Budaya harus tetap hidup, dipahami, dan menjadi pedoman bagi generasi penerus.
“Nilai-nilai budaya harus menjadi napas dan spirit pembangunan daerah,” tegasnya.
Baca Juga:
Bupati Toba Sebut Berupaya Kembangkan Makam Nommensen jadi Wisata Rohani
Bupati juga melihat kehadiran Loka Tua Mata Api sebagai gagasan penting untuk menggali kembali inti dan pesan tersembunyi dalam kebudayaan Ngada yang diwariskan melalui sabda para leluhur.
“Kehadiran komunitas ini merupakan gagasan penting dalam upaya menemukan dan mengontekstualkan inti tersembunyi budaya Ngada yang hidup dalam sabda leluhur,” tambahnya.
Dari Tradisi ke Era Digital
Baca Juga:
Peringatan 125 Tahun Syahid Teuku Umar: Napak Tilas di Aceh Barat
Pemkab Ngada berharap berbagai hasil kajian yang dilakukan komunitas tersebut tidak berhenti pada ruang diskusi. Pengetahuan dan kekayaan budaya yang ditemukan harus didokumentasikan secara sistematis dan didigitalisasikan.
Langkah tersebut dinilai penting agar pengetahuan mengenai budaya Ngada tidak hilang ditelan zaman dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.