Pada kesempatan tersebut, Nicolaus Noywuli mengapresiasi dukungan Pemda Ngada yang terus dibangun sebagaimana STIPER hadir karena adanya kolaborasi baik bersama Keuskupan Agung Ende melalui Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (YASUKDA).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah mengirim sejumlah mahasiswa melakukan magang di Israel.
Baca Juga:
Asisten II Setda Ngada: Badan Usaha Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah, Legalitas Kunci Daya Saing dan Investasi
Dengan mengirim mahasiswa STIPER ikut magang, Nicolaus yakin bahwa untuk mewujudkan SDM unggul di bidang pertanian bisa digapai.
Terkait kegiatan PKKMB, Lebih lanjut Nicolaus menjelaskan, merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh mahasiswa baru sebelum memulai perkuliahan normal.
PKKMB ini tutur dia, sudah diatur dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains untuk mengawali Tahun Akademik baru.
Baca Juga:
“Lawan Politik Busuk dari Kampus!” Bawaslu Ngada Gandeng STIPER FB dan STKIP Citra Bhakti, Mahasiswa Siap Jadi Garda Demokrasi
Tahun ini, STIPER FB mengalami peningkatan jumlah mahasiswa baru sebanyak 378 orang yang dibagi dalam 5 Prodi.
Prodi Peternakan 104, Agro Teknologi 78, Agro Bisnis 88, NTPT 68 dan BioTer 38 mahasiswa baru, beber Nicolaus. [frs]