NT -WAHANANEWS – Kabupaten Sikka resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup Piala Ketua TP PKK NTT Tahun 2026. Turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur ini akan digelar mulai 25 Juli hingga 20 Agustus 2026 di Stadion Gelora Samador Maumere.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Cherry Newar, dalam konferensi pers yang berlangsung di Sekretariat KONI Kabupaten Sikka, Jalan Ahmad Yani, Maumere, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga:
Teguran Bupati Sikka Berujung Guru Masuk RS, Ketua DPRD Buka Suara
Dalam keterangannya, Cherry Newar mengungkapkan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan bersama Pemerintah Kabupaten Sikka, PSSI NTT, PSSI Kabupaten Sikka, serta berbagai pihak terkait agar pelaksanaan turnamen berjalan sukses.
"Bupati Sikka telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi penyelenggara ajang bergengsi ini. Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Sikka untuk menghadirkan penyelenggaraan yang profesional dan berkesan," ujarnya.
Cherry Newar, yang saat ini juga menjabat sebagai Camat Alok, ditunjuk langsung oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago untuk memimpin kepanitiaan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Baca Juga:
Vox Point Indonesia Sikka — Empat Tahun Menggema, Dari Saung Bambu Menuju Misi Besar untuk Gereja dan Masyarakat
Panitia menjelaskan bahwa berbagai tahapan administrasi telah dilakukan, termasuk koordinasi intensif dengan PSSI NTT, pengajuan izin keramaian kepada Polres Sikka dan Polda NTT serta pemantapan kesiapan Stadion Gelora Samador sebagai satu-satunya venue pertandingan.
Meski jumlah peserta dari kabupaten/kota se-NTT masih menunggu konfirmasi resmi dari PSSI NTT, panitia memastikan seluruh persiapan terus berjalan. Jadwal pertandingan nantinya akan disusun bersama PSSI NTT setelah seluruh peserta terverifikasi.
Selain mempersiapkan aspek teknis pertandingan, panitia juga memperkenalkan maskot resmi turnamen bernama SI-MANIS (Sikka Maumere Manise), karya Universitas Nusa Nipa. Maskot tersebut mengangkat filosofi budaya lokal Kabupaten Sikka melalui simbol kepala naga, mahkota, selendang adat, gong, hingga ekor naga yang melambangkan kepemimpinan, keberanian, persatuan, kehormatan, dan semangat generasi muda Nusa Tenggara Timur dalam meraih prestasi.
Beragam filosofi warna pada maskot juga mencerminkan nilai-nilai sportivitas, integritas, optimisme, kebersamaan, dan semangat juang yang menjadi ruh penyelenggaraan Soeratin Cup dan Pertiwi Cup tahun ini.
Ketua Panitia berharap seluruh elemen masyarakat Sikka dapat memberikan dukungan penuh demi menyukseskan ajang tersebut.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka menjadi tuan rumah yang baik, menjaga keamanan, kenyamanan, serta bersama-sama menyukseskan Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup Piala Ketua TP PKK NTT 2026. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga momentum mempromosikan Sikka kepada seluruh daerah di Nusa Tenggara Timur," kata Cherry Newar.
Turnamen ini diproyeksikan menjadi panggung lahirnya bibit-bibit pesepak bola muda terbaik NTT sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan atlet, ofisial, dan suporter selama hampir satu bulan pelaksanaan kompetisi di Kabupaten Sikka.