Ngada-NTT.WahanaNews.co| Pemerintah Kabupaten Ngada resmi tancap gas menuju era pemerintahan digital. Selasa (12/5/2026), Pemkab Ngada menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank NTT Cabang Bajawa terkait penerapan SP2D Online melalui layanan Cash Management System (CMS) serta pengelolaan keuangan daerah berbasis digital.
Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Ngada itu menjadi tonggak penting perubahan sistem keuangan daerah di Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
Khairulloh Protes Pemkot Depok Beredel Uang Kematian hingga Kesehatan Orang Melarat
Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Ngada, Asisten Pemerintahan Setda Ngada, pimpinan OPD terkait, serta jajaran pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa.
Suasana penandatanganan berlangsung penuh optimisme. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk meninggalkan pola lama pengelolaan keuangan yang lambat dan manual menuju sistem digital yang lebih cepat, transparan, aman, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Pj Sekda Ngada, Yohanes Ghae, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting untuk memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan modern.
Baca Juga:
PKS Jakarta Dilanda Gejolak, Kader Sendiri Goyang Posisi Ketua DPRD DKI
“Mulai tahun 2026, transaksi keuangan daerah tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi seluruhnya diarahkan melalui layanan Cash Management System (CMS). Ini adalah langkah besar menuju tata kelola keuangan yang modern dan profesional,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bank NTT yang dinilai konsisten mendukung Pemerintah Kabupaten Ngada dalam membangun sistem keuangan daerah berbasis teknologi digital.
Melalui kerja sama ini, proses pencairan dan pengelolaan anggaran daerah diyakini akan berlangsung jauh lebih cepat dan efisien melalui sistem SP2D Online. Selain memangkas birokrasi yang berbelit, sistem digital ini juga diharapkan mampu meminimalisasi keterlambatan pencairan, kesalahan administrasi, hingga potensi praktik yang tidak transparan.
Penerapan CMS dan SP2D Online menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Ngada serius membangun pemerintahan berbasis teknologi. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya babak baru pengelolaan keuangan daerah yang modern, profesional, dan terpercaya demi pelayanan publik yang semakin maksimal bagi masyarakat Ngada. [frs]