WahanaNews-Labuanbajo | Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengatakan bakal mengoptimalkan spot-spot wisata yang ada di darat Labuan Bajo dan sekitarnya.
Hal itu dikatakan Bupati Edi sapaan Edistasius setelah merespons rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) yang akan menaikkan harga tiket masuk ke TNK menjadi Rp 3.75 juta
Baca Juga:
Libur Lebaran 2025, Gunungkidul Catat 41.379 Wisatawan Kunjungi Berbagai Destinasi
“Kita membuka akses-akses khusus spot-spot wisata yang ada di darat. Karena, selain yang ada di Pulau Komodo dan Padar, spot wisata di Labuan Bajo juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi,” ujar Bupati Edi, Sabtu (02/07/2022).
Manggarai Barat kata Bupati Edi, sangat kaya akan potensi wisata alam dan budayanya.
Karena itu, pemerintah daerah akan membenahi potensi wisata alam maupun budaya agar menjadi pilihan bagi wisatawan sambil menunggu antrean ke Pulau Komodo dan Padar.
Baca Juga:
Wisatawan di Monas Jadi Korban Parkir Liar, Ban Mobil Kempis Usai Bayar Jukir
“Sebelum ke Pulau Komodo dan Padar, wisatawan pergi ke spot-spot yang di tempat lain khususnya yang ada di darat,” tutupnya.
Sebelumnya, Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi TN Komodo Carolina Noge menyebut, kenaikan harga tiket ke TNK mempertimbangkan biaya konservasi.
“Dengan mempertimbangkan biaya konservasi, (biaya) Rp 3,75 juta per orang untuk periode satu tahun, dan untuk kuota kunjungan ke TNK akan dibatasi 200.000 orang per tahun,” katanya di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Senin (27/6/2022).