Ngada-NTT.WahanaNews.co| Di tengah kepanikan dan kondisi warga yang masih diliputi kekhawatiran pascagempa bumi, kepedulian dan solidaritas terus bergerak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ngada turun langsung menyambangi warga terdampak bencana sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sejak Minggu (16/8/2026) dan hingga Senin (17/8/2026) masih terus berlangsung. Jajaran DPC PDIP Ngada bergerak dari satu wilayah ke wilayah lainnya untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak mendapat perhatian.
Baca Juga:
Elektabilitas Gerindra Tertinggi Versi SMRC, Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres
Ketua DPC PDIP Ngada, Wilfridus Muga, mengatakan langkah turun langsung ke lapangan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial partai terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Kami tidak ingin hanya melihat dari jauh. Kami turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat, mendengarkan apa yang mereka butuhkan dan memastikan warga tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujar Wilfridus Muga.
Baca Juga:
Kaesang Bidik Solo, Ganjar Merespons Santai: Kandang Banteng Masih Kuat Lho...
Menurut Fridus, dalam situasi bencana seperti sekarang, kehadiran di tengah masyarakat memiliki arti penting. Bukan hanya bantuan secara material yang dibutuhkan, tetapi juga dukungan moral dan rasa kebersamaan agar warga tetap kuat menghadapi kondisi pascagempa.
Kegiatan sosial DPC PDIP Ngada ini pun tidak berhenti pada Minggu. Hingga Senin (17/8/2026), jajaran pengurus dan kader masih bergerak menyambangi sejumlah wilayah terdampak untuk memberikan dukungan sekaligus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan soal politik. Ini soal kemanusiaan. Ketika masyarakat sedang menghadapi bencana, semua elemen harus hadir dan bergotong royong membantu,” tegas Fridus.
Ketua Komisi III DPRD Ngada tersebut menilai penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, partai politik, relawan hingga masyarakat harus saling menguatkan agar kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti arahan dari pemerintah dan pihak berwenang.

“Kita berharap masyarakat tetap tenang, tetapi juga harus waspada. Yang paling penting sekarang adalah keselamatan warga dan bagaimana kebutuhan mereka bisa segera terpenuhi,” katanya.
Fridus menegaskan, DPC PDIP Ngada akan terus berupaya hadir bersama masyarakat selama situasi darurat masih berlangsung.
Menurutnya, bencana harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan gotong royong. Dalam kondisi seperti ini, kata dia, tidak boleh ada warga yang merasa ditinggalkan atau berjuang sendirian.
“PDIP Ngada hadir bukan hanya di ruang politik. Ketika rakyat menghadapi kesulitan, kami harus turun dan berdiri bersama rakyat. Bantuan terus bergerak, kepedulian terus berjalan, dan kami akan terus bersama masyarakat,” pungkas Fridus Muga. [frs]