Ngada-NTT.WahanaNews.co| Saat gempa bumi mengguncang Kabupaten Ngada dan meninggalkan kecemasan di tengah masyarakat, kepedulian tidak boleh berhenti pada kata-kata. Di Kecamatan Riung, Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi PDI Perjuangan, Siprianus Ndiwal alias Rinus Ndiwal, memilih turun langsung menyambangi warga terdampak.
Bersama jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngada, Rinus menyisir sejumlah wilayah pelosok Riung untuk menyalurkan bantuan sekaligus melihat dari dekat kondisi masyarakat pascagempa.
Baca Juga:
Gempa M7,7 Guncang Flores, Hotel dan Fasilitas di Labuan Bajo Rusak
Wilayah yang disambangi meliputi Damu, Desa Sambinasi; Ruki, Desa Sambinasi Tengah; Marotauk, Desa Sambinasi Barat; Watulajar, Desa Lengkosambi Utara; Lengkosambi Barat; hingga Baubhelek, Desa Lengkosambi Timur.
Bukan sekadar menyerahkan bantuan, Rinus juga menemui warga secara langsung, mendengarkan keluhan dan menyerap kebutuhan mendesak yang muncul setelah bencana.
Baca Juga:
Hanura Sumut Periksa Legislator Nias Barat Terkait Video Viral Asyik Hisap Sabu: "SAG" Ngaku Bersalah
Kehadiran tersebut menjadi pesan kuat bahwa masyarakat di pelosok Riung tidak sendirian menghadapi situasi sulit.
“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana kita hadir bersama masyarakat. Mereka membutuhkan dukungan dan kepedulian, bukan hanya dari pemerintah, tetapi dari semua pihak,” ujar Rinus.
Menurutnya, kondisi riil di lapangan harus menjadi perhatian serius. Data kerusakan, jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak perlu terus diperbarui agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Bagi Rinus, bantuan yang disalurkan bukan sekadar soal barang yang diberikan, tetapi juga tentang membangun kembali semangat warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kita datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi bencana ini,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, Rinus memastikan berbagai persoalan dan aspirasi yang ditemukan selama turun ke lapangan akan menjadi bahan untuk terus diperjuangkan melalui jalur legislatif maupun koordinasi dengan pemerintah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga sosial dan para wakil rakyat untuk memperkuat gotong royong membantu warga yang terdampak.
Sebab, menurutnya, masa tanggap dan pemulihan pascagempa membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sementara masyarakat membutuhkan dukungan nyata untuk kembali menjalani kehidupan secara normal.
Di tengah situasi pascagempa yang masih membutuhkan perhatian, kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi penting. Dari lapangan, persoalan dapat dilihat secara nyata dan kebutuhan warga dapat didengar tanpa perantara.
Langkah Rinus Ndiwal menyisir pelosok Riung sekaligus membawa bantuan menjadi gambaran bahwa solidaritas masih terus bergerak.
Bencana boleh mengguncang tanah Riung, tetapi kepedulian, gotong royong dan semangat kemanusiaan masyarakat Ngada tidak boleh ikut runtuh. [frs]