Menanggapi aspirasi warga terkait pembangunan sekolah, jalan, hingga fasilitas lainnya, Bupati memastikan seluruh usulan akan dikaji secara teknis sebelum direalisasikan sesuai skala prioritas.
"Kita akan mengerjakan semuanya secara bertahap. Yang paling penting adalah pembangunan tepat sasaran, adil, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat," katanya.
Baca Juga:
Lisdes 2026 Digenjot Jadi Rp10,3 Triliun, ALPERKLINAS: PLN Hadirkan Keadilan Energi hingga Desa Terpencil
Anggota DPRD Kabupaten Ngada, Benediktus Lagho, menyebut masuknya listrik ke Takatunga 1 sebagai tonggak sejarah yang membuktikan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan PLN dalam menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diwujudkan agar mobilitas masyarakat semakin lancar.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Takatunga 1, Siprianus Jaja, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
1.208 Desa Papua Tengah Sudah Berlistrik, ALPERKLINAS: PLN Buka Jalan Keadilan Energi di Timur Indonesia
Menurutnya, listrik telah lama menjadi impian masyarakat, sedangkan pembangunan Poskesdes merupakan jawaban atas kebutuhan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau warga. Ia berharap pemerintah segera menempatkan tenaga kesehatan sehingga fasilitas tersebut dapat langsung beroperasi.
Usai peresmian, Bupati berdialog langsung dengan masyarakat. Warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan jembatan, peningkatan kualitas jalan, penyediaan air bersih saat musim kemarau, hingga dukungan alat dan mesin pertanian.
Menariknya, masyarakat menyatakan komitmen penuh mendukung pembangunan infrastruktur. Melalui Musrenbang Desa, warga bahkan telah sepakat menghibahkan lahan di sepanjang ruas jalan agar pembangunan jalan hotmix dapat berjalan tanpa hambatan.