WahanaNews-NTT | Hujan Deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah kabupaten Ende beberapa hari terakir, membuat ruas jalan menuju Desa Kerirea Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende dipenuhi tanah longsor.
Akibatnya, Akses warga Desa Kerirea mati total,mengingat jalur jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya.
Baca Juga:
Modifikasi Cuaca Digeber, Ini Misi Besar BNPB Hadang Hujan Lebat 10-20 Maret
Imformasi yang dihimpun media wahanaNews, longsor terjadi pada Senin,5 Februari 2023.
"Kejadian longsor ini tadi siang, karena hujan deras beberapa hari terakir ini,"ujar kepala Desa Kerirea Ambros Karo.
Dikatakan Ambros ada sekitar 5 titik material longsor yang menutupi badan jalan menuju Desa Kerirea.
Baca Juga:
Cileungsi Banjir Lagi, Warga: Setiap Hujan Deras Kami Selalu Waswas
Dengan kejadian ini Ambros mengaku bahwa aktivitas Warga untuk keluar masuk Desa Kerirea saat ini mati total dikarenakan jalan itu merupakan satu - satunya jalan menuju Desa Kerirea.
"untuk sementara waktu jalur jalan menuju Desa kerirea tidak bisa dilalui, baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda Dua karena sepanjang jalan dipenuhi material longsor,"tulisnya.
Mengingat material longsor ini sangat banyak dan terdapat batu-batu besar, dan tidak bisa dibersihkan secara manual, Dirinya meminta kepada pemerintah kabupaten Ende melalui Dinas PU untuk bisa membantu membersihkan menggunakan Exavator.