Ngada-NTT.WahanaNews.co| Komitmen memperluas akses pendidikan hingga ke pelosok Kabupaten Ngada kembali ditegaskan. Wakil Bupati Ngada secara resmi meresmikan gedung baru SMPS Matago Christian College di Desa Kezewea I, Kecamatan Golewa Selatan, Kamis (9/7), sebagai tonggak lahirnya pusat pendidikan baru yang diharapkan membuka masa depan lebih cerah bagi anak-anak desa.
Peresmian tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ngada, anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas PMDP3A, para kepala desa, pengurus Yayasan Flores Village Development Foundation, tokoh masyarakat, para guru, serta masyarakat setempat.
Baca Juga:
Wabup Berni Dhey: Legalitas Kunci Kemajuan Usaha, Forum Layanan Hukum Jadi Momentum Bangun Iklim Investasi di Ngada
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Flores Village Development Foundation, para mitra, dan seluruh donatur yang telah menghadirkan investasi besar di bidang pendidikan melalui pembangunan empat sekolah di Kabupaten Ngada.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan para donatur menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan tanggung jawab bersama.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membangun sekolah ini. Kehadiran gedung baru ini menjadi langkah awal menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak Kabupaten Ngada, khususnya yang berasal dari wilayah pedesaan," ujar Berni Dhey panggilan akrab Wakil Bupati Ngada.
Baca Juga:
RIUNG MENUJU PANGGUNG DUNIA! BDN Tegaskan Warga Harus Jadi Pemain Utama Pariwisata Berkelanjutan Flores
Ia juga meminta agar seluruh proses administrasi dan perizinan operasional sekolah segera diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Ngada, tegasnya, siap memberikan pendampingan agar sekolah tersebut segera memperoleh izin resmi sehingga dapat menerima dukungan pemerintah, termasuk pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di masa mendatang.
Pengelola Yayasan Flores Village Development Foundation, Moses Jala Watu, menjelaskan bahwa gedung SMPS Matago Christian College dirancang sebagai sekolah berasrama dengan lima ruang.
Lantai pertama difungsikan sebagai asrama bagi siswa yang berasal dari daerah terpencil, sedangkan lantai dua dan tiga digunakan sebagai ruang belajar.
Hingga saat ini, sebanyak 36 peserta didik telah mendaftar, dengan sebagian besar berasal dari Kampung Nio. Ia mengakui bahwa pada awal pembangunan sempat muncul keraguan dari sebagian masyarakat, namun dukungan Pemerintah Kabupaten Ngada membuat pembangunan sekolah terus berjalan hingga akhirnya diresmikan.
"Kami berharap izin operasional dapat segera diterbitkan sehingga proses belajar mengajar bisa dimulai. Kami juga berharap pemerintah terus mendukung operasional sekolah ini sebagai bagian dari semangat bersama membangun desa dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Flores Village Development Foundation, Mr. Stev, mengungkapkan bahwa yayasan tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, tetapi juga aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan di Kabupaten Ngada, seperti operasi katarak gratis dan penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat yang belum terlayani.
Ia berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ngada terus diperkuat, terutama dalam percepatan penerbitan izin operasional sekolah serta dukungan terhadap tenaga pendidik.
Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji turut memberikan apresiasi atas berdirinya sekolah tersebut. Menurutnya, kehadiran SMPS Matago Christian College merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi masyarakat, yayasan, dan pemerintah mampu memperluas layanan pendidikan bagi generasi muda Ngada.
"Atas nama DPRD Kabupaten Ngada kami menyampaikan profisiat kepada Yayasan Flores Village Development Foundation beserta seluruh mitra dan donatur. Semoga sekolah ini menjadi tempat lahirnya generasi Ngada yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa daerah ini semakin maju," ujarnya.
Peresmian gedung baru ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Ngada yang dilanjutkan dengan ritual adat serta peninjauan seluruh fasilitas sekolah bersama para tamu undangan.
Hadirnya SMPS Matago Christian College diharapkan menjadi titik awal pemerataan pendidikan di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat upaya Pemerintah Kabupaten Ngada dalam mencetak sumber daya manusia unggul sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan. [frs]