Bagi warga yang masih bertahan di posko, bantuan yang datang menjadi sangat berarti. Sebab, di balik kerusakan bangunan akibat gempa, terdapat persoalan lain yang tak kalah berat, yakni trauma, rasa takut dan ketidakpastian menghadapi hari-hari berikutnya.
Karena itu, perhatian terhadap korban gempa tidak boleh berhenti ketika pemberitaan bencana mulai mereda. Warga masih membutuhkan makanan, air bersih, tempat tinggal yang aman, layanan kesehatan, serta dukungan untuk memulihkan kehidupan mereka.
Baca Juga:
KPK Tangkap Bupati Ponorogo, Ganjar Pranowo Beri Peringatan Tegas untuk Kader
Dari Lengkosambi, gerakan kemanusiaan itu kembali menegaskan satu hal: ketika bencana datang, rakyat tidak boleh dibiarkan menghadapi semuanya sendirian.
Negara, pemerintah daerah, partai politik, organisasi sosial dan seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan agar warga terdampak gempa dapat melewati masa sulit dan kembali bangkit. [frs]