“Administrasinya memang sangat sederhana, tetapi komitmen mereka, terutama visi bagaimana organisasi ini dapat membantu sesama, itulah yang menjadi motivasi awal mendirikan koperasi ini,” katanya.
Empat dekade kemudian, perjuangan para ibu tersebut berkembang menjadi sebuah lembaga koperasi dengan skala yang jauh berbeda.
Baca Juga:
"SAG" Tak Penuhi Panggilan Klarifikasi Terkait Video Viral Diduga Hisap Sabu, Ini Penjelasan Polres Nias
Paskalis menyebut modal saham yang pada awal pendirian hanya berada di kisaran Rp170 ribuan, kini telah berkembang hingga sekitar Rp33 miliar, belum termasuk gedung dan berbagai aset pendukung lainnya.
Transformasi tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa kekuatan koperasi tidak semata-mata bertumpu pada besarnya modal awal, tetapi pada kepercayaan, kedisiplinan dan komitmen anggota.
Hingga saat ini, Kopdit Karya Kasih Langa telah memiliki 3.322 anggota. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.900 merupakan perempuan, sementara sisanya laki-laki.
Baca Juga:
Uang Simpanannya Gak Dicairkan, Nasabah Dirikan Tenda di Depan Kantor KSP3 Cabang Gunungsitoli
Menariknya, jumlah anggota tersebut sudah mendekati separuh jumlah penduduk wilayah Langa yang diperkirakan sekitar 7.000 orang.
Karena itu, Paskalis menegaskan, arah pengembangan koperasi ke depan tidak harus selalu melalui ekspansi wilayah dengan membuka cabang baru.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar hidup di wilayah Langa. Roadmap-nya sudah kami siapkan. Konsentrasi kami adalah bagaimana koperasi ini bisa semakin memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.