Namun faktanya tidak demikian, Pokja VIII justru memberikan 'karpet merah' kepada CV. Franklin Pratama jaya, papar Sisco Pati.
Berikutnya ujar dia, terkait dengan tenaga ahli konstruksi atas nama Nana Suryana ST yang diketahui telah meninggal dunia namun dokumen sertifikasi keahlian, curiculum vitae serta tandatangan almarhum Nana Suryana ST bisa disulap sedemikian rupa sehingga terlampir dalam berkas tender yang diajukan oleh CV Franklin Pratama jaya.
Baca Juga:
Anggaran Pembangunan TPS Menjadi TPS 3R di Rawa Terate Diduga Mark-up
"Masyarakat kabupaten Sikka harus diberikan pemahaman bahwa laporan klien kami ke sejumlah instansi baik bupati Sikka, KPK, Kapolri dan kepala LKPP sama sekali bukan atas dasar suka tidak suka terhadap personil Pokja VIII yg menetapkan CV Franklin Pratama Jaya sebagai pemenang tetapi terkait dengan penegakan aturan dibidang pengadaan barang dan jasa." ucap dia lagi.
Sisco menjelaskan, terdapat perbedaan substansial antara laporan kepada Bupati Sikka yang menitikberatkan pada permohonan agar Bupati Sikka selaku pejabat pengelola keuangan daerah Kabupaten Sikka menggunakan kewenangan yang dimilikinya untuk membatalkan atau setidak-tidaknya memerintahkan Kadis PUPR Kabupaten Sikka membatalkan penetapan CV Franklin Pratama Jaya sebagai pemenang lelang dan melakukan lelang ulang, pungkasnya.
"Tapi bupati Sikka sebagai penyelenggara negara justru bersikap diam seolah-olah tidak ada surat masuk yang kami ajukan," ungkapnya.
Baca Juga:
Pemerintah Siap Luncurkan e-Katalog A6, Luhut Panjaitan Sebut Akan Kurangi Korupsi
Berikutnya laporan ke KPK bukan untuk memenjarakan personil Pokja VIII atau pejabat terkait lainnya tetapi tutur Sisco, agar KPK selaku Lembaga Negara dalam pemberantasan korupsi dapat mencegah terjadinya kebocoran keuangan negara pada proyek tersebut jika proyek tersebut tetap dilaksanakan oleh CV Franklin Pratama Jaya, khususnya berkaitan dengan pembayaran tenaga ahli konstruksi yang sudah meninggal dunia.
Menurut Sisco, proyek ini bukan permainan sepak bola yang jika salah satu pemainnya mengalami cedera atau meninggal dunia dapat diganti oleh pemain lainnya.
Proyek ini adalah proyek yang dibiayai dari keuangan negara yang tentu saja memiliki sejumlah perangkat aturan yang mengawasinya, tandasnya menambahkan.