridwan.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu buah kartu ATM BRI milik pelaku yang di gunakan untuk menarik uang di ATM BNI dan satu unit sepeda motor matic milik pelaku.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak dua layar monitor mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pecah, Minggu 1 Mei 2022.