WahanaNews-Labuanbajo | Minyak goreng yang langka dikeluhkan sejumlah warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Kamis 10 Maret 2022.
"Semoga cepat ada minyak goreng, supaya ibu-ibu tidak heboh," kata seorang ibu rumah tangga di Labuan Bajo, Nelty (31).
Baca Juga:
Charisma Fathoni Bidik Sapu Bersih Dua Laga Terakhir Paruh Pertama BRI Super League
Diakui Nelty, kelangkaan minyak goreng dialaminya dalam sepekan terakhir.
"Padahal Indonesia merupakan salah satu negara yang produksi minyak kelapa sawit tertinggi di dunia, tapi minyak goreng sulit," keluhnya.
Pihaknya pun berharap agar minyak goreng tersedia di Labuan Bajo, sehingga tidak menyulitkan ibu rumah tangga dan warga lainnya.
Baca Juga:
PBB dan AS Resmikan Bantuan Kemanusiaan USD2 Miliar untuk Selamatkan Jutaan Nyawa
Pemilik Kios Rejeki Putrari Labuan Bajo, David Jelabut (53) mengaku, stok minyak goreng di kios miliknya telah berkurang pada beberapa hari terakhir.
"Dapat dilihat di rak, sudah mulai kosong," katanya.
Pihaknya pun telah berusaha agar mendapatkan minyak goreng di beberapa toko besar di Labuan Bajo, namun di toko itu, kata David, tidak ada minyak goreng.